Warga Cilograng Keluhkan Banyaknya Lalat di Permukiman, Diduga Berkaitan dengan Aktivitas Kandang Ayam
Lebak, Banten – Warga Kampung Cibeber, Desa Cijengkol hingga Kampung Cipinang, Desa Girimukti, Kecamatan Cilograng, Kabupaten Lebak, mengeluhkan meningkatnya populasi lalat yang dinilai mengganggu kenyamanan lingkungan permukiman.
Kondisi tersebut dirasakan dalam beberapa waktu terakhir, di mana lalat kerap masuk ke dalam rumah warga dan mengganggu aktivitas sehari-hari, terutama saat makan maupun beristirahat.
Sejumlah warga menduga keberadaan beberapa kandang ayam di sepanjang jalur Cikatomas–Tegalumbu, khususnya di wilayah Kampung Cibeber, menjadi salah satu faktor yang berkontribusi terhadap meningkatnya populasi lalat.
“Sekarang lalat sangat banyak, masuk ke rumah dan cukup mengganggu. Kami khawatir juga berdampak pada kesehatan,” ujar salah satu warga.
Selain mengganggu kenyamanan, warga juga mengkhawatirkan potensi dampak terhadap kebersihan dan kesehatan lingkungan, mengingat lalat dapat menjadi media penyebaran penyakit.
Warga menilai perlu adanya perhatian dari pihak terkait, terutama dalam hal pengelolaan lingkungan di sekitar kandang ayam, termasuk pengolahan limbah agar tidak menimbulkan dampak bagi permukiman.
Masyarakat berharap pemerintah desa serta instansi terkait, seperti aparat kecamatan dan Satuan Polisi Pamong Praja, dapat melakukan peninjauan lapangan serta mencari solusi yang tepat.
“Kami berharap ada penanganan agar kondisi lingkungan kembali bersih dan nyaman,” tambah warga lainnya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola atau pemilik kandang ayam belum memberikan keterangan resmi. Media masih berupaya melakukan konfirmasi guna memperoleh informasi yang berimbang.
Perkembangan persoalan ini akan terus dipantau.
(HKZ)
