GAIB 212 Maja Berduka, Ki Raksa Kenang KH Fudholi
Lebak — Keluarga besar GAIB 212 Maja-Lebak Banten menyampaikan belasungkawa atas wafatnya KH Ahmad Fudholi. Tokoh agama tersebut meninggalkan kesan mendalam bagi keluarga, santri, jemaah, serta masyarakat Banten.
Ketua DPAC GAIB 212 Maja, TB Abdurrohman atau Ki Raksa Buana, menyampaikan penghormatan tersebut pada Senin (7/9/2026).
Ki Raksa Buana menilai KH Ahmad Fudholi bukan hanya aktif menyampaikan tausiyah dan menjalankan dakwah, tetapi juga memiliki suara khas ketika melantunkan sholawat. Lantunan tersebut menjadi kenangan tersendiri bagi banyak jemaah.
“Beliau adalah suri teladan umat. Sholawat merdu yang dilantunkan almarhum akan selalu terdengar syahdu dan menjadi kenangan bagi seluruh umat,” ujar Ki Raksa Buana.
Ia mengajak masyarakat meneruskan ajaran serta nilai kebaikan yang KH Ahmad Fudholi tanamkan selama hidup. Menurutnya, semangat bersholawat juga perlu terus dijaga sebagai bagian dari penghormatan terhadap perjuangan almarhum.
“Mari kita lanjutkan terus bersholawat. Semoga apa yang telah beliau ajarkan dan perjuangkan menjadi amal jariyah serta terus memberikan manfaat bagi umat,” ungkapnya.
Sebelumnya, KH Ahmad Fudholi mengalami kecelakaan di ruas Tol Tangerang-Merak, wilayah Kabupaten Serang, Banten, pada Jumat (4/9/2026). Setelah mendapat perawatan medis, ia kemudian meninggal dunia pada Senin (7/9/2026).
Kabar tersebut menambah duka bagi masyarakat Banten, khususnya mereka yang selama ini mengikuti kegiatan keagamaan dan dakwah almarhum.
Bagi GAIB 212 Maja-Lebak, kepergian KH Ahmad Fudholi menjadi kehilangan besar. Meski demikian, nilai kebaikan, perjuangan dakwah, serta kecintaan terhadap sholawat yang ia tinggalkan diharapkan terus menjadi inspirasi bagi masyarakat.
Innalillahi wa inna ilaihi raji’un.
Semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan almarhum, menerima seluruh amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkan KH Ahmad Fudholi di tempat terbaik di sisi-Nya. Semoga keluarga yang ditinggalkan mendapat kekuatan dan ketabahan.
(Hkz)
