Tragis di Ngada NTT: Siswa SD 10 Tahun Ditemukan Tewas, Sempat Minta Buku Tulis Sebelum Peristiwa
Korban diketahui sempat meminta ibundanya untuk membelikan buku tulis dan pena sehari sebelum kejadian. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan kepolisian, permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi lantaran keterbatasan ekonomi keluarga.
Saksi bernama Gregorius Kodo mengungkapkan, keluarga korban selama ini menghadapi berbagai kesulitan hidup. Kondisi itu membuat korban tinggal bersama neneknya yang berusia sekitar 80 tahun di sebuah pondok sederhana.
Ibunda korban berinisial MGT (47) kepada penyidik menjelaskan, pada malam sebelum kejadian anaknya sempat menginap di rumahnya. Keesokan harinya, sekitar pukul 06.00 WITA, MGT meminta tukang ojek mengantarkan korban kembali ke pondok neneknya.
Sebelum berpisah, MGT mengaku sempat menasihati anaknya agar tetap rajin bersekolah meski kondisi keluarga serba terbatas.
Tak lama setelah itu, warga menemukan korban dalam keadaan tidak bernyawa, tergantung di dahan pohon cengkeh yang berlokasi dekat pondok neneknya. Peristiwa tersebut langsung dilaporkan ke pihak kepolisian.
Dalam olah tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sepucuk surat tulisan tangan yang diduga ditulis korban dan ditujukan kepada ibundanya. Surat tersebut ditulis dalam bahasa Ngada.
Dilansir dari laman CNNIndonesia.com, Kasi Humas Polres Ngada, Ipda Benediktus Pissort, mengatakan penyidik meyakini surat itu ditulis korban sebelum peristiwa tragis terjadi. Keyakinan tersebut didasarkan pada hasil pencocokan tulisan tangan korban.
“Kesimpulan ini kami ambil setelah mencocokkan tulisan pada surat dengan tulisan di beberapa buku tulis milik korban. Hasilnya menunjukkan kesamaan yang jelas,”
Dalam isi surat tersebut, korban meminta ibundanya untuk merelakan kepergiannya. Ia juga menuliskan pesan agar sang ibu tidak menangis, tidak mencari, dan tidak merindukannya. Pada bagian akhir surat, terdapat gambar yang menyerupai emoji wajah menangis.
Hingga kini, kepolisian masih mendalami latar belakang peristiwa ini dengan mengumpulkan keterangan saksi serta keluarga korban.
