PTPN Kebun Cisalak Jenguk Anak Korban Proyek Parit, King Naga Apresiasi Kepedulian Perusahaan
Lebak, Banten – Manajemen PTPN Kebun Cisalak menunjukkan kepedulian terhadap seorang anak yang terperosok ke dalam parit di area proyek perkebunan. Perwakilan manajemen mendatangi RS Kartini Rangkasbitung untuk menjenguk korban sekaligus memastikan kondisi kesehatannya.
Langkah tersebut mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat sekaligus Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga. Ia menilai respons manajemen PTPN Kebun Cisalak menunjukkan kepedulian terhadap keselamatan warga yang terdampak aktivitas proyek.
King Naga mengatakan, dirinya lebih dahulu menghubungi pihak PTPN melalui sambungan telepon untuk menyampaikan informasi mengenai insiden tersebut. Setelah menerima informasi, pihak perusahaan kemudian mendatangi rumah sakit untuk melihat langsung kondisi anak yang menjadi korban.
"Saya sangat mengapresiasi PTPN Kebun Cisalak. Begitu saya komunikasi lewat panggilan telepon, melaporkan ada anak terperosok ke parit proyek, mereka tidak lepas tangan. Mereka datang langsung ke RS Kartini, menjenguk, memastikan kondisi anak, dan menyatakan siap membantu pembiayaan medis. Ini contoh BUMN yang punya hati," ujar King Naga kepada wartawan, Jumat (7/11/2026).
Menurutnya, insiden tersebut harus menjadi perhatian bersama, terutama terkait penerapan standar keselamatan pada setiap pekerjaan proyek yang berada dekat dengan lingkungan masyarakat.
Ia berharap manajemen PTPN Kebun Cisalak melakukan evaluasi terhadap pengamanan di sekitar lokasi proyek parit. Beberapa langkah yang dinilai perlu dilakukan antara lain memasang papan peringatan, pagar pembatas, serta menyediakan penerangan yang memadai untuk mencegah warga, khususnya anak-anak, mendekati area berbahaya.
"Kita tidak menyalahkan siapa pun, yang penting sekarang keselamatan anak tersebut. Saya sudah komunikasi dengan pihak keluarga, dan Alhamdulillah pihak PTPN berkomitmen penuh membantu sampai anak tersebut pulih total. Ini yang kita harapkan, sinergi antara perusahaan dan masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, perwakilan manajemen PTPN Kebun Cisalak menyampaikan komitmen perusahaan untuk membantu biaya pengobatan korban selama menjalani perawatan di RS Kartini Rangkasbitung.
Keluarga korban menyambut baik itikad tersebut. Mereka berharap anaknya memperoleh perawatan medis terbaik sehingga dapat segera pulih.
Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi pengelola proyek untuk memperhatikan aspek keselamatan lingkungan kerja dan masyarakat sekitar. Pengamanan area pekerjaan perlu menjadi prioritas agar aktivitas pembangunan tidak menimbulkan risiko bagi warga.
(Hkz)
