HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Audiensi Berubah Ricuh, Massa Tagih Janji Pemda hingga Teriakkan “Wali Kota Turun!

SUKABUMI — Rencana audiensi antara masyarakat dengan pemerintah daerah berubah menjadi aksi demonstrasi setelah ratusan warga dari berbagai RT dan RW mendatangi lokasi untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Aksi tersebut berlangsung di bawah pengawalan aparat keamanan dan menyita perhatian masyarakat sekitar.

Aksi massa dipicu oleh sejumlah persoalan yang disebut warga telah berlangsung cukup lama tanpa penyelesaian yang dianggap memuaskan. Warga mengaku kecewa karena berbagai program dan janji pemerintah daerah dinilai belum terealisasi hingga saat ini.

Dalam orasinya, perwakilan massa menegaskan terdapat empat tuntutan utama yang harus dijawab pemerintah daerah pada hari itu juga. Jika tidak ada kejelasan, warga meminta pihak terkait dihadirkan langsung untuk memberikan penjelasan dan mempertanggungjawabkan janji-janji yang sebelumnya pernah disampaikan kepada masyarakat.

Empat tuntutan tersebut meliputi insentif masyarakat, dana kelurahan, program melalui P2RW, serta janji bantuan pribadi sebesar Rp10 juta per tahun yang disebut pernah dijanjikan kepada warga.

“Empat tuntutan ini harus ada jawaban hari ini. Kalau tidak ada jawaban, masyarakat meminta pihak terkait dihadirkan langsung untuk menjelaskan dan menepati janji-janinya,” ujar salah satu perwakilan massa dalam aksi tersebut.

Situasi sempat memanas ketika sejumlah peserta aksi meluapkan kekecewaan terhadap pemerintah daerah. Bahkan, dalam demonstrasi itu terdengar teriakan yang meminta Wali Kota Sukabumi turun dari jabatannya. Massa juga mendesak adanya evaluasi terhadap jajaran pemerintah daerah terkait persoalan yang dinilai belum terselesaikan.

Meski sempat berlangsung tegang, aksi demonstrasi tetap berjalan dalam pengamanan aparat kepolisian dan petugas terkait. Hingga aksi berakhir, warga berharap pemerintah daerah segera memberikan langkah nyata serta jawaban resmi atas seluruh tuntutan yang telah disampaikan, khususnya terkait realisasi program dan bantuan untuk masyarakat.

(Evi)