HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Viora, Bocah Situbondo Berbakat Musik dari TikTok

Situbondo — Usianya baru 10 tahun, tetapi Shaviora Liandeska, atau akrab disapa Viora, sudah berani menunjukkan bakat bernyanyi melalui media sosial TikTok.

Siswi kelas 5 SDN 8 Kliensari, Kecamatan Panarukan, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, tersebut menarik perhatian penonton ketika tampil dalam siaran langsung TikTok akun Amar@Kangbahar, Jumat (14/8/2026).

Dalam kesempatan itu, Viora membawakan sejumlah lagu. Salah satu penampilan yang mendapat respons positif penonton adalah ketika dirinya melantunkan Sholawat Jibril.

Dengan suara khas anak-anak dan pembawaan yang percaya diri, Viora mampu membuat suasana siaran langsung semakin menarik. Penampilannya juga memperlihatkan bahwa bakat seni dapat tumbuh sejak usia dini ketika mendapat ruang untuk dikembangkan.

Ketertarikan Viora terhadap dunia tarik suara ternyata sudah tumbuh sejak beberapa waktu terakhir. Ia mengaku belajar bernyanyi secara otodidak tanpa mengikuti pendidikan vokal secara khusus.

Kegemarannya tersebut kemudian ia salurkan melalui media sosial, termasuk dengan mengikuti siaran langsung TikTok bersama ibunya.

Selain bernyanyi di media sosial, Viora juga pernah mengikuti berbagai kegiatan dan perlombaan di lingkungan sekolah.

Salah satu prestasi yang pernah diraihnya adalah juara kedua dalam perlombaan pada kegiatan MPLS tingkat kecamatan.

Pengalaman tersebut semakin menambah kepercayaan dirinya untuk terus mengembangkan kemampuan di bidang musik.

Bagi Viora, bernyanyi bukan hanya sekadar mengisi waktu luang. Ia memiliki cita-cita untuk menjadi penyanyi profesional dan dikenal oleh masyarakat luas.

Viora mengaku menyukai sejumlah penyanyi Indonesia, salah satunya Lesti. Ia juga menyebut lagu “Kulepas dengan Ikhlas” sebagai salah satu lagu yang disukainya.

“Saya ingin menjadi penyanyi yang terkenal,” ujar Viora.

Sebagai anak asli Situbondo, ia juga berharap perjalanan bermusiknya kelak dapat membawa nama daerah asalnya semakin dikenal.

Perkembangan bakat Viora tidak terlepas dari dukungan kedua orang tuanya, Andi dan Lilik Nur Hidayati.

Viora merupakan anak kedua dari dua bersaudara. Ia memiliki seorang kakak bernama Maulana Liandiko.

Lilik mengatakan dirinya bersyukur melihat putrinya memiliki ketertarikan terhadap musik sejak usia dini. Ia berharap bakat tersebut dapat menjadi sesuatu yang positif bagi masa depan Viora.

“MasyaAllah, semoga anak kami Viora bisa menjadi anak yang salehah, menjadi kebanggaan keluarga, serta bisa mengangkat harkat, martabat dan derajat keluarga,” ungkap Lilik kepada wartawan, Jumat (14/8/2026).

Menurutnya, Viora cukup sering berlatih bernyanyi secara mandiri di rumah. Keluarga pun berusaha memberikan ruang dan dukungan agar kegemarannya dapat berkembang.

Menariknya, perjalanan Viora di dunia musik tidak hanya berlangsung melalui TikTok.

Menurut keterangan Lilik, Viora baru saja menyelesaikan proses rekaman single perdana berjudul “Sayang Ayah Bunda” di Jakarta.

Viora juga disebut pernah mendapatkan kesempatan tampil dalam acara ulang tahun Rindam Jaya di Bali bersama penyanyi Lia Srigala.

Pengalaman tersebut menjadi bagian dari perjalanan awal Viora dalam mengenal dunia pertunjukan dan musik.

Kehadiran Viora di TikTok menunjukkan bagaimana media sosial dapat menjadi salah satu ruang bagi anak-anak untuk menyalurkan kreativitas, selama penggunaannya tetap mendapatkan pendampingan dari orang tua.

Bakat yang muncul sejak usia dini tentunya membutuhkan proses panjang untuk berkembang. Selain latihan, dukungan keluarga dan lingkungan juga menjadi bagian penting agar anak dapat mengembangkan kemampuan tanpa mengabaikan pendidikan dan aktivitas utamanya sebagai pelajar.

Dari Situbondo, Viora kini mulai memperkenalkan suara dan bakatnya kepada publik melalui media sosial.

Perjalanannya masih panjang. Namun, keberaniannya tampil di hadapan penonton menjadi langkah awal untuk mengejar cita-cita menjadi penyanyi.

Dari TikTok, Viora mulai memperkenalkan mimpinya: menjadi penyanyi, membanggakan keluarga, sekaligus membawa nama Situbondo ke panggung yang lebih luas.

(Hkz)