Monitoring Penyaluran Bantuan Pangan, BULOG Pastikan Distribusi Tepat Sasaran di Bogor Selatan
Dalam kesempatan tersebut, Febby Novita menyampaikan bahwa Perum BULOG menerima penugasan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk melaksanakan penyaluran bantuan pangan beras periode Februari–Maret 2026. Penyaluran dilakukan sekaligus dalam satu kali distribusi sebagai upaya menjaga ketahanan pangan serta mempertahankan daya beli masyarakat.
“Monitoring ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan pelaksanaan program stimulus ekonomi pada kuartal pertama tahun 2026 berjalan optimal melalui penyaluran bantuan pangan,” ujarnya.
Sementara itu, Pemimpin Cabang Perum BULOG Bogor, Dadan Irawan, menjelaskan bahwa Kantor Cabang Bogor menyalurkan bantuan pangan beras kepada 850.072 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor, Kota Bogor, dan Kota Depok. Jumlah tersebut mengalami peningkatan hampir dua kali lipat dibandingkan alokasi periode Oktober–November sebelumnya.
“Per minggu ini, progres penyaluran bantuan pangan di Kantor Cabang Bogor telah mencapai 22 persen sejak penyaluran pertama, sehingga menjadi salah satu yang tercepat di wilayah Jawa Barat,” ungkap Dadan.
Untuk setiap alokasi, masing-masing PBP menerima 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng. Dengan demikian, total bantuan yang diterima selama dua bulan mencapai 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng untuk periode Februari–Maret 2026. Bantuan tersebut disalurkan berdasarkan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) Kementerian Sosial RI.
Melalui penugasan ini, diharapkan bantuan pangan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat sekaligus menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional.
Pemerintah bersama BULOG juga berkomitmen terus mengawal distribusi agar tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.
(Ade)
