Tampilkan postingan dengan label Lombok Timur. Tampilkan semua postingan


Lombok Timur - Jurnal Expose || Gelar Teknologi Tepat Guna (Gelar TTG) Tingkat Provinsi NTB, event tahunan dalam menampilkan dan mempromosikan beragam inovasi dari berbagai daerah kembali digelar. Kali ini Kabupaten Lombok Timur yang menjadi tuan rumah penyelenggara. Dimana kegiatannya digelar di Lapangan Tugu Selong Lombok Timur selama tiga hari (18–20/7/2019).

Pemukulan Gong oleh Wakil Gubernur NTB Dr. Ir. Hj.Sitti Rohmi Djalillah M.Pd menandai event yang turut dihadiri para Bupati dan Walikota, Kepala DPMD, Pimpinan BUMD dan BUMDes Se-NTB tersebut.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bima Tajudin, SH, M.Si didampingi Kepala Bidang Usaha Ekonomi Masyarakat Teknologi Tepat Guna (UEM TTG) H. Adnan Jamal, S.Sos dan Kepala Seksi terkait yang turut hadir dan berpartisipasi pada stand pameran TTG mengatakan, tema yang diangkat tahun ini adalah, “Kita Wujudkan Masyarakat Desa Yang Inovatif, Kreatif dan Unggul dalam Teknologi Menuju Desa Maju, Mandiri dan Berdaya Saing”


“Pada Pameran TTG Tahun ini Alhamdulillah Stand Kabupaten Bima menampilkan alat Alat Pemupuk Cepat (APC) hasil inovasi Kurniawan SP, warga Desa Kananga Kecamatan Bolo”.
Dijelaskan Tajudin, selain inovasi mesin APC tersebut, stand pameran Kabupaten Bima juga menampilkan ciri khas motif Tembe Nggoli sebagai salah satu produk unggulan, bawang merah dan produk olahan krispi bawang, biji dan bubuk kopi”. Jelasnya.

Wagub dalam sambutannya mengatakan, banyak sekali Teknologi Tepat Guna yang sudah dihasilkan oleh pemuda dari berbagai desa di NTB seperti alarm gempa alat pengolah sampah filter air dan lain-lainnya.

Namun demikian Wagub Rohmi menekankan agar kabupaten dan kota tidak hanya menggelar TTG tiap tahun tetapi harus ada hasil yang benar-benar dapat diaplikasikan di masyarakat.

“Inilah yang disebut di tingkat provinsi sebagai industrialisasi dalam visi NTB Gemilang yaitu bagaimana memanfaatkan seoptimal mungkin potensi yang ada di masyarakat" Ungkap Rohmi (JE02).

Mataram - Jurnal Expose || Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, secara resmi melantik Pengurus Dekranasda Provinsi NTB serta Ketua Dekranasda Kota Bima dan Kabupaten Lombok Timur, Kamis (13/12), di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB di Mataram.

Hadir Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, unsur FKPD Provinsi NTB, jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Asosiasi dan komunitas pengrajin dan kesenian, ahli ekonomi NTB, unsur perbankan, serta perwakilan organisasi wanita tingkat Provinsi NTB, Kota Bima dan Kabupaten Lombok Timur.

Berdasarkan Keputusan Ketua Umum Dekranas Nomor 55/Dekran/SK/XI/2018; Keputusan Ketua Dekranasda Provinsi NTB Nomor 25/Dekranasda-NTB/SK/X/2018; serta Keputusan Ketua Dekranasda Provinsi NTB Nomor 28/Dekranasda-NTB/SK/XI/2018, Ny. Hj. Ellya H. Muhammad Lutfi ditetapkan sebagai Ketua Dekranasda Kota Bima, sementara Ny. Hj. Hartatik ditetapkan sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Timur. Keduanya akan mengemban amanah ini selama periode 2018-2023.

Dewan Kerajinan Nasional maupun daerah adalah organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).

Gubernur mengajak seluruh pengurus Dekranasda baik pada Tingkat Provinsi maupun Kota/Kabupaten se-NTB untuk bahu-membahu bekerja keras memajukan produk kerajinan daerah dengan meningkatkan kemampuan Sumber Daya agar dapat menghasilkan kerajinan produk yang berdaya saing.

Sinergi melalui koordinasi antar Dekranasda Provinsi maupun Dekranasda Kabupaten dan Kota sangat perlu dilakukan agar hasil pembinaan kepada para pengrajin dapat maksimal.

Dengan demikian, para pengrajin dapat meningkatkan daya saingnya yang pada gilirannya Lembaga Dekranasda dapat menjadi Lembaga yang handal dalam keikutsertaanya mensejahterakan para pengrajin.(JE.AryA).

Diberdayakan oleh Blogger.