HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Temuan BPK Rp2,1 Miliar di DLH Kota Bogor Jadi Perhatian Publik, Tindak Lanjut Dinanti

Kota Bogor — Hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap pengelolaan anggaran di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor menjadi sorotan publik. Temuan tersebut mencatat adanya sejumlah catatan dalam pengelolaan keuangan Tahun Anggaran 2023 dengan nilai mencapai lebih dari Rp2,1 miliar yang perlu mendapatkan tindak lanjut dari pemerintah daerah.

Berdasarkan hasil audit BPK, beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi pengelolaan belanja bahan bakar minyak (BBM), pemeliharaan kendaraan operasional, hingga pengelolaan retribusi persampahan. Temuan tersebut selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan rekomendasi untuk dilakukan perbaikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Awak media kemudian berupaya meminta penjelasan kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bogor, Denni Wismanto, terkait tindak lanjut hasil pemeriksaan tersebut. Konfirmasi disampaikan melalui pesan WhatsApp pada Senin (22/6/2026), namun hingga berita ini diterbitkan belum ada tanggapan resmi dari pihak DLH Kota Bogor.

Sorotan publik muncul karena persoalan tersebut berkaitan dengan pengelolaan anggaran daerah yang bersumber dari keuangan masyarakat. Warga berharap pemerintah daerah dapat menyampaikan informasi secara terbuka mengenai langkah perbaikan, penyelesaian rekomendasi BPK, serta upaya mencegah persoalan serupa kembali terjadi.

Sejumlah pihak menilai transparansi menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola pemerintahan. Setiap temuan pemeriksaan, kata mereka, perlu dijelaskan secara terbuka agar publik mengetahui sejauh mana proses tindak lanjut telah dilakukan.

Hingga saat ini, masyarakat masih menunggu keterangan resmi dari Pemerintah Kota Bogor maupun DLH Kota Bogor terkait perkembangan penyelesaian rekomendasi BPK, termasuk langkah koreksi yang telah dilakukan atas hasil pemeriksaan tersebut.

(Ade)