HUT BMSN, Wasto Dorong Media Adaptif Hadapi Teknologi
Bogor — Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Bogor, H. Wasto, S.Hut., M.Pd., mendorong insan media memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), tanpa menghilangkan peran manusia dalam proses jurnalistik.
Pesan itu disampaikan Wasto saat menghadiri peringatan HUT ke-1 Bogor Media Siber Network (BMSN), Minggu (13/9/2026). Organisasi tersebut saat ini menaungi sekitar 60 media siber.
Menurut Wasto, AI seharusnya menjadi alat yang membantu pekerjaan manusia, bukan menggantikan pemikiran kritis, tanggung jawab, maupun nilai kemanusiaan dalam dunia pers.
Wasto mengapresiasi perjalanan BMSN selama satu tahun. Ia berharap organisasi tersebut terus memperkuat kolaborasi antarmedia sekaligus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan pembangunan Kabupaten Bogor.
“Untuk BMSN, semoga senantiasa sukses selalu dalam merajut kolaborasi serta menguatkan ekosistem siber seperti tema HUT BMSN ini, dan semakin bermanfaat untuk Kabupaten Bogor,” ucapnya.
Ia menilai media memiliki posisi strategis sebagai penyampai informasi sekaligus jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Karena itu, menurut Wasto, kolaborasi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas informasi agar media mampu menjawab kebutuhan masyarakat di tengah perubahan teknologi digital.
Wasto turut menyoroti perkembangan AI yang semakin luas digunakan dalam berbagai bidang, termasuk industri media.
Ia menilai teknologi dapat membantu mempercepat sejumlah pekerjaan. Namun, pemanfaatannya tetap membutuhkan kendali dan pertimbangan manusia.
“Kita harus mampu beradaptasi atas perkembangan teknologi karena manusia tidak boleh kehilangan peran dan nilai kemanusiaannya. Teknologi dan mesin seharusnya menjadi alat yang membantu pekerjaan manusia, termasuk dalam dunia media,” ujarnya.
Menurutnya, perkembangan teknologi harus diikuti peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Pengguna teknologi dituntut mampu memahami, mengendalikan, serta memanfaatkannya secara bijak.
Di tengah derasnya arus informasi digital, Wasto mengingatkan insan pers agar tetap bertanggung jawab terhadap informasi yang disampaikan kepada masyarakat.
Ia juga meminta para pekerja media menjaga hubungan yang saling menghargai. Perbedaan pandangan, karakter, maupun pendekatan pemberitaan dinilai sebagai bagian dari dinamika dunia pers.
“Saya berharap rekan-rekan media tetap menjunjung tinggi rasa saling menghargai, tetap profesional dalam menjalankan tugas, serta penuh tanggung jawab dalam menyampaikan setiap informasi kepada masyarakat,” pungkasnya.
Peringatan HUT pertama BMSN menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus mempersiapkan organisasi menghadapi perubahan lanskap media digital.
Memasuki tahun kedua, BMSN diharapkan tetap menjadi ruang kolaborasi bagi insan media serta mampu mengikuti perkembangan teknologi tanpa mengesampingkan nilai kemanusiaan dan tanggung jawab jurnalistik.
Dengan kolaborasi yang kuat, BMSN diharapkan dapat ikut membangun ekosistem media siber yang sehat sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Kabupaten Bogor.
(Ade)
