Forkopimcam Dramaga dan Pemdes Sinarsari Gelar Kerja Bakti Normalisasi Kali Ciwarakalong untuk Cegah Banjir
Camat Dramaga, Atep S. Sumaryo, SH., MH., menjelaskan bahwa banjir di wilayah tersebut disebabkan oleh pendangkalan kali, penumpukan sampah, serta adanya pipa PDAM yang melintang di aliran sungai. “Posisi pipa PDAM yang terlalu rendah sering menjadi penghalang saat air meluap. Sampah yang terbawa arus tersangkut di pipa hingga menyebabkan penyumbatan,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, Atep menegaskan akan mengirim surat resmi kepada pihak PDAM untuk mengusulkan agar posisi pipa ditinggikan. “Dengan begitu, aliran air tetap lancar dan tidak lagi menimbulkan penyumbatan yang berpotensi menimbulkan banjir,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Desa Sinarsari, Ukon, menuturkan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari program rutin Jumat Bersih (Jumsih) yang digalakkan pemerintah desa. “Di RT 05 RW 01 ini memang rawan banjir, sehingga normalisasi kali menjadi salah satu solusi nyata yang kami lakukan bersama warga,” jelasnya.
Baik camat maupun kepala desa sama-sama berharap kegiatan ini dapat meminimalisir bahkan mencegah banjir kembali terjadi. Mereka juga mengimbau warga agar tidak membuang sampah sembarangan yang dapat menghambat aliran sungai. “Kerja bakti harus dilakukan bersama-sama sebelum bencana datang. Jika lingkungan bersih, meski hujan deras turun, insyaallah banjir bisa dihindari,” tegas Atep.
Kerja bakti normalisasi ini rencananya akan terus dilakukan secara berkala dengan melibatkan pemerintah desa, aparat wilayah, tokoh masyarakat, dan warga setempat. Harapannya, melalui gotong royong dan kesadaran bersama, aliran Kali Ciwarakalong dapat terjaga, serta risiko banjir di kawasan tersebut dapat ditekan semaksimal mungkin.
( Ade )
