HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

“King Naga Buka Jalur Politik Tanpa Mahar, PSI Lebak Ajak Tokoh Masyarakat Maju Demi Rakyat”

Lebak — Ketua Dewan Pembina Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPD Kabupaten Lebak, King Naga, menyatakan membuka ruang seluas-luasnya bagi tokoh masyarakat yang ingin maju sebagai calon legislatif tanpa praktik mahar politik. Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk komitmen menghadirkan politik yang dinilai lebih terbuka dan berpihak kepada masyarakat.

Menurut King Naga, Kabupaten Lebak masih membutuhkan sosok wakil rakyat yang benar-benar hadir untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur, pendidikan, bantuan sosial, hingga kesejahteraan warga pedesaan.

“Kami membuka pintu bagi siapa saja yang punya niat tulus memperjuangkan masyarakat melalui jalur legislatif. Tidak ada mahar politik. Yang terpenting adalah memiliki kepedulian dan keberanian untuk membela rakyat,” ujar King Naga kepada awak media.

Ia menilai politik seharusnya menjadi sarana pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar alat mencari kekuasaan atau keuntungan pribadi. Karena itu, PSI DPD Lebak disebut ingin memberi kesempatan kepada figur-figur lokal yang dinilai memiliki integritas dan kedekatan dengan masyarakat.

Dalam keterangannya, King Naga juga menyoroti masih banyaknya persoalan sosial yang membutuhkan perhatian serius dari para pemangku kebijakan. Ia berharap ke depan muncul generasi pemimpin baru yang mampu membawa perubahan nyata di Kabupaten Lebak.

“Jangan sampai rakyat hanya dibutuhkan saat pemilu. Setelah terpilih, masyarakat justru dilupakan. Wakil rakyat harus benar-benar bekerja dan hadir di tengah masyarakat,” tegasnya.

Pernyataan tersebut mendapat respons positif dari sejumlah warga yang berharap proses politik di daerah dapat berjalan lebih sehat dan terbuka. Masyarakat juga berharap hadirnya calon-calon legislatif yang dinilai amanah, dekat dengan rakyat, dan mampu menyampaikan aspirasi masyarakat secara konsisten.

Dengan adanya ajakan tersebut, diharapkan partisipasi tokoh masyarakat dalam dunia politik lokal semakin meningkat dan mampu menghadirkan dinamika demokrasi yang lebih berpihak pada kepentingan publik.

(HKZ)