Resmi Pimpin DPW Badak Banten, Asep Pahrudin Ditantang Tuntaskan Struktur dalam 14 Hari
Serang, – Kepemimpinan baru di tubuh Badak Banten tingkat wilayah resmi berganti. Asep Pahrudin ditetapkan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Badak Banten Provinsi Banten periode 2026–2030 dalam forum konsolidasi organisasi.
Penetapan tersebut berlangsung di Rumah Makan Sari Kuring Indah dan dihadiri jajaran pengurus pusat hingga daerah. Momentum ini sekaligus menandai dimulainya penataan ulang arah organisasi di tingkat wilayah.
Ketua Umum Badak Banten, Tb. Ai, menegaskan bahwa keputusan tersebut telah melalui mekanisme organisasi yang sah dan dituangkan dalam berita acara resmi. Ia juga langsung memberikan target kerja kepada kepengurusan baru.
“Ketua DPW yang baru harus segera menyusun struktur kepengurusan dan program kerja. Batas waktunya maksimal 14 hari agar organisasi tidak stagnan dan bisa langsung bergerak melayani masyarakat,” tegasnya.
Penekanan tersebut menunjukkan bahwa kepemimpinan baru tidak sekadar formalitas, tetapi dituntut bergerak cepat. Posisi DPW dinilai strategis sebagai penghubung antara kebijakan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan implementasi di tingkat daerah.
Sebagai langkah awal, DPW Badak Banten diminta segera menggelar Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil). Forum ini akan menjadi ruang untuk menetapkan prioritas program sekaligus merumuskan arah kebijakan organisasi ke depan.
Selain itu, Asep Pahrudin juga menghadapi agenda konsolidasi ke seluruh DPD kabupaten/kota se-Provinsi Banten. Proses ini mencakup pembinaan organisasi, penataan struktur, serta penguatan kepengurusan di daerah yang dinilai belum optimal.
Di tingkat daerah, penetapan ini mendapat respons positif. Ketua DPD Lebak, Emus, bersama Sekretaris DPD Kabupaten Tangerang, Abdul Nasir, menilai kehadiran kepemimpinan definitif menjadi kebutuhan penting untuk menjaga stabilitas organisasi.
Menanggapi amanah tersebut, Asep Pahrudin menyatakan kesiapannya untuk langsung bekerja dan menyelesaikan target dalam waktu yang ditentukan.
“Kami akan mengedepankan semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Dengan sinergi antara DPP, DPW, dan DPD, kami optimistis Badak Banten dapat memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Dengan tenggat waktu yang relatif singkat, kepemimpinan baru ini memasuki fase krusial. Kecepatan menyusun struktur dan efektivitas konsolidasi akan menjadi tolok ukur awal dalam menguji soliditas organisasi ke depan.
(HKZ)
