HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

40 ASN Eselon IV di Sukabumi Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Pengawas

SukabumiBKPSDM Kabupaten Sukabumi kembali menggelar Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) bagi aparatur sipil negara (ASN) eselon IV sebagai upaya meningkatkan kompetensi manajerial dan kualitas pelayanan publik.

Pelatihan yang sebelumnya dikenal sebagai Diklat Pim IV tersebut tahun ini diikuti 40 peserta dari 37 perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, mengatakan kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung visi pembangunan sumber daya manusia yang unggul dan berintegritas di Kabupaten Sukabumi.

“"Misi ke tiga yaitu membangun sumber daya manusia yang unggul dan berbudaya berbasis IMTAQ (Iman dan Takwa) dan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)" Ujarnya Senin (18-05-26)

Menurut Ganjar, pelatihan difokuskan untuk meningkatkan kemampuan manajerial pejabat pengawas eselon IV A dan IV B, termasuk kemampuan membangun kerja sama tim, mengelola stakeholder, serta memahami kultur organisasi.

“Upaya kami dari BKPSDM adalah meningkatkan kapasitas manajerial ASN,” katanya.

Ia menjelaskan, pelaksanaan pelatihan berlangsung selama dua hingga tiga bulan menggunakan metode blended learning, yakni perpaduan pembelajaran daring dan tatap muka.

Peserta terlebih dahulu mengikuti pembelajaran mandiri melalui sistem Massive Open Online Course (MOOC), sebelum menjalani pembelajaran klasikal selama 14 hari di Aula BKPSDM Kabupaten Sukabumi.

“Pelatihan dilaksanakan secara blended learning yang memadukan pembelajaran mandiri melalui e-learning dengan pembelajaran tatap muka,” jelasnya.

Selain peningkatan kapasitas kepemimpinan, peserta juga dibekali pemahaman mengenai inovasi pelayanan publik, adaptasi digital, serta penguatan mentalitas kepemimpinan berbasis nilai Pancasila dan semangat bela negara.

Ganjar berharap hasil pelatihan dapat berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sukabumi.

“Output utamanya adalah peningkatan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.

(Heri)