Tampilkan postingan dengan label NTB. Tampilkan semua postingan

Kabupaten Bima, Jurnalexpose.com || Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah bersama Bupati Bima, Indah Darmayanti Putri, Walikota Bima, H. M. Lutfi dan para relawan melakukan penanaman pohon cemara laut dan mangrove di Desa Kananta, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima yang letaknya berada di kawasan Teluk Bima, Minggu (08/12/2019).


Penanaman tersebut digelar dalam rangka Gerakan Save Teluk Bima dan Jambore Pengurangan Resiko Bencana (PRB) yang digagas Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima.

Hadir juga pada kegiatan itu para Asisten Gubernur NTB, yaitu Asiten Bidang Pemerintahan dan Kesra Dra Baiq Eva Nurcahyaningsih, M.Si, Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ir. Ridwansyah, M.Sc.MT.MM, Administrasi dan Umum, Ir. Hj. Hartinah, MM. Hadir juga sejumlah kepala OPD Provinsi NTB serta para relawan penggiat lingkungan


Dalam sambutanya, Wakil Gubernur mengatakan, bahwa penanaman pohon tersebut merupakan orientasi bagaimana menjadikan Kabupaten dan Kota Bima serta NTB secara umum berada pada level tangguh bencana.

"Kita ingin ke depan, semua desa kita tangguh bencana," ungkap Wagub.

Diajaknya pemerintah Kota dan kabupaten Bima agar mulai sekarang terus mendorong seluruh masyarakat, untuk peduli pada lingkungan serta tidak perlu berkecil hati atas apa yang telah terjadi pada lingkungan selama ini. Yang perlu dilakukan ke depan adalah terus memperbaiki lingkungan.

RSUD_Bima
Foto : Tampak Depan RSUD Bima
Mataram, Jurnalexpose.com || Sejumlah rumah sakit di Provinsi Nusa Tenggara Barat, diturunkan kelasnya dari rumah sakit tipe C menjadi tipe D, oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes), karena terganjal masalah Sumber Daya Manusia (SDM) yang kurang.

Untuk Rumah Sakit di NTB Kementerian Kesehatan RI menetapkan 10 rumah turun kelas dari tipe C menjadi D, yaitu Rumah Sakit Umu Daerah Kabupaten Lombok Barat, RSUD Peraya, Kabupaten Lombok Tengah, RS Islam Yatofa Lombok Tengah RS. Cahaya Medika, RSUD Kabupaten Bima, RSUD Kota Bima, RSUD Kabupaten Sumbawa Barat, RSUD Kabupaten Dompu, RS. Bayangkara Polda NTB dan RS. Manambai Abdul Kadir.

“Ada 10 rumah sakit yang diturunkan kelasnya oleh Kemenkes, tapi setelah kami identifikasi, dari jumlah tersebut, dua di antaranya sebenarnya tidak turun kelas, karena merupakan rumah sakit khusus” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) NTB, dr. Nurhandini Eka Dewi, Jumat (26/7/2019).

dr.-Nurhandini.-Dinkes-NTB
Foto : dr.-Nurhandini.-Dinkes-NTB
Dijelaskan, penurunan tipe terjadi karena rumah sakit, terutama RSUD yang ada di seluruh kabupaten/kota di NTB, tidak melakukan update informasi secara online setiap ada penambahan SDM dokter, terutama dokter spesialis maupun sarana dan prasarana pendukung.

Sebagai upaya mengembalikan tipe rumah sakit kabupaten/kota dari tipe D kembali menjadi C, semua rumah sakit di NTB diminta segera memperbarui kembali informasi SDM maupun sarana prasarana yang dimiliki melalui sistem online.

Eka menambahkan, dinas kesehatan juga telah mengumpulkan semua rumah sakit dan telah mengirimkan surat keberatan kepada Kemenkes, dengan melengkapi bukti ketenagaan yang terlebih dahulu harus diklarifikasi dinkes. Sehingga, ada dua surat, dari RSUD dan Dinkes kabupaten/kota.

