LSM Barak Indonesia Apresiasi Respons Cepat Bupati Bogor dan DPU Tangani Tanjakan Cikaluwung Pamijahan
Kab. Sukabumi – Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Barisan Rakyat Indonesia (Barak Indonesia) Kabupaten Bogor memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, khususnya Bupati Bogor dan Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Bogor, atas langkah cepat dalam menangani kawasan Tanjakan Cikaluwung, Kecamatan Pamijahan, yang selama ini dinilai rawan longsor.
Penanganan yang saat ini mulai direalisasikan mendapat sambutan positif dari masyarakat karena dianggap sebagai upaya nyata pemerintah dalam meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan warga sekitar.
Ketua LSM Barak Indonesia Kabupaten Bogor, Zulfa, menyampaikan rasa syukur atas respons cepat pemerintah daerah dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang sebelumnya mengkhawatirkan kondisi jalan di kawasan tersebut.
Menurutnya, langkah yang diambil menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendengarkan dan merespons kebutuhan masyarakat di lapangan.
"Alhamdulillah, kami mengapresiasi Bupati Bogor dan DPU Kabupaten Bogor yang telah merespons cepat aspirasi masyarakat terkait kondisi Tanjakan Cikaluwung. Setelah menjadi perhatian publik dan ramai diberitakan media, pemerintah langsung mengambil langkah konkret untuk melakukan penanganan guna mengantisipasi potensi longsor," ujar Zulfa, Senin (15/6/2026).
Zulfa menilai realisasi pekerjaan di lokasi tersebut menjadi bukti bahwa suara masyarakat masih mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Ia berharap pola komunikasi yang baik antara masyarakat dan pemerintah dapat terus terjaga dalam menyelesaikan berbagai persoalan infrastruktur di Kabupaten Bogor.
"Kami melihat ini sebagai bentuk kepedulian pemerintah terhadap keselamatan masyarakat. Aspirasi warga diterima dengan baik dan langsung ditindaklanjuti melalui instansi terkait. Ini tentu patut diapresiasi," katanya.
LSM Barak Indonesia juga berharap pekerjaan yang sedang berlangsung dapat diselesaikan sesuai standar teknis dan menghasilkan manfaat jangka panjang bagi masyarakat, terutama dalam mengurangi risiko bencana longsor di kawasan Tanjakan Cikaluwung.
Selain itu, pihaknya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus berpartisipasi mengawal pembangunan daerah melalui penyampaian aspirasi yang konstruktif dan bertanggung jawab.
Menurut Zulfa, sinergi antara masyarakat, media, dan pemerintah merupakan kunci penting dalam mempercepat penyelesaian berbagai persoalan yang berkaitan dengan kepentingan publik.
"Dengan kolaborasi yang baik antara masyarakat, media, dan pemerintah, kami optimistis berbagai persoalan di lapangan dapat ditangani lebih cepat dan tepat. Semoga pembangunan infrastruktur yang menyentuh kebutuhan masyarakat terus menjadi prioritas pemerintah daerah," pungkasnya.
Penanganan Tanjakan Cikaluwung diharapkan mampu meningkatkan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan sekaligus menjadi langkah preventif dalam mengurangi potensi longsor yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat maupun mobilitas ekonomi di wilayah Pamijahan dan sekitarnya.
(Ade)
