Bankeu Rp1,5 Miliar Dorong Pembangunan Desa Situdaun
Kab. Bogor — Pemerintah Desa Situdaun, Kecamatan Tenjolaya, Kabupaten Bogor, mulai menggerakkan sejumlah program setelah menerima Bantuan Keuangan (Bankeu) Akselerasi Infrastruktur Desa dari Pemerintah Kabupaten Bogor. Dukungan senilai Rp1,5 miliar itu diarahkan untuk pembangunan fisik sekaligus pemberdayaan masyarakat.
Kepala Desa Situdaun, JAI, S.IP., mengatakan pihaknya membagi anggaran dengan komposisi 70 persen untuk infrastruktur dan 30 persen untuk pemberdayaan. Sebagian dana juga sudah masuk ke rekening desa dan beberapa kegiatan mulai berjalan sejak Selasa (29/9/2026).
“Alhamdulillah, bantuan sudah masuk ke rekening desa sekitar 50 persen. Beberapa kegiatan juga sudah mulai berjalan,” kata JAI.
Salah satu pekerjaan fisik berlangsung di wilayah RT 14/RW 3, berupa pembukaan akses jalan dan pembangunan turap. Pemerintah desa mengarahkan kegiatan tersebut untuk memperbaiki konektivitas sekaligus mendukung aktivitas masyarakat.
Penataan kawasan juga menjadi bagian dari pemanfaatan anggaran. Melalui konsep Dayeuh Pajajaran di RW 1, Kampung Cikupa, Pemdes Situdaun mengembangkan lingkungan secara bertahap, termasuk mengaspal jalan yang kemudian dilanjutkan dengan pekerjaan pemagaran batu.
Tidak hanya menyentuh fasilitas fisik, program Bankeu turut mendukung sektor pendidikan melalui Satu Desa Satu Sarjana (SASARDESA). Pemdes Situdaun mengusulkan empat peserta melalui jalur umum untuk mengikuti program pendidikan di PINUS.
JAI menjelaskan, jalur umum dipilih karena perangkat desa yang ada saat ini telah memiliki pendidikan strata satu (S1). Keempat peserta yang diusulkan telah didaftarkan untuk mengikuti program tersebut.
“Sudah didaftarkan. Keempatnya melalui jalur umum dan mengikuti pendidikan di PINUS,” ujarnya.
Pada sisi pelayanan publik, pemerintah desa juga mulai menyiapkan digitalisasi desa. Tahap awal mencakup penghimpunan serta pemutakhiran data masyarakat, sekaligus menyiapkan petugas yang akan menangani pelaksanaan program.
JAI mengapresiasi dukungan Pemkab Bogor yang tetap mengalokasikan Bankeu bagi desa di tengah kebijakan pengetatan anggaran. Menurutnya, dukungan tersebut membantu pemerintah desa menjalankan kebutuhan pembangunan sekaligus pemberdayaan.
“Atas nama Pemerintah Desa Situdaun, kami menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bogor. Di tengah pengetatan anggaran dan kondisi desa yang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya, masih terdapat program yang dapat mendukung kebutuhan pembangunan di desa,” tuturnya.
Ia berharap seluruh kegiatan dapat terlaksana sesuai aturan, memiliki sasaran yang jelas, dan memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Harapannya, seluruh kegiatan dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik dalam peningkatan infrastruktur maupun penguatan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.
(Ade)
