Reses DPRD Kabupaten Bogor di Tenjolaya, Penanganan Longsor SDN Sinarwangi Masuk Prioritas
Kab. Bogor – Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV menggelar Reses Masa Sidang III Tahun Sidang 2025–2026 di Aula Kantor Kecamatan Tenjolaya, Selasa (14/7/2026). Kegiatan tersebut dimanfaatkan sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat sekaligus memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor.
Reses dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten Bogor, yakni H. Wasto, S.Hut., M.Pd. (Fraksi PKS), Ridwan Muhibi (Fraksi Golkar), Ruhiyat Sujana (Fraksi Demokrat), dan Azwar Anas (Fraksi NasDem). Hadir pula Camat Tenjolaya Dr. Apid Junaedi, S.STP., M.Si., unsur Forkopimcam, para kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan pemuda.
Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah usulan terkait pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga sektor pendidikan. Salah satu persoalan yang menjadi perhatian utama adalah kondisi SD Negeri Sinarwangi yang terdampak longsor dan dinilai berpotensi mengancam keselamatan siswa maupun tenaga pendidik.
Menanggapi aspirasi tersebut, H. Wasto mengungkapkan bahwa dirinya bersama Azwar Anas, Ridwan Muhibi, dan Ruhiyat Sujana telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi guna melihat kondisi sekolah serta menginventarisasi kebutuhan penanganan.
"Kami bersama rekan-rekan anggota DPRD telah turun langsung ke lokasi SD Negeri Sinarwangi yang terdampak longsor. Kami juga sudah berkoordinasi dengan dinas terkait agar penanganan darurat terhadap longsoran dan perbaikannya dapat direalisasikan pada tahun ini," ujar H. Wasto.
Selain penanganan darurat, DPRD juga berkomitmen mengawal usulan revitalisasi menyeluruh terhadap SD Negeri Sinarwangi agar dapat masuk dalam program pembangunan pada Tahun Anggaran 2027.
"Kami akan memperjuangkan agar revitalisasi sekolah ini dapat direalisasikan pada tahun 2027. Keselamatan para siswa harus menjadi perhatian utama, mengingat akses menuju sekolah cukup curam dan berisiko," tambahnya.
Menurut H. Wasto, tim teknis dari dinas terkait dijadwalkan melakukan verifikasi lapangan pada pekan depan. Hasil verifikasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan langkah rehabilitasi bangunan sekolah, termasuk perbaikan tembok penahan tanah (TPT) yang mengalami kerusakan akibat longsor.
Melalui kegiatan reses tersebut, anggota DPRD Kabupaten Bogor Dapil IV menegaskan komitmennya untuk terus mengawal berbagai aspirasi masyarakat agar dapat ditindaklanjuti sesuai skala prioritas dan diwujudkan melalui program pembangunan daerah yang tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(Ade)
