Tak Ada Guru Hadir, Kegiatan Belajar Mengajar di SMK Taruna Tunas Bangsa Jadi Sorotan
Sukabumi – Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di SMK Taruna Tunas Bangsa, Kabupaten Sukabumi, menjadi sorotan pada Selasa (10/2/2026). Pasalnya, sejak jam pelajaran dimulai, tidak satu pun guru terlihat hadir di lingkungan sekolah, sementara para siswa tetap datang dan mengikuti jadwal masuk seperti biasa.
Pantauan di lokasi menunjukkan ruang-ruang kelas dalam kondisi tanpa aktivitas pembelajaran. Hingga beberapa jam setelah bel masuk, tidak ada guru yang masuk kelas maupun pemberitahuan resmi dari pihak sekolah terkait ketiadaan tenaga pendidik pada hari tersebut.
Kondisi tersebut membuat para siswa kebingungan. Sejumlah siswa mengaku ragu untuk pulang lebih awal karena tidak adanya arahan resmi dari pihak sekolah, serta khawatir mendapat pertanyaan dari orang tua.
“Kami bingung harus bagaimana. Mau pulang takut dimarahi orang tua, tapi di sekolah juga tidak ada pelajaran dan tidak ada penjelasan,” ujar salah satu siswa yang enggan disebutkan namanya.
Situasi tersebut menempatkan siswa dalam posisi serba tidak pasti. Di satu sisi, hak mereka atas kegiatan belajar tidak terpenuhi, namun di sisi lain tidak ada kepastian atau informasi yang jelas terkait langkah yang harus diambil selama jam sekolah berlangsung.
Pengamat pendidikan menilai kondisi ini mencerminkan pentingnya komunikasi dan koordinasi manajemen sekolah dalam menjamin hak peserta didik, khususnya terkait kepastian kegiatan belajar, keselamatan, serta kenyamanan siswa selama berada di lingkungan sekolah.
Hingga berita ini diturunkan, pihak SMK Taruna Tunas Bangsa belum memberikan keterangan resmi mengenai alasan tidak hadirnya seluruh guru pada hari tersebut.
Ketidakjelasan ini berpotensi menimbulkan kekhawatiran di kalangan orang tua siswa, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya transparansi, profesionalisme, dan tanggung jawab pengelolaan lembaga pendidikan dalam melindungi hak-hak peserta didik.
(Heri)
