HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Petani Salak Jaya Dukung Pengukuran Lahan 117 Hektare, PT BSS Paparkan Kendala Pelaksanaan di Lapangan

Bogor – PT Bahana Sukma Sejahtera (BSS) menyatakan telah beberapa kali mengajukan permohonan pengukuran lahan garapan seluas 117 hektare yang berada di Kampung Palalangon, Desa Pasir Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Namun hingga kini, proses tersebut disebut belum dapat dilaksanakan karena menghadapi sejumlah kendala di lapangan.

Land Asset Manager PT BSS, Heri, menjelaskan bahwa perusahaan telah berkoordinasi dengan Badan Pertanahan Nasional (BPN) untuk melaksanakan pengukuran. Menurutnya, petugas BPN bahkan telah beberapa kali turun ke lokasi dengan membawa surat tugas resmi, namun proses pengukuran belum dapat terlaksana sesuai rencana.

"PT BSS telah beberapa kali mengajukan permohonan pengukuran kepada BPN. Namun dalam pelaksanaannya masih terdapat hambatan di lapangan. Tim PT BSS bersama petugas BPN yang membawa surat tugas pengukuran beberapa kali belum dapat melaksanakan kegiatan karena adanya pihak-pihak yang berada di lokasi," ujar Heri kepada JurnalExpose, Rabu (15/7/2026).

Heri menilai dukungan yang disampaikan masyarakat, khususnya Kelompok Tani Salak Jaya, menunjukkan adanya harapan agar proses pengukuran segera dilakukan sehingga tercipta kepastian hukum mengenai batas-batas lahan.

Menurutnya, kepastian tersebut dinilai penting untuk menghindari potensi permasalahan di kemudian hari sekaligus mendukung penataan kawasan secara tertib sesuai ketentuan yang berlaku.

"Adanya dukungan dari masyarakat dan Kelompok Tani Salak Jaya menunjukkan bahwa terdapat harapan agar proses pengukuran segera direalisasikan sehingga batas lahan memiliki kepastian hukum dan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak," katanya.

PT BSS berharap proses pengukuran dapat segera terlaksana melalui koordinasi seluruh pihak terkait, sehingga pengelolaan kawasan dapat berjalan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Sebelumnya, Wakil Kelompok Tani Salak Jaya, Asep Mustaba, menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan pengukuran lahan. Ia mengatakan selama ini masyarakat masih dapat memanfaatkan sebagian lahan melalui sistem tumpang sari dengan menanam berbagai jenis sayuran dan buah-buahan yang membantu perekonomian warga.

Selain meminta pengukuran segera dilakukan untuk memberikan kepastian batas garapan, kelompok tani juga berharap apabila kawasan tersebut nantinya dikelola sepenuhnya oleh PT BSS, masyarakat Kampung Palalangon dapat diprioritaskan sebagai tenaga kerja sesuai kebutuhan perusahaan.

(Ade)