Ratusan Warga Datangi Gerakan Pangan Murah Dramaga
Kab. Bogor – Ratusan warga mendatangi Gerai Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor bersama Pemerintah Kecamatan Dramaga, Kamis, 13 Agustus 2026.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB itu dipusatkan di halaman Kantor Kecamatan Dramaga. GPM tersebut menjadi bagian dari agenda khusus bulan kemerdekaan dalam rangka menyambut HUT ke-81 Republik Indonesia.
Program pangan bersubsidi ini bertujuan membantu masyarakat memperoleh sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Selain itu, pelaksanaan GPM diharapkan turut menjaga ketersediaan pasokan pangan serta membantu mengendalikan tekanan harga dan inflasi.
Koordinator GPM wilayah Dramaga, Yasin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari agenda bulan kemerdekaan yang juga dilaksanakan di Kecamatan Ciawi.
“Pada momentum spesial bulan kemerdekaan, kami melaksanakan GPM di dua kecamatan, yakni Kecamatan Ciawi dan Dramaga. Selanjutnya, GPM akan dilaksanakan di Desa Petir pada 22 Agustus 2026,” ujar Yasin.
Menurut Yasin, meskipun pelaksanaan GPM bertepatan dengan rangkaian peringatan HUT ke-81 RI, jumlah komoditas yang disiapkan tetap disesuaikan dengan kuota yang tersedia.
“Kuota pangan yang kami jual sekitar lima ton untuk seluruh komoditas, dengan harga subsidi yang sama seperti pelaksanaan sebelumnya,” katanya.
Komoditas Pangan yang Disediakan
Sejumlah kebutuhan pokok tersedia dalam kegiatan tersebut. Komoditas yang disiapkan antara lain beras premium, telur ayam, gula pasir, minyak goreng, tepung terigu, dan daging ayam.
Adapun stok yang disediakan meliputi:
- Beras premium sebanyak 2 ton.
- Telur ayam sebanyak 500 kilogram.
- Gula pasir sebanyak 500 kilogram.
- Minyak goreng sebanyak 1.300 liter.
- Tepung terigu sebanyak 500 kilogram.
- Daging ayam sebanyak 200 kilogram.
Masyarakat dapat membeli komoditas tersebut dengan harga subsidi. Beras premium dijual Rp60.000 per 5 kilogram, telur ayam Rp22.000 per kilogram, minyak goreng Rp18.500 per liter, gula pasir Rp15.500 per kilogram, daging ayam Rp33.000 per ekor, dan tepung terigu Rp9.000 per kilogram.
Yasin menjelaskan, pemberian subsidi melalui program GPM diharapkan dapat membantu meringankan pengeluaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari, terutama ketika harga sejumlah komoditas pangan mengalami perubahan.
“Semua komoditas pangan yang dijual dalam GPM ini merupakan pangan bersubsidi sehingga harganya lebih murah dibandingkan harga pasar,” pungkasnya.
Kegiatan GPM di Dramaga sekaligus menjadi salah satu upaya pemerintah daerah mendekatkan akses pangan dengan harga terjangkau kepada masyarakat di tengah momentum peringatan kemerdekaan.
(Ade)