“Upaya memperbaiki, memenuhi kebutuhan SDM terutama dokter spesialis yang kurang, karena itu harus berjejaring, saling bantu antar rumah sakit,” katanya.

Lebih lanjut Eka menambahkan, sebagai dampak dari turunnya kelas berakibat terhadap pendapatan. Kalau pun rumah sakit memiliki alat canggih, tidak akan diakui kalau masih tipe D, karena ada batas kewenangan.

Sumber : cendananews.com

Mataram - Jurnal Expose || Salah satu penopang NTB Gemilang adalah NTB Asri dan Lestari. Untuk mendukung program itu, Pemerintah Provisi NTB telah menetapkan Zero Waste (Pengelolaan Sampah) sebagai program unggulan, yang ditargetkan 2023 sudah terwujud.

program_zero_waste
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, bersama pimpinan Daerah se-NTB
Untuk mendiskusikan itu, Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah, bersama sejumlah bupati/walikota dan stakeholders terkait diundang Redaksi Suara NTB, untuk mendetailan program tersebut. Serta mendiskusikan kerja bersama menyukseskan program yang dicanangkan bersama Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalillah itu. Sabtu (23/03/2019),

Di Ruang Rapat Redaksi Suara NTB itu, Gubernur menyampaikan bahwa konsep zero waste atau yang biasa di sebut dengan Pengelolaan Sampah sudah bagus dan detail. Tinggal melaksanakannya dengan dukungan berbagai pihak.

Berdasarkan Data Dinas Lingkungan Hidup dan kehutanan Provinsi NTB menunjukkan, NTB dengan luas wilayah 19.709 kilometer persegi dengan penduduk hampir lima juta jiwa memproduksi 3.388,76 ton sampah setiap hari.

Program_zero_waste_NTB
Volume sampah yang mampu dibuang ke tempat pembuangan akhir (TPA) hanya 641,92 ton, dan 51,22 ton yang mampu diolah. Sementara 2.695,63 ton sampah tidak mampu dikelola. Dengan kata lain sebagian besar tidak mampu ditangani dan mencemari lingkungan.

Bila dihitung dalam sebulan produksi sampah bisa mencapai 101.662,8 ton, hanya 19.257,6 ton yang dibuang ke TPA, sekitar 1.536,6 ton diolah dan 80.868,9 ton sampah tidak tertangani. Jumlah yang sangat fantastis. Tumpukan sampah yang tidak tertangani itulah yang menjadi masalah besar bagi NTB. (JE02)

Kota Bima - Jurnal Expose || Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I KNPI Provinsi NTB, Lalu Athari Fath Salim, SE melantik Pengurus DPD II KNPI Kota Bima dibawah kepemimpinan Muhsin Yusuf, SH sebagai ketua dan Muhammad Ali Hanafi R.Fpi sebagai Sekretaris masa bakti 2019-2022, di Gedung Kesenian dan Budaya, Senin (21/01).

Turut hadir dalam acara pelantikan tersebut, anggota DPRD Kota Bima H.Ridwan Mustakim, Mantan Calon Walikota Bima Subhan H.M.Nur SH, Diah Citra Pravitasari Ketua FPKT Kota Bima, sejumlah OKP, dan Mahasiswa

Ketua DPD II KNPI Kota Bima terpilih Muhsin Yusuf SH, mengatakan KNPI Kota Bima siap berpartisipasi dalam membangun Kota Bima.

Dia berharap dukungan dari semua pihak agar program KNPI dapat berjalan lancar dan bisa berbuat yang terbaik demi kemajuan pemuda maupun Kota Bima.

"Kami juga menyampaikan bahwa, keberadaan KNPI di Kota Bima akan turut membangun Kota Bima kedepan,"katanya

Lanjutnya dikatakannya, pada pelantikan ini, kami mengusung tema KNPI "Mewujudkan Rekontruksi Nilai Nilai Pemuda dan Moralitas Menuju Pemerintah Perubahan Adil dan Makmur" sesuai dengan program Pemerintah Kota Bima sekarang ini.

