Nasabah Resah! Dugaan Penagihan Fiktif di PNM Mekaar Dramaga Rugikan Warga Sukadamai
JM, warga Desa Sukadamai, mengungkapkan kepada JurnalExpose.com bahwa ia sempat mengajukan pinjaman. Namun, dana tak pernah ia terima. Anehnya, petugas lapangan berinisial SR tetap menagih cicilan seolah-olah pinjaman sudah cair.
“Saya tidak pernah menerima uang dari Mekaar. Dulu memang mengajukan, tapi tidak ada pencairan. Tapi saya malah ditagih. Saya merasa sangat dirugikan,” ujar JM.
Tak hanya JM, nasabah lain seperti ET, IS, OM, dan DP juga mengeluhkan hal serupa. Mereka mengaku sudah melunasi kewajiban sejak lama, tetapi tetap tercatat memiliki tunggakan. Nama mereka kembali masuk dalam daftar penagihan, memunculkan dugaan penyimpangan data oleh oknum petugas.
“Saya sudah lunas sejak tahun lalu, tapi tiba-tiba dipanggil dan dikatakan masih punya tunggakan. Ini sangat meresahkan,” ujar DP.
Penelusuran tim JurnalExpose.com mengindikasikan adanya dugaan penyalahgunaan wewenang oleh petugas lapangan berinisial SR yang bertugas di wilayah Desa Sukadamai. Sejumlah bukti dan testimoni mengarah pada kemungkinan pemalsuan data dan manipulasi pencatatan pinjaman.
Dugaan kuat, praktik ini terjadi akibat lemahnya pengawasan internal dan tidak transparannya sistem administrasi pinjaman. Beberapa pihak menduga ada permainan oknum petugas yang memanfaatkan celah pencatatan manual untuk keuntungan pribadi.
Tim redaksi mencoba mengonfirmasi kepada Kepala Unit PNM Mekaar Dramaga, namun ia belum dapat memberikan keterangan karena sedang cuti melahirkan. Pihak unit kemudian mengarahkan wartawan untuk menghubungi petugas pengganti SR, namun hingga berita ini ditulis, belum ada tanggapan resmi.
