King Naga Desak Dinkes Evaluasi RS Kartini Lebak, Soroti Dugaan Penahanan Ibu dan Bayi karena Persoalan Administrasi
Lebak, Banten – Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, mendesak Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lebak untuk segera melakukan evaluasi terhadap pelayanan RS Kartini Lebak menyusul dugaan seorang ibu beserta bayi yang baru dilahirkan belum diperbolehkan pulang karena persoalan administrasi pelayanan BPJS.
Pernyataan tersebut disampaikan King Naga sebagai respons atas laporan yang diterimanya terkait dugaan belum dipulangkannya pasien sebelum kewajiban administrasi diselesaikan. Menurutnya, apabila informasi tersebut terbukti, maka hal itu perlu mendapat perhatian serius karena menyangkut hak pasien dan aspek kemanusiaan.
"Rumah sakit adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang seharusnya mengutamakan keselamatan dan hak pasien. Jika benar ada ibu dan bayi yang belum diperbolehkan pulang karena persoalan administrasi atau BPJS, maka hal ini harus menjadi perhatian serius," ujar King Naga, Senin (13/7/2026).
Ia meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak segera melakukan pemeriksaan dan evaluasi terhadap dugaan tersebut. Menurutnya, apabila ditemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan yang berlaku, maka perlu dilakukan langkah-langkah sesuai kewenangan instansi terkait.
"Kami meminta Dinas Kesehatan tidak tinggal diam. Lakukan evaluasi secara menyeluruh dan apabila terbukti terdapat pelanggaran, tentu harus ditindak sesuai aturan yang berlaku," katanya.
Selain mendorong evaluasi, King Naga juga mengajak masyarakat untuk mengawal proses penanganan persoalan tersebut melalui jalur yang sesuai dengan ketentuan hukum. Ia menyatakan LSM GMBI Distrik Lebak akan terus memberikan pendampingan kepada masyarakat yang merasa haknya belum terpenuhi.
Dalam pernyataannya, King Naga juga menyampaikan adanya wacana untuk mengajak masyarakat tidak menggunakan layanan rumah sakit tersebut apabila tidak ada perbaikan pelayanan. Pernyataan tersebut merupakan sikap yang disampaikan narasumber dan belum menjadi keputusan dari instansi berwenang.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Kartini Lebak maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya menghubungi pihak-pihak terkait guna memperoleh konfirmasi dan akan memperbarui pemberitaan apabila telah menerima penjelasan resmi.
(Hkz)
Sumber: Ketua LSM GMBI Distrik Lebak (King Naga).