Dengan Tema yang diusung ini, kami jajaran KNPI siap bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bima,"tegasnya

Sementara Sekretaris DPD I KNPI Provinsi NTB, Lalu Athari Fath Salim SE mengucapkan selamat kepada Ketua DPD II KNPI Kota Bima terpilih yaitu Muhsin Yusuf, SH beserta pengurus agar dapat mengemban amanah sebagai pelopor pemuda.

Selamat kepada ketua terpilih beserta jajarannya, mudah-mudahan KNPI betul-betul bisa mewadahi para generasi muda," ucapnya.

Lalu Athari juga berpesan bahwa DPD II KNPI Kota Bima menjadi wadah bagi organisasi kepemudaan (OKP) serta dapat bekerjasama membangun Kota Bima dan dapat menjadi tempat bernaung oleh OKP yang mempunyai semangat tinggi untuk membangun bangsa dan negara kita.

Oleh karenanya kami mengajak untuk bersinergi, untuk membangun Kota Bima sesuai dengan AD RT," Ucapnya. (JE.001).

Mataram - Jurnal Expose, Dalam rangka pembahasan penyerahan aset Provinsi NTB kepada Pemerintah Kota Bima, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, melakukan pertemuan dengan Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah di Mataram, Kamis (10/01).

Dari hasil diskusi dicapai kesepakatan bahwa Pemerintah Provinsi NTB akan menyerahkan sejumlah aset kepada Pemerintah Kota Bima.

Tujuannya, untuk peningkatan pelayanan masyarakat serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan tertib. Salah satu aset yang diserahkan yaitu lahan yang menjadi lokasi Kantor Walikota Bima yang telah ditempati sejak tahun 2010.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur didampingi Kepala BPKAD Provinsi NTB. Gubernur mengapresiasi gerak cepat Walikota Bima untuk menuntaskan penyerahan aset, khususnya lahan lokasi kantor Walikota Bima, yang telah diupayakan selama 16 tahun.

Gubernur berpesan agar peningkatan kualitas pengelolaan aset Pemerintah Daerah harus dibarengi dengan meningkatnya kualitas pelayanan publik.(JE.001).

Mataram - Jurnal Expose || Malam Perayaan dan Tasyakuran (Pesta Rakyat) Hari Ulang Tahun Ke-60 Nusa Tenggara Barat yang berlangsung Senin Malam (17/12) di halaman kantor Gubernur NTB menjadi kesempatan bagi Gubernur yang dilantik oleh Presiden ini untuk menyampaikan beberapa harapan berkaitan dengan HUT tahun ini.

Di hadapan para Bupati dan Walikota Se-NTB, perwakilan negara sahabat, Pimpinan dan anggota DPRD, FKPD,  Pimpinan OPD dan instansi vertikal serta BUMN, Gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M. Sc mengatakan kehadirannya mampu menyelenggarakan pemerintahan yang baik dalam mengentaskan kemiskinan.

"Kehadiran kami mudah-mudahan,  Insyaallah NTB harus bangkit  dan menjelma menjadi satu provinsi yang sangat menyenangkan dan bersahabat bagi bisnis community".  Ungkap Gubernur.

Gubernur secara khusus meminta para aparatur pemerintah khususnya kepala OPD untuk memberikan pelayanan terbaik.

"Semua pimpinan OPD harus memberikan pelayanan yang hakiki dan berupaya menjadikan NTB daerah yang sangat menyenangkan bagi para investor".Harap Dr. Zul.

NTB merupakan tempat yang sangat indah dan menarik dengan penduduk yang ramah Oleh karena itu mudah-mudahan bagi yang ingin menikmati eksotisme NTB mampu menemukan NTB sebagai tempat yang aman dan nyaman untuk dikunjungi, Ini yg paling penting. kata Gubernur.

