HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Kolom Komentar Facebook JurnalExpose.com Dibanjiri Warganet, Soroti Lampu PJU Padam dan Jalan Berlubang Usai Kecelakaan Maut di Cigombong

Kab. Bogor – Pemberitaan mengenai kecelakaan lalu lintas yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di kawasan Gang Bata Alam, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Minggu (19/7/2026) dini hari, memicu perhatian luas dari masyarakat. Kolom komentar Facebook JurnalExpose.com dibanjiri berbagai tanggapan warganet yang menyoroti kondisi Penerangan Jalan Umum (PJU) serta infrastruktur jalan di jalur nasional Bogor–Sukabumi.

Berdasarkan pantauan redaksi, banyak warganet menyampaikan keluhan mengenai minimnya penerangan jalan di sepanjang ruas dari kawasan Bohlam Bogor hingga perbatasan Benda, Kabupaten Sukabumi. Menurut mereka, banyak lampu PJU yang padam sehingga mengurangi jarak pandang pengendara, terutama pada malam hingga dini hari.

Salah seorang pengguna Facebook, GJ, menulis bahwa lampu penerangan jalan dari kawasan Tol Bocimi hingga Gang Ojek Benteng tidak berfungsi.

"Mendingnya lampu, dan jadi remang-remang. Dari Tol Bocimi sampai Gang Ojek Benteng tidak ada penerangan jalan," tulisnya.

Komentar serupa disampaikan akun JDJ yang mengingatkan para pengguna jalan agar lebih berhati-hati.

"Penerangan jalannya. Tetap waspada jalur Ciawi sampai Sukabumi. Banyak lubang baru, jalan tidak rata."

Sementara itu, akun TPN berpendapat bahwa kecelakaan di jalur Ciawi–Cicurug dipengaruhi beberapa faktor, di antaranya minimnya penerangan jalan.

"Jalur Ciawi–Cicurug jarang tidak terjadi kecelakaan. Salah satunya karena penerangan jalan kurang," tulisnya.

Namun, pendapat berbeda disampaikan akun Sabil yang menilai faktor pengendara juga perlu menjadi perhatian.

"Bukan masalah truk parkir di bahu jalan, itu mah yang bawa motornya saja kurang benar," komentarnya.

Akun LS juga menyebut jalur lurus di kawasan tersebut kerap menjadi lokasi pengendara memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi sehingga rawan kecelakaan.

Hal senada disampaikan akun MLJF yang mengaku lokasi tersebut memang sering terjadi kecelakaan.

"Di situ sering kecelakaan. Yang terakhir kalau tidak salah anak PT OT pulang shift malam juga kecelakaan di situ," tulisnya.

Sementara akun PN menyebut kawasan tersebut memang dikenal rawan kecelakaan.

"Daerah itu memang sering terjadi kecelakaan," tulisnya.

Akun LRH mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih berhati-hati.

"Ini pelajaran bagi kita, bawa kendaraan jangan terlalu ngebut. Yang penting selamat sampai tujuan."

Sedangkan akun AA menilai kondisi jalan yang lurus membuat sebagian pengendara cenderung memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi.

Di sisi lain, sejumlah warganet juga meminta pemerintah segera memperbaiki lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dilaporkan padam serta menambal jalan berlubang di sejumlah titik. Menurut mereka, apabila kondisi tersebut tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan kembali terjadi kecelakaan serupa.

Perlu diketahui, seluruh komentar yang dimuat dalam berita ini merupakan pendapat pribadi para pengguna media sosial Facebook yang ada posting JurnalExpose.com dan tidak dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan penyebab pasti kecelakaan. Penyebab kecelakaan tetap menjadi kewenangan aparat kepolisian berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan resmi.

Masyarakat berharap instansi terkait, termasuk pemerintah daerah dan pihak yang berwenang menangani Penerangan Jalan Umum (PJU), segera melakukan evaluasi terhadap kondisi lampu jalan yang dilaporkan padam serta memperbaiki ruas jalan yang berlubang guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari instansi terkait mengenai kondisi PJU maupun rencana perbaikan jalan di lokasi yang dikeluhkan masyarakat. Redaksi membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(Red)