Penyaluran MBG oleh Yayasan Darul Qur’an Mulia Disorot, Menu Diduga Tak Sesuai Standar Anggaran
Kab. Lebak, Banten – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan oleh Yayasan Darul Qur’an Mulia di Desa Gunungbatu, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, Banten, menjadi perhatian sejumlah awak media. Pasalnya, menu yang dibagikan kepada penerima manfaat diduga tidak mencerminkan standar gizi maupun nilai anggaran yang telah ditetapkan.
Beberapa penerima manfaat dari kalangan ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), serta balita (3B) menyampaikan bahwa paket yang diterima pada Kamis lalu hanya berupa tiga jenis menu kering.
“Untuk hari Kamis kami hanya menerima satu pisang ambon, satu roti, dan satu susu sekolah. Kalau dinilai dengan uang, sepertinya tidak sampai Rp10 ribu,” ujar salah satu warga Desa Cikamunding yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.
Pernyataan tersebut memunculkan pertanyaan terkait kesesuaian antara nilai anggaran program dan menu yang dibagikan kepada penerima.
Saat dikonfirmasi di lokasi yayasan, Jajang selaku Asisten Lapangan (Aslap) menyatakan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan menjelaskan lebih jauh terkait komposisi maupun teknis penyaluran menu MBG.
“Untuk soal menu MBG silakan konfirmasi ke Pak Alvi selaku SPPI. Saya hanya Asisten Lapangan. Masukan soal menu juga sudah saya sampaikan ke SPPI,” ujarnya, Jumat (20/02/2026).
Hingga berita ini diterbitkan, pihak media masih berupaya melakukan konfirmasi kepada SPPI maupun pihak terkait lainnya guna memperoleh klarifikasi resmi.
Program MBG sendiri bertujuan meningkatkan asupan gizi bagi kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita. Oleh karena itu, kejelasan mengenai standar menu dan penggunaan anggaran menjadi hal penting untuk memastikan program berjalan sesuai ketentuan.
Media ini akan memperbarui informasi setelah mendapatkan keterangan resmi dari pihak yang berwenang.
(HKZ)
