Pagi Berdarah di Tambang Batu Ciakar, Seorang Pekerja Tewas Tertimbun, Polisi Segel Lokasi
Lebak — Pagi yang seharusnya menjadi awal rutinitas kerja berubah menjadi tragedi maut di lokasi galian batu rakyat Kampung Sukalaksana, Desa Ciakar, Kecamatan Gunungkencana, Kabupaten Lebak, Banten. Pada Senin (9/2/2026) sekitar pukul 08.30 WIB, seorang pekerja bernama Ubaedi (35) meregang nyawa setelah tertimbun longsoran material batu di lokasi tambang.
Ubaedi, warga Kampung Lebak Masjid RT/RW 001/001 Desa Ciakar, tidak sempat menyelamatkan diri saat material batu tiba-tiba runtuh dan menimbunnya di area kerja. Peristiwa tersebut sontak mengundang kepanikan warga sekitar.
Pihak Polsek Gunungkencana membenarkan insiden tersebut dan langsung mengambil langkah pengamanan dengan menyegel lokasi kejadian menggunakan garis polisi.
“Benar, lokasi sudah kami pasangi police line. Besok akan dilakukan pemanggilan terhadap pihak-pihak yang perlu dimintai keterangan oleh Krimsus Polres Lebak. Tim Krimsus juga telah melakukan pemeriksaan awal di TKP,” ujar pihak Polsek saat dikonfirmasi awak media.
Aktivitas penggalian batu di kawasan tersebut selama ini kerap menjadi sorotan warga, karena dinilai diduga belum sepenuhnya memenuhi ketentuan perizinan dan standar keselamatan kerja. Tragedi ini pun memperkuat kekhawatiran masyarakat akan risiko kerja di lokasi tersebut.
Di tengah duka, pihak keluarga korban menyampaikan Surat Pernyataan kepada Kepala Desa Ciakar. Keluarga menyatakan menerima kejadian ini sebagai musibah, tidak meminta visum atau otopsi, serta tidak mengajukan tuntutan hukum kepada pihak mana pun.
Namun, warga menegaskan bahwa nyawa manusia tidak boleh berhenti pada kata musibah semata. Mereka berharap aparat penegak hukum tetap mengusut tuntas aspek perizinan, pengelolaan tambang, dan tanggung jawab keselamatan kerja, agar tragedi serupa tidak kembali merenggut korban.
“Sudah ada yang meninggal. Jangan sampai besok nambah lagi. Ini harus jadi pelajaran dan diproses sesuai aturan,” kata salah seorang warga.
Hingga berita ini diturunkan, Tim Krimsus Polres Lebak masih melakukan pendalaman penyelidikan, pengumpulan data, serta keterangan dari pihak-pihak terkait untuk mengungkap penyebab pasti dan aspek hukum dalam peristiwa tersebut.
(HKZ)