Masalah peningkatan kualitas SDM  juga menjadi perhatian Gubernur.  "Pemerintah Provinsi NTB ingin mengiirim lebih banyak anak-anak NTB untuk melanjutkan studi ke luar negeri, bukan karena kualitas kurang, tetapi agar mempunyai pengalaman internasional menjadi pemimpin".  Kata Gubernur. (JE.002)

Mataram - Jurnal Expose || Pukulan lonceng sekolah oleh Gubernur Provinsi NTB Dr.H. Zulkieflimansyah SE, M.Sc Selasa (18/12) menandai secara resmi pembukaan Temu Inovasi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang berlangsung selama 2 hari dari tanggal 18 sampai dengan 19 Desember 2018 Di Hotel Lombok Raya Mataram.

Gubernur dalam sambutan di hadapan Farah Tayba, Sekretaris II Kedutaan besar Australia di Jakarta,  Penasehat Senior INOVASI Prof Dr.Fasri Djalal, para Kepala Dinas Dikpora, guru dan inovator pendidikan Se-NTB yang turut hadir pada acara tersebut mengatakan bahwa para guru adalah pihak yang tahu kondisi lingkungan belajar siswa dan solusi yang perlu dijabarkan untuk mengatasi masalah yang dihadapi di ruang kelas.

Pada Temu Inovasi Provinsi NTB yang mengambil tema ,"Akselerasi Mutu  Pendidikan Menuju NTB yang Gemilang Solusi Lokal Untuk  Inovasi Pembelajaran", tersebut,  Gubernur menjelaskan, Dalam konteks lokal pihak yang paling bisa mengerti solusi lokal adalah para guru yang berada di Kabupaten dan kota".  Ujarnya.

Kepada 300 peserta yang merupakan stakeholder bidang pendidikan tersebut Gubernur berharap,  "mudah-mudahan dengan inovasi yang ada, SDM di NTB tidak akan kalah dengan SDM di tempat lain bahkan SDM tingkat dunia sekalipun".Harap Gubernur.

Sementara itu, pemerintah Australia melalui Sekretaris II Kedubes Australia di Jakarta Farah Tayba dalam sambutannya Temu INOVASI diselenggarakan oleh Program INOVASI bekerja sama dengan pemerintah provinsi NTB dan pemerintah kabupaten mitra INOVASI.

"Ini merupakan program kemitraan penting antara pemerintah Australia dan Indonesia. Bekerja dengan sekolah, guru dan pejabat pemerintah daerah di berbagai ruang kelas dan sekolah di seluruh negeri". Jelas Farah.

"Tujuan  program ini adalah memperkuat mutu pengajaran dan pembelajaran, khususnya dalam hal pembelajaran literasi dan numerasi". Ungkapnya.

Usai kegiatan pameran hasil inovasi para guru, acara kemudian dilanjutkan pengumuman para juara lomba inovasi pembelajaran dan sesi diskusi yang menampilkan narasumber dari Kabupaten dan Kota wilayah kerja INOVASI  Se-NTB. (JE.002)

Bima - Jurnal Expose || Malam puncak peringatan HUT ke-60 Provinsi NTB yang berlangsung  Senin malam (18/12) di halaman kantor Gubernur NTB selain dilakukan penyerahan penghargaan WTP kepada para Bupati dan Walikota, masing-masing kepala daerah juga menerima alokasi dana transfer ke daerah dan Dana Desa Tahun Anggaran 2019.

Dalam daftar yang diterbitkan oleh Kementerian Keuangan RI tersebut, dana Rp.1,55 triliun tersebut terbagi dalam transfer umum senilai Rp 935,5 lebih milyar, Dana Transfer Khusus Rp. 419,2 milyar, Dana Insentif Daerah Rp. 12,2 milyar dan Dana Desa Rp. 185,61 Milyar.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE mengatakan,  "komponen dana transfer umum tersebut mencakup dana bagi hasil pajak dan dana bagi hasil sumber daya alam. Sedangkan komponen dana alokasi umum (DAU) mencakup DAU murni formula.

