HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

SMK BOASH 2 Lepas 667 Lulusan, 80 Persen Tembus PTN dan 23 Alumni Siap Mengukir Karier di Jepang

Bogor — SMK BOASH 2 menggelar acara pelepasan siswa-siswi lulusan Tahun Ajaran 2025/2026 dengan melepas sebanyak 667 lulusan pada Rabu (24/6/2026). Momen tersebut menjadi tanda berakhirnya perjalanan pendidikan para siswa sekaligus langkah awal menuju dunia perguruan tinggi maupun dunia kerja.

Ketua Bidang Kesiswaan sekaligus panitia kegiatan, Merry Silpiana, menyampaikan bahwa keberhasilan lulusan tidak hanya diukur dari kemampuan akademik, tetapi juga dari karakter, etika, dan sikap dalam menghadapi kehidupan setelah sekolah.

Menurutnya, para lulusan harus mampu menjadi generasi yang memiliki kompetensi, berakhlak baik, rendah hati, serta mampu memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Ilmu yang dimiliki harus berjalan bersama dengan karakter dan akhlak yang baik. Jadilah pribadi yang bijaksana, santun, dan mampu membawa manfaat bagi masyarakat,” pesannya kepada para lulusan.

SMK BOASH 2 mencatatkan capaian membanggakan pada tahun ini. Dari total 667 siswa yang dilepas, sekitar 80 persen berhasil melanjutkan pendidikan ke berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) melalui sejumlah jalur seleksi.

Sementara itu, sebagian lulusan lainnya memilih memasuki dunia kerja sesuai bidang keahlian yang telah mereka pelajari selama menempuh pendidikan.

Salah satu prestasi yang menjadi perhatian yakni keberhasilan program penempatan kerja internasional ke Jepang melalui skema Specified Skilled Worker (SSW) bidang keperawatan atau Kaigo. Pada tahun 2026, sebanyak 23 lulusan SMK BOASH 2 berhasil mendapatkan kesempatan bekerja di Jepang melalui program tersebut.

Program kerja sama internasional ini telah berjalan sejak sebelum pandemi COVID-19 dan terus berkembang hingga saat ini. Melalui kerja sama dengan berbagai lembaga dan perusahaan, termasuk PT OSN Ajayato Bereksa dan Koba Mira, sekolah terus membuka peluang bagi alumni untuk memiliki pengalaman kerja global.

Berdasarkan data sekolah, lebih dari 125 alumni SMK BOASH 2 kini telah berkarier di berbagai wilayah Jepang, seperti Hokkaido, Kyoto, Hyogo, Osaka, dan sejumlah wilayah lainnya.

Untuk memperkuat kesiapan lulusan menghadapi dunia kerja, SMK BOASH 2 juga menjalin kemitraan dengan sekitar 80 rumah sakit dan klinik, khususnya bagi program keahlian Keperawatan dan Farmasi.

Selain itu, hampir 100 perusahaan serta mitra industri turut mendukung pengembangan kompetensi siswa melalui kegiatan praktik kerja lapangan, pembinaan keterampilan, hingga peluang penyerapan tenaga kerja.

Adapun lulusan tahun ini berasal dari berbagai program keahlian, yakni enam rombel Keperawatan, tiga rombel Farmasi, sepuluh rombel OTKP Perbankan, dan tiga rombel PKM.

Merry Silpiana mengajak para lulusan agar terus meningkatkan kemampuan diri dan tidak berhenti belajar agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

“Kembangkan potensi diri, terus belajar, dan jadilah lulusan yang kompetitif, adaptif, serta siap menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan, H. Muztahidin Al-Ayubi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi penting dalam membangun masa depan.

“Gapailah ilmu setinggi langit. Pendidikan adalah bekal terbaik untuk membangun kehidupan yang lebih baik karena ilmu membentuk wawasan, budaya, dan karakter seseorang,” tuturnya.

Dengan dukungan program pendidikan, kerja sama industri, serta peluang kerja internasional, SMK BOASH 2 optimistis terus mencetak lulusan yang profesional, berkarakter, dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

(Ade)