Boash Waterpark Asah Talenta Dangdut Lewat Lomba Karaoke
Bogor — Boash Waterpark, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor, menggelar Lomba Karaoke Boash untuk pertama kalinya pada Minggu (27/9/2026). Kompetisi musik dangdut tersebut terbuka bagi masyarakat umum dari berbagai daerah di Jawa Barat dan sekitarnya.
Ajang yang berlangsung selama satu hari itu mendapat antusiasme masyarakat. Panitia mencatat sekitar 250 peserta mendaftarkan diri dari sejumlah daerah, di antaranya Kabupaten Karawang, Jakarta, Tasikmalaya, Bogor, dan wilayah lainnya.
Dari ratusan pendaftar tersebut, panitia menetapkan 35 peserta untuk tampil dalam babak perlombaan.
Ketua Panitia Lomba Karaoke Boash, Firman Hidayat, mengatakan tingginya minat peserta mendorong panitia untuk mempertimbangkan kegiatan serupa sebagai agenda rutin.
“Alhamdulillah peserta yang daftar sudah mencapai 250 peserta. Namun, karena keterbatasan waktu, yang kami terima untuk tampil hanya 35 peserta,” ujar Firman.
Angkat Musik Dangdut dan Koplo
Firman menjelaskan, lomba perdana tersebut secara khusus mengangkat genre dangdut. Setiap peserta membawakan dua lagu, yakni lagu wajib “Bunga Pengantin” dan satu lagu pilihan dengan nuansa dangdut koplo.
Panitia juga tidak membatasi usia peserta. Bahkan, seorang peserta berusia delapan tahun turut tampil menunjukkan kemampuan vokalnya di atas panggung.
Selain memberikan ruang bagi penyanyi dari berbagai usia, panitia juga menyiapkan hadiah bagi tiga peserta terbaik.
Juara pertama memperoleh hadiah Rp3 juta, juara kedua Rp2 juta, sedangkan juara ketiga mendapatkan Rp1 juta. Peserta juga dikenakan tiket masuk sebesar Rp40 ribu dan memperoleh fasilitas berenang di Boash Waterpark.
Untuk menjaga kualitas penilaian, panitia menghadirkan dua dewan juri yang memiliki pengalaman di bidang seni dan musik.
Keduanya yakni Fitri Kania, lulusan Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) dengan gelar Sarjana Seni, serta Elsa Fitri, penyanyi asal Bogor yang telah berkiprah di dunia tarik suara.
Firman berharap lomba tersebut dapat menjadi wadah bagi masyarakat, khususnya penyanyi dan seniman vokal di Jawa Barat, untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menambah pengalaman di dunia musik.
Ia juga berharap Lomba Karaoke Boash dapat berkembang menjadi agenda tahunan dengan konsep yang lebih besar.
“Pesan kepada peserta, tetap kreatif, tetap berproses dan terus latihan. Untuk para seniman vokal yang ada di Jawa Barat, tetaplah berkarya. Karena karya tidak ada yang jelek, yang jelek adalah orang-orang yang tidak mempunyai karya,” pungkasnya.
Farahqueen Raih Juara Pertama
Dalam kompetisi tersebut, Farahqueen berhasil meraih juara pertama dan membawa pulang hadiah Rp3 juta.
Juara kedua diraih Akmal, peserta asal Pamijahan, Kabupaten Bogor, dengan hadiah Rp2 juta. Sementara Andi Prasetyo dari Bekasi menempati posisi ketiga dan memperoleh hadiah Rp1 juta.
Akmal mengaku bersyukur sekaligus bahagia setelah berhasil meraih juara kedua dalam lomba perdana yang digelar Boash Waterpark.
“Alhamdulillah bisa mendapatkan juara kedua. Saya sangat senang dan bahagia karena ini kesempatan yang luar biasa,” kata Akmal.
Ia berharap Boash Waterpark dapat terus menggelar kegiatan serupa secara rutin karena ajang tersebut dinilai memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengasah kemampuan bernyanyi, khususnya dalam musik dangdut.
“Semoga Boash Waterpark bisa terus mengadakan acara seperti ini setiap tahun. Kalau bisa, setiap bulan. Acara seperti ini bisa mengasah talenta dari Bogor, khususnya Jabodetabek, agar bisa ikut serta dan terus berkembang di musik dangdut,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Prasetyo mengaku tidak menyangka dapat meraih juara ketiga. Menurutnya, kemampuan para peserta cukup beragam sehingga persaingan berlangsung ketat.
“Saya tidak menyangka bisa mendapatkan juara tiga dalam lomba karaoke yang digelar Boash Waterpark. Semua peserta bagus-bagus. Saya bersyukur bisa mendapatkan juara tiga,” ungkap Andi.
Andi juga mengapresiasi Boash Waterpark yang telah menyediakan ruang bagi para pencinta seni untuk menyalurkan bakat.
“Buat Boash Waterpark, semoga makin sukses dan sering mengadakan acara seperti ini. Jadi, para pencinta seni, khususnya di bidang musik dangdut, bisa menunjukkan bakatnya,” pungkasnya.
(Ade)