Ditambahkan Bupati, pada komponen dana transfer khusus mencakup dana alokasi khusus (DAK) Reguler, DAK penugasan dan DAK afirmasi dan DAK Non Fisik yang dialokasikan pada sektor pendidikan, kesehatan, sanitasi Perumahan dan pemukiman, industri kecil, pertanian, kelautan perikanan, pariwisata dan sektor jalan, pasar, irigasi dan transportasi maupun Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) pendidikan, tunjangan profesi guru dan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Bupati berharap dana transfer tersebut dapat mendorong percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas bidang pendidikan dan kesehatan serta sektor strategis lainnya di Kabupaten Bima.(JE.002).

Bima - Jurnal Expose || Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Hj. Indah Dhamayanti Putri,  SE dan Drs. H. Dahlan M Noer berhasil membawa jajaran Pemerintah Kabupaten Bima mencapai Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas keberhasilan menyusui dan Menyajikan laporan keuangan tahun 2017.

Piagam tersebut diserahkan oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. Zulkieflimansyah Senin (17/12) pada puncak Peringatan, Hari Ulang Tahun (HUT) ke-60 Provinsi NTB yang dipusatkan di halaman kantor Gubernur NTB.

Selain Bupati Bima tampak pula para Bupati dan Walikota Se- Provinsi NTB yang menerima penghargaan atas keberhasilan menyusun dan menyajikan Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2017 yang ditandatangani oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati tersebut.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE sesaat setelah penerimaan piagam tersebut menyatakan, penghargaan yang diberikan oleh pemerintah ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk lebih meningkatkan kinerja pengelolaan keuangan daerah".

Kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintah, efektivitas penilaian internal, kecukupan pengungkapan informasi, dan kepatuhan pada peraturan perundang-undangan,  menjadi kunci penilaian tersebut kata Bupati". (JE.002).

Kota Bima - Jurnal Expose ||  Peringatan Hari Ulang Tahun Provinsi NTB yang ke-60 tahun 2018 sedikit berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya.

Sesuai arahan Pemerintah Provinsi NTB, tahun ini Pemerintah Provinsi maupun Kota/Kabupaten se-NTB diarahkan untuk mengganti pelaksanaan upacara bendera dengan kegiatan bakti sosial yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan atau aktivitas masyarakat.

Menindaklanjuti arahan ini, Pemerintah Kota Bima mengajak seluruh ASN untuk melaksanakan gotong royong membersihkan pasar Ama Hami pada Minggu sore, 16 Desember 2018. Kegiatan dikoordinir oleh Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH, didampingi Asisten I dan III Setda.

Peserta kegiatan berasal dari kalangan ASN lingkup Pemerintah Kota Bima dan masyarakat umum. Sebanyak 3 unit truk sampah dikerahkan untuk pengangkutan sampah yang telah dikumpulkan oleh peserta gotong royong.

Harapan Sekda, kegiatan ini dapat menggugah kesadaran pengguna pasar baik pedagang maupun pembeli untuk menjaga kebersihan.

Selain untuk memperingati HUT NTB ke-60 tahun 2018 yang mengangkat tema "Bangkit Bersama Menuju NTB Gemilang", gotong royong ini juga bertujuan untuk persiapan Pasar Ama Hami menuju Pasar dengan standar Sertifikat Nasional Indonesia (SNI).(JE.001).

Bima - Jurnal Expose, Pariwisata merupakan salah satu sektor yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menurunkan angka Kemiskinan.

Pemerintah kabupaten Bima dan Kota, akan bekerjasama untuk terus membenahi pariwisata. Apalagi Bima memiliki banyak potensi.

Demikian salah satu poin penting harapan Wakil Bupati Bima Drs.H. Dahlan M. Noer pada Rapat Koordinasi dengan Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah Rapat Koordinasi dengan jajaran Pemerintah Kabupaten Bima, di Ruang Rapat Kantor Bupati Bima, Senin (10/12/2018).

