Pemkab Sukabumi dan Kemendikdasmen Perkuat Sinergi, Rehabilitasi Sekolah Capai 174 Unit
Penguatan sinergi tersebut dibahas dalam audiensi dan dialog kebijakan pendidikan yang berlangsung di SMP Negeri 1 Cikembar, Kabupaten Sukabumi, Rabu (5/8/2026). Kegiatan dihadiri Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Fajar Riza Ul Haq bersama Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas.
Pertemuan tersebut mempertemukan pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan kebijakan sekaligus membahas berbagai tantangan pendidikan di Kabupaten Sukabumi. Sejumlah pejabat pendidikan, kepala sekolah, guru, serta pemangku kepentingan dari jenjang PAUD hingga SMA turut mengikuti kegiatan.
Fajar Riza Ul Haq mengatakan pemerintah pusat terus memberikan dukungan terhadap pembangunan sektor pendidikan di Kabupaten Sukabumi, termasuk melalui program rehabilitasi sarana dan prasarana sekolah.
“Tahun ini bantuan rehabilitasi sekolah untuk Kabupaten Sukabumi meningkat menjadi 174 sekolah. Alokasi terbesar diberikan kepada jenjang Sekolah Dasar (SD), yakni sebanyak 93 sekolah,” kata Fajar.
Menurutnya, peningkatan dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah daerah memperbaiki fasilitas pendidikan sehingga proses belajar mengajar berlangsung di lingkungan yang lebih layak dan mendukung kebutuhan peserta didik.
Selain persoalan infrastruktur, pemerintah pusat juga menyoroti masih adanya Angka Tidak Sekolah (ATS) di Kabupaten Sukabumi.
Fajar mendorong pemerintah daerah, satuan pendidikan, dan masyarakat melakukan kolaborasi untuk memastikan anak-anak yang belum memperoleh layanan pendidikan dapat kembali bersekolah.
Upaya tersebut dapat dilakukan melalui berbagai jalur pendidikan, termasuk pendidikan formal, Pendidikan Jarak Jauh (PJJ), maupun pendidikan nonformal melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).
Ia juga meminta satuan pendidikan dan tenaga pendidik aktif melakukan pendataan terhadap anak yang belum bersekolah agar pemerintah dapat menentukan intervensi yang sesuai dengan kondisi masing-masing.
Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas mengapresiasi dukungan Kemendikdasmen terhadap pembangunan sektor pendidikan di daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat menjadi salah satu modal penting bagi Kabupaten Sukabumi dalam memperluas akses sekaligus meningkatkan mutu pendidikan.
Dalam kesempatan tersebut, Andreas juga menyampaikan sejumlah tantangan yang masih dihadapi pemerintah daerah, termasuk kebutuhan peningkatan sarana pendidikan dan pemerataan layanan pendidikan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi Deden Sumpena memastikan jajarannya siap menindaklanjuti hasil audiensi dan kebijakan yang disampaikan pemerintah pusat.
Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi akan memperkuat koordinasi dengan Kemendikdasmen serta berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan program pendidikan berjalan sesuai kebutuhan daerah.
Audiensi antara Kemendikdasmen dan Pemkab Sukabumi diharapkan menghasilkan sinkronisasi kebijakan yang semakin kuat, baik dalam pembangunan sarana pendidikan maupun penanganan anak yang belum memperoleh layanan pendidikan.
Dengan dukungan rehabilitasi terhadap 174 sekolah, pemerintah berharap peningkatan kualitas fasilitas pendidikan dapat berjalan beriringan dengan upaya memperluas akses pendidikan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sukabumi.
(Heri)
