Yayasan Al Mahir Quran Best Camp Laksanakan Penyembelihan Hewan Qurban Idul Adha 1447 H
Kegiatan qurban tersebut berlangsung penuh khidmat dan kebersamaan dengan melibatkan para santri, pengurus yayasan, serta masyarakat sekitar. Momentum Hari Raya Idul Adha menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus menanamkan nilai kepedulian sosial terhadap sesama.
Pimpinan kegiatan, Ustadz Ibrohim, menyampaikan bahwa ibadah qurban merupakan salah satu sunnah yang sangat dianjurkan dalam Islam sebagai bentuk ketakwaan dan ketaatan kepada Allah SWT, sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
“Qurban bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi juga tentang keikhlasan, pengorbanan, serta kepedulian kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Ustadz Ibrohim.
Hari Raya Idul Adha juga memiliki berbagai sunnah Rasulullah SAW yang dianjurkan untuk dilaksanakan umat Islam. Di antaranya memperbanyak takbir, mandi sebelum salat Id, memakai pakaian terbaik, berjalan kaki menuju tempat salat Id, hingga melaksanakan penyembelihan hewan qurban bagi umat Muslim yang mampu.
Rasulullah SAW juga mengajarkan pentingnya berbagi kebahagiaan dengan sesama melalui pembagian daging qurban kepada fakir miskin, tetangga, dan kerabat. Hal tersebut menjadi wujud nyata solidaritas sosial serta rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT.
Dalam Islam, berqurban bagi umat Muslim yang mampu merupakan ibadah yang sangat dianjurkan. Sebagaimana sabda Rasulullah SAW:
“Barang siapa memiliki kelapangan rezeki tetapi tidak berqurban, maka janganlah ia mendekati tempat salat kami.” (HR. Ahmad dan Ibnu Majah).
Melalui kegiatan ini, Yayasan Al Mahir Quran Camp berharap semangat berbagi dan nilai-nilai pengorbanan dapat terus tertanam dalam kehidupan masyarakat, khususnya generasi muda dan para santri.
Kegiatan penyembelihan hewan qurban berlangsung lancar dengan tetap mengedepankan nilai kebersihan, kebersamaan, dan semangat gotong royong di lingkungan pesantren.
(Red)