"Kami tidak mungkin melakukannya sendiri. Itu perlu dukungan semua pihak. Maka, untuk itu, Wabup meminta dukungan pemerintah Provinsi dan Pusat, termasuk investor untuk peningkatan kualitas pariwisata di Bima". Ungkap Wabup.

"Untuk membangkitkan pariwisata Kabupaten Bima, maka perlu dukungan pemerintah Provinsi. Termasuk rencana kegiatan lari maraton, dari Pantai Lariti hingga Pulau Ular.

Di Bima ada pulau kelapa, ujung timur ada pantai yang memiliki pasir berwarna pink, tidak kalah indahnya dengan pantai-pantai di Lombok. Ini potensi yang perlu digali.

Hanya saja, di sejumlah wilayah yang memiliki potensi wisata, terdapat beberapa infrastruktur milik provinsi yang perlu dibenahi, seperti jalan dan jembatan.

"Mohon kerjasama yang baik untuk meningkatkan potensi-potensi pariwisata di Kabupaten dan Kota Bima," harapnya. (JE.002).

Mataram - Jurnal Expose || Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc, secara resmi melantik Pengurus Dekranasda Provinsi NTB serta Ketua Dekranasda Kota Bima dan Kabupaten Lombok Timur, Kamis (13/12), di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi NTB di Mataram.

Hadir Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB, unsur FKPD Provinsi NTB, jajaran Pemerintah Provinsi NTB, Asosiasi dan komunitas pengrajin dan kesenian, ahli ekonomi NTB, unsur perbankan, serta perwakilan organisasi wanita tingkat Provinsi NTB, Kota Bima dan Kabupaten Lombok Timur.

Berdasarkan Keputusan Ketua Umum Dekranas Nomor 55/Dekran/SK/XI/2018; Keputusan Ketua Dekranasda Provinsi NTB Nomor 25/Dekranasda-NTB/SK/X/2018; serta Keputusan Ketua Dekranasda Provinsi NTB Nomor 28/Dekranasda-NTB/SK/XI/2018, Ny. Hj. Ellya H. Muhammad Lutfi ditetapkan sebagai Ketua Dekranasda Kota Bima, sementara Ny. Hj. Hartatik ditetapkan sebagai Ketua Dekranasda Kabupaten Lombok Timur. Keduanya akan mengemban amanah ini selama periode 2018-2023.

Dewan Kerajinan Nasional maupun daerah adalah organisasi nirlaba yang menghimpun pencinta dan peminat seni untuk memayungi dan mengembangkan produk kerajinan dan mengembangkan usaha tersebut, serta berupaya meningkatkan kehidupan pelaku bisnisnya, yang sebagian merupakan kelompok usaha kecil dan menengah (UKM).

Gubernur mengajak seluruh pengurus Dekranasda baik pada Tingkat Provinsi maupun Kota/Kabupaten se-NTB untuk bahu-membahu bekerja keras memajukan produk kerajinan daerah dengan meningkatkan kemampuan Sumber Daya agar dapat menghasilkan kerajinan produk yang berdaya saing.

Sinergi melalui koordinasi antar Dekranasda Provinsi maupun Dekranasda Kabupaten dan Kota sangat perlu dilakukan agar hasil pembinaan kepada para pengrajin dapat maksimal.

Dengan demikian, para pengrajin dapat meningkatkan daya saingnya yang pada gilirannya Lembaga Dekranasda dapat menjadi Lembaga yang handal dalam keikutsertaanya mensejahterakan para pengrajin.(JE.AryA).

Mataram - Jurnal Expose || Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE, dan Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih, SH, menerima Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Belanja Modal Tahun Anggaran 2018 dari Kepala BPK Perwakilan NTB Hery Purwanto, SE, MM, Ak.CA, pada Rabu, 12 Desember 2018, di kantor BPK RI Perwakilan Provinsi NTB.

