HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Ratusan Warga Desa Petir Antusias Ikuti Jalan Sehat HUT RI ke-81

Kab. Bogor — Ratusan warga Desa Petir, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor, mulai dari anak-anak, remaja hingga orang dewasa, antusias mengikuti kegiatan jalan sehat yang digelar Pemerintah Desa Petir dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Sabtu (22/8/2026).

Kegiatan yang menjadi agenda tahunan setiap perayaan HUT Kemerdekaan itu berlangsung meriah. Warga memanfaatkan momentum tersebut tidak hanya untuk berolahraga, tetapi juga mempererat silaturahmi dan menjaga semangat kebersamaan antarwarga.

Sejak pukul 06.00 WIB, masyarakat mulai berdatangan ke halaman Kantor Desa Petir

Sejumlah peserta mengenakan berbagai atribut bernuansa merah putih sebagai bentuk semangat dalam memeriahkan peringatan kemerdekaan.

Sebelum jalan sehat dimulai sekitar pukul 07.00 WIB, peserta mengikuti senam bersama yang dipandu instruktur. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai pemanasan sekaligus untuk menjaga kebugaran peserta sebelum menempuh rute jalan sehat.

Berdasarkan keterangan panitia, peserta menempuh rute sekitar lima kilometer. Perjalanan dimulai dari halaman Kantor Desa Petir, kemudian menyusuri Jalan Raya Petir, masuk menuju Jalan Kampung Cibeureum, kawasan Pasir Andong, hingga melewati perbatasan Desa Petir dengan Desa Purwasari sebelum kembali menuju Jalan Raya Petir dan berakhir di halaman kantor desa.

Kepala Desa Petir, H. Sukardi, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar Pemerintah Desa Petir.

“Dalam rangkaian peringatan HUT RI ke-81, kami sebelumnya telah melaksanakan upacara pada 17 Agustus. Hari ini kami melaksanakan senam bersama dan jalan sehat yang diikuti ratusan masyarakat Desa Petir,” ujar Sukardi.

Menurutnya, kegiatan diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan dengan jalan sehat. Selain berolahraga, peserta juga mendapatkan kupon undian yang nantinya berkesempatan memperoleh berbagai hadiah door prize.

“Di tengah perjalanan kami membagikan kupon door prize kepada seluruh peserta. Kami menyediakan puluhan hadiah bagi peserta yang beruntung,” katanya.

Sukardi menyebut hadiah door prize tersebut terkumpul berkat dukungan dan partisipasi masyarakat, termasuk para pelaku usaha yang berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Petir.

Hadiah yang disediakan antara lain mesin cuci, lemari es, dispenser, kipas angin, serta berbagai peralatan rumah tangga lainnya.

“Semoga hadiah tersebut bermanfaat dan menjadi kesan tersendiri bagi peserta yang mendapatkannya,” ujarnya.

Setibanya di garis finis, peserta tidak langsung membubarkan diri. Pemerintah Desa Petir juga menyiapkan berbagai hiburan dan perlombaan khas perayaan 17 Agustus, seperti lomba makan kerupuk, balap karung, tarik tambang dan sejumlah permainan lainnya.

Selain itu, puluhan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Desa Petir turut dilibatkan dalam kegiatan tersebut. Langkah ini dilakukan agar kegiatan perayaan kemerdekaan juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat.

“Kami melibatkan puluhan UMKM, mulai dari pedagang sate pikul, es campur, siomay, aneka minuman, sempol ayam, telur gulung dan lainnya,” kata Sukardi.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi dan silaturahmi, baik antarwarga maupun antara masyarakat dengan Pemerintah Desa Petir.

Sukardi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi serta para donatur yang turut mendukung terselenggaranya kegiatan.

“Kami atas nama Pemerintah Desa Petir mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah ikut memeriahkan acara ini.

 Terima kasih juga kepada para donatur yang telah menyumbangkan sebagian hartanya untuk menyukseskan kegiatan, serta seluruh panitia yang telah bekerja siang dan malam mempersiapkan acara,” pungkasnya.

Melalui kegiatan tersebut, semangat kebersamaan, gotong royong, kesehatan, serta kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) diharapkan terus tumbuh di tengah masyarakat Desa Petir.

 (Ade)