King Naga Dukung Seruan JB, Minta Dugaan Tambang Ilegal Jayasari Diusut
Lebak — Tokoh masyarakat Banten H. Mulyadi Jayabaya, yang dikenal dengan sapaan JB, mengajak masyarakat mendukung Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam penegakan hukum. JB juga menyoroti dugaan penyadapan terhadap Presiden dan pimpinan partai politik, yang menurutnya merupakan persoalan serius dan perlu ditangani sesuai hukum.
Terpisah, Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, menyatakan dukungan terhadap seruan JB. Ia meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas dan tanpa pandang bulu, termasuk dalam penanganan dugaan aktivitas tambang pasir tanpa izin di Kampung Sari Mulya, Desa Jayasari, Kabupaten Lebak.
King Naga menilai dugaan penambangan ilegal perlu ditangani secara menyeluruh karena berpotensi merugikan daerah, merusak lingkungan, dan mengganggu kehidupan masyarakat sekitar. Ia meminta aparat menelusuri pihak-pihak yang terlibat apabila ditemukan pelanggaran.
“Kami berdiri bersama Pak JB untuk mengawal penuh instruksi dan komitmen Bapak Kapolri Jenderal Suyudi. Hukum harus menjadi panglima. Tidak boleh ada pihak yang merasa kebal hukum, terutama para pelaku dan aktor intelektual di balik tambang pasir ilegal di Desa Jayasari,” ujar King Naga kepada awak media, Rabu (4/11/2026).
Ia juga mendorong aparat penegak hukum di daerah, termasuk Polda Banten dan Polres Lebak, untuk menindaklanjuti laporan atau informasi mengenai aktivitas tambang tersebut sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.
King Naga menyebut penanganan kasus di Kampung Sari Mulya sebagai salah satu hal yang perlu mendapat perhatian. Ia berharap prosesnya berjalan objektif dan transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat.
“Kami akan terus memantau perkembangan kasus ini. Dukungan kami kepada Kapolri dan seruan Pak JB adalah bentuk tanggung jawab moral sebagai warga negara yang peduli terhadap kelestarian lingkungan dan keadilan hukum bagi masyarakat kecil,” pungkasnya.
(Hkz)
