HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Aksi Sosial di Gununghalu, Yayasan dan Komunitas Salurkan Bantuan untuk Korban Longsor

Bandung Barat – Aksi kepedulian terhadap korban bencana longsor dan pergeseran tanah di Kampung Cihanjawar, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandung Barat terus mengalir. Sejumlah elemen masyarakat turun langsung memberikan bantuan bagi warga terdampak.

Bencana yang terjadi pada Sabtu (18/4/2026) itu mendorong Yayasan Desembilan Nusantara Santosa bersama Lendeng N D'Gank Chapter Barat dan Lendeng Fast Rescue menyalurkan bantuan berupa sembako, Sabtu (2/5/2026).

Ketua Lendeng N D’Gank Chapter Barat, Daryat Monte, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk solidaritas terhadap warga yang terdampak bencana.

“Ini bentuk kepedulian kami kepada masyarakat yang terdampak longsor. Kami berharap bantuan ini bisa membantu meringankan kebutuhan warga,” ujarnya.

Komitmen Kemanusiaan

Sementara itu, Ketua Yayasan Desembilan Nusantara Santosa, Hendrik Agustina, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen yayasan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya saat terjadi bencana.

“Bantuan ini mungkin tidak seberapa, namun kami berharap bisa memberikan manfaat dan meringankan beban warga terdampak,” katanya.

Ia juga mengajak berbagai pihak untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menghadapi bencana.

Siap Tanggap Darurat

Perwakilan Lendeng Fast Rescue, Dikky, menambahkan bahwa pihaknya akan terus siap terlibat dalam kegiatan kemanusiaan, terutama dalam kondisi darurat.

“Kami siap bergerak bersama komunitas dan yayasan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Perkuat Solidaritas

Melalui aksi sosial ini, diharapkan bantuan yang disalurkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak, sekaligus memperkuat solidaritas dan kebersamaan antar masyarakat dalam menghadapi bencana.

Selain itu, masyarakat berharap kondisi di wilayah terdampak dapat segera pulih dan warga diberikan kekuatan dalam menghadapi musibah yang terjadi.