Lanal Banjarmasin Dampingi Keluarga Korban KM Virgo
Banjarmasin — Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin memberikan layanan dukungan psikososial kepada keluarga korban kecelakaan KM Virgo Transport 8. Pendampingan dilakukan di Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin Barat, Selasa (29/9/2026).
Layanan tersebut dipimpin Letda Laut (KH/W) Graciella Florence Kusila, S.Psi., dengan didampingi Kapten Laut (P) Budiyanto. Tim psikologi mendatangi keluarga korban yang berada di lokasi penantian untuk memberikan pendampingan selama proses pencarian dan penanganan kecelakaan berlangsung.
Komandan Lanal Banjarmasin Kolonel Laut (P) Galih Nurna Putra, S.H., M.Tr.Opsla., mengatakan pendampingan psikologis menjadi bagian dari dukungan TNI AL kepada keluarga yang menghadapi situasi sulit.
“Masa penantian ini merupakan fase yang sangat berat secara emosional bagi keluarga. Oleh karena itu, kehadiran tim psikologi kami di lapangan bertujuan untuk memberikan kekuatan mental dan menjaga stabilitas psikis mereka agar tidak merasa menghadapi situasi krisis ini sendirian,” ujar Galih.
Dalam pelaksanaannya, tim psikologi melakukan pendekatan secara personal kepada keluarga. Pendampingan diawali dengan membangun komunikasi, memberikan kesempatan kepada keluarga menyampaikan perasaan, kemudian dilanjutkan dengan latihan relaksasi pernapasan dan teknik grounding sederhana.
Teknik tersebut diberikan sebagai salah satu upaya membantu keluarga mengelola kecemasan dan tekanan emosional selama berada di posko penantian.
Layanan psikososial diberikan kepada sejumlah perwakilan keluarga korban yang berasal dari berbagai daerah. Mereka antara lain Teadorus Neken dan Maria Dethan dari NTT, Fauzi dari Madura, Casmadi dari Brebes, Sumarno dari Pelaihari, serta Ahmad Arif dari Mojokerto.
Dalam pendampingan tersebut, keluarga menyampaikan harapan agar operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap korban KM Virgo Transport 8 terus dilakukan secara maksimal.
Mereka berharap pemerintah daerah bersama tim gabungan tetap melakukan pencarian secara menyeluruh hingga seluruh korban yang tercatat dalam manifes kapal dapat ditemukan.
Menanggapi harapan tersebut, Galih mengatakan Lanal Banjarmasin akan terus berkoordinasi dengan unsur terkait dalam mendukung proses pencarian.
Selain mengerahkan unsur dan alat utama sistem senjata (alutsista) TNI AL dalam operasi di laut, Lanal Banjarmasin juga melanjutkan dukungan psikososial bagi keluarga korban serta pendampingan kepada korban selamat.