Hadir Wakil Gubernur NTB Sitti Rohmi Djalilah. Sementara Walikota Bima didampingi Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH, Inspektur Daerah Kota Bima Dr. Ir. H. Syamsuddin, MM, dan Kepala BPKAD Kota Bima Drs. Zainuddin.

Kepala BPK Perwakilan NTB menjelaskan, pasal 11 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara menetapkan klasifikasi jenis belanja negara terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang, Belanja Modal, Bunga, Subsidi, Hibah, Bantuan Sosial, Belanja Lain-lain dan Belanja Daerah.

Menurut Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), pengertian belanja modal adalah  pengeluaran yang dilakukan dalam rangka pembentukan modal yang sifatnya menambah aset tetap/inventaris yang memberikan manfaat lebih dari satu periode akuntansi, termasuk didalamnya adalah pengeluaran untuk biaya pemeliharaan yang sifatnya mempertahankan atau menambah masa manfaat, serta meningkatkan kapasitas dan kualitas aset.

Dalam pemeriksaan, yang dilakukan adalah pengecekan, terutama eksistensi barang yang ada di dokumen, benar-benar ada atau tidak, kemudian proses hingga barang tersebut ada dan yang terakhir terkait anggarannya, apakah dalam menganggarkan sudah sesuai dengan prinsip transparansi, ekonomis, efisiensi dan efektivitas.

Kepala BPK Perwakilan NTB berpesan agar seluruh OPD terkait tetap berkomitmen untuk melaksanakan berbagai rekomendasi BPK demi penguatan tata kelola pemerintahan yang bersih. (JE.AryA).

Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X NTB dibuka secara resmi oleh Wakil Gubernur  Nusa Tenggara Bara Hj. Sitti Rohmi Djalilah, di Pantai kawasan ekonomi khusus "kek mandalika" Kuta  Lombok, Minggu (912)

Dalam acara tersebut dihadiri oleh seruluruh bupati, wakil bupati, wali kota dan wakil walikota seluruh ntb juga dihadiri oleh anggota DPD RI, Baiq Diah Ratu Ganefi, serta sejumlah undangan lainnya,  Sementara Gubernur Nusa Tenggara Barat, Zoelkiflimansyah, hadir usai acara pembukaan dilakukan dikarenakan sebelum nya beliau mendatangi korban bencana banjir di empang kabupaten sumbawa.

Sementara kontingen Kabupaten Bima juga turut hadir dalam acara pembukaan tersebut dengan menggunakan pakaian adat bima menambah kemeriahan acara seremonial opening PORPROV Ntb X.

Dalam samvutannya Wakil Gubernur NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalilah. mengatakan, Olahraga merupakan fasilitator terbaik yang dapat mempersatukan bangsa Selian itu, pembangun bangsa juga dapat dilakukan melalui prestasi olahraga
Olahraga tidak hanya sekedar olah fisik dan prestasi Namun menjadi instrument pemersatu bangsa

Ia menambahkan, sudah banyak atlet NTB yang berhasil menjadi juara di tingkat Internasional Dan mereka merupakan pahlawan masa kini NTB yang mampu mengharumkan nama NTB dan indonesia  di kanca internasional, Diharapkan melalui Porprov ini akan lahir lebih banyak lagi benih-benih baru sebagai cikal bakal juara yang akan berjuang mengharumkan nama NTB dan Indonesia harapnya, Saya yakin dengan semangat dan kekompakan kita semua, acara ini akan berjalan sukses seperti yang direncanakan tuturnya.

Sementara Sprinter terbaik internasional Lalu M zohri bertindak sebagai pembawa obor yang dikawal oleh pasukan bersepada Dan membakar hingga menyala dengan baik Dengan sumber api yang di ambil langsung dari Gunung merapi Sangian Api kecamatan wera kabupaten bima.

Sumber : FB : mukmin ompu me'e

Diberdayakan oleh Blogger.