HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Revitalisasi SDN Caringin 2 Tingkatkan Kenyamanan Belajar

Kab. SukabumiProgram Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 di SD Negeri Caringin 2, Kecamatan Gegerbitung, Kabupaten Sukabumi, diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman bagi siswa maupun tenaga pendidik.

Berdasarkan papan informasi kegiatan, SDN Caringin 2 mendapatkan dukungan anggaran pemerintah sebesar Rp658.876.699 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026. Pekerjaan revitalisasi tersebut meliputi rehabilitasi ruang kelas, perpustakaan, ruang guru, tiga unit toilet/WC, serta penataan lingkungan sekolah dengan waktu pelaksanaan selama 90 hari kalender.

Kepala SDN Caringin 2, Krisnawati Dewi Jatnika, mengatakan kondisi sejumlah fasilitas sekolah sebelum mendapatkan program revitalisasi masih perlu diperbaiki untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.

Salah satunya berkaitan dengan kondisi pembatas antar-ruang kelas yang menurutnya beberapa kali mengalami gangguan sehingga berpotensi mengurangi kenyamanan siswa saat mengikuti pembelajaran.

“Dengan adanya revitalisasi, mudah-mudahan ada perubahan untuk pembelajaran. Terutama anak-anak bisa lebih nyaman,” ujar Krisnawati.

Meski menyambut baik program revitalisasi tersebut, pihak sekolah menyampaikan bahwa kebutuhan sarana pendidikan di SDN Caringin 2 belum sepenuhnya terpenuhi.

Krisnawati menjelaskan, sekolah sebelumnya telah menyampaikan kebutuhan melalui pendataan pada sistem Dapodik. Salah satu kebutuhan utama yang diharapkan adalah Ruang Kelas Baru (RKB) karena jumlah ruang kelas yang tersedia masih terbatas.

“Kita sebenarnya menginginkan RKB karena SD Caringin 2 kekurangan kelas, sementara lahannya masih luas. Tetapi yang didapat revitalisasi atau rehabilitasi. Alhamdulillah,” katanya.

Menurutnya, program revitalisasi tetap memberikan manfaat bagi sekolah, terutama dalam memperbaiki sejumlah fasilitas yang selama ini membutuhkan perhatian.

Selain bangunan utama, penataan lingkungan sekolah juga menjadi bagian dari program tersebut. Rencana penataan halaman, termasuk pemasangan paving block, diharapkan membuat lingkungan sekolah lebih nyaman dan dapat dimanfaatkan siswa untuk berbagai aktivitas.

Krisnawati mengungkapkan, selain RKB, sekolah masih membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung lainnya, termasuk mushola.

“Kalau harus jujur, masih ada kebutuhan ruang kelas baru dan mushola. Karena masih ada satu kelas yang belum memiliki ruang kelas,” ungkapnya.

Ia berharap kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian dalam program bantuan sarana pendidikan berikutnya.

Dalam pelaksanaan revitalisasi, pihak sekolah menyebut terus melakukan koordinasi dengan P2SP, konsultan, pemerintah setempat, serta pihak terkait lainnya.

Krisnawati berharap seluruh pihak yang terlibat dapat memastikan pekerjaan berjalan sesuai ketentuan dan mengutamakan kualitas sehingga hasil pembangunan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi yang diberikan kepada SDN Caringin 2.

Menurutnya, perhatian terhadap sarana pendidikan perlu dilakukan secara berkelanjutan dan merata, termasuk kepada sekolah-sekolah dasar yang berada di wilayah Kecamatan Gegerbitung.

“Mudah-mudahan revitalisasi ini merata, mulai dari SD yang besar sampai yang terkecil. Di Kecamatan Gegerbitung masih banyak SD yang kondisinya membutuhkan perhatian,” pungkasnya.

Program revitalisasi SDN Caringin 2 diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik bangunan, tetapi juga menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih aman, nyaman, dan mendukung proses belajar siswa.

(Heri)