HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Pers Diharapkan Berperan sebagai Penjaga Kepentingan Publik di Era Digital

Bandung, – Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) ke-78 menjadi momentum refleksi terhadap peran pers dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Pers dinilai tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai sarana komunikasi antara masyarakat, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan, serta sebagai penyalur aspirasi publik.

Makna Hari Pers Nasional mengingatkan pentingnya tugas pers dalam menyajikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab. Dalam konteks tersebut, pers diharapkan mampu menjaga kepentingan publik serta turut mendorong terciptanya kehidupan bermasyarakat yang adil dan demokratis.

Sejalan dengan hal itu, praktisi hukum Adv. Oki Prasetiawan, SM., SH., MH., C.RM., CMd., CIAE., CLMA., menyampaikan pandangannya mengenai tantangan dan peran pers di era digital yang semakin kompleks.

Menurutnya, derasnya arus informasi di ruang publik menuntut insan pers untuk tetap menjunjung tinggi integritas dan etika jurnalistik. Hal tersebut diperlukan agar masyarakat memperoleh informasi yang dapat dipertanggungjawabkan serta tidak menimbulkan kesalahpahaman.

“Pers memiliki peran penting dalam menjaga kualitas informasi yang beredar di masyarakat. Oleh karena itu, integritas dan etika jurnalistik menjadi hal mendasar yang harus terus dijaga,” ujarnya.

Ia juga menilai bahwa pemahaman terhadap aspek hukum dan regulasi yang mengatur kerja jurnalistik menjadi faktor penting dalam mendukung profesionalitas pers. Dengan pemahaman tersebut, media diharapkan dapat menjalankan fungsi kontrol sosial secara tepat sekaligus menghormati hak-hak publik.

Dalam rangka memperkuat peran pers ke depan, sejumlah harapan turut disampaikan, di antaranya konsistensi dalam menerapkan prinsip etika jurnalistik, upaya menangkal penyebaran informasi yang tidak terverifikasi, serta peningkatan ruang partisipasi bagi masyarakat dari berbagai latar belakang.

Selain itu, kolaborasi antara media, pemerintah, dan masyarakat sipil juga dipandang penting untuk membangun komunikasi yang konstruktif. Di sisi lain, peningkatan kapasitas dan kompetensi jurnalis, khususnya dalam menghadapi perkembangan teknologi digital, dinilai menjadi kebutuhan yang tidak terpisahkan.

Peringatan Hari Pers Nasional diharapkan dapat menjadi pengingat bagi seluruh insan pers untuk terus memperkuat perannya sebagai bagian dari pilar demokrasi, serta berkontribusi dalam menciptakan kehidupan bermasyarakat yang informatif, berimbang, dan bertanggung jawab.

(red)