Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Jakarta - Jurnal Expose || Pemerintah Kabupaten Bima salah satu pemerintah daerah yang termasuk dalam 55 Pemerintah daerah yang menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan. Masing-masing bupati dan wali kota sudah menetapkan status tersebut melalui surat keputusan.

kekeringan_di_Bima

Hal itu diutarakan Pelaksana Harian Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Agus Wibowo melalui siaran pers, Senin (22/7).

"Hingga kini, 55 kepala daerah telah menetapkan Surat Keputusan Bupati dan Walikota Tentang Siaga Darurat Bencana Kekeringan," tutur Agus.

Kabupaten dan kota yang telah menetapkan status siaga darurat bencana kekeringan terdapat di Banten, Jawa Barat, DI Yogyakarta, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Diikuti Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Sementara itu, di Nusa Tenggara Barat, ada 3 daerah yang telah menetapkan status siaga darurat kekeringan. Di antaranya, Kabupaten Bima, Dompu dan Sumbawa.

"Dilihat sebaran bencana kekeringan berdasarkan tingkatan wilayah administrasi sebagai berikut 7 provinsi, 75 kabupaten, 490 kecamatan, dan 1.821 desa," ucap Agus.

Agus mengatakan BNPB telah menyalurkan air bersih ke wilayah yang terdampak kekeringan. Total air bersih yang sudah didistribusikan mencapai 7.045.400 liter.

BNPB juga menempuh langkah lain. Misalnya dengan penambahan jumlah mobil tanki, hidran umum, pembuatan sumur bor, dan kampanye hemat air. (JE02)

Sumber : CNN Indonesia

Foto : Ketua TPP PKK Kota Bima Hj. Ellya di Pasar Terapung Sungai Barito
Banjarmasin - Jurnal Expose || Walikota dan Ketua TPP PKK Kota Bima menyempatkan diri untuk menyaksikan dari dekat hiruk pikuk dan keunikan pasar terapung yang menjadi rutinitas jual beli sebahagian besar masyarakat yang mendiami sepanjang aliran sungai barito

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) sengaja menyodorkan beberapa keunikan dari potensi lokal yang dimilikinya, salah satu antaranya adalah kegiatan jual beli (dagang) diatas perahu yang lebih kesohor dan dikenal sebagai Pasar Terapung. terlihat sangat jelas antusias masyarakat yang sengaja berbondong- bondong untuk menyaksikan dari dekat pelaksanaan kegiatan pasar terapung tersebut.

Pantauan langsung media ini menyaksikan ribuan manusia yang berjubel memadati area pasar terapung. Bahkan terlihat sejumlah banyak sampan yang dihiasi dengan cat warna warni yang berderet secara berbaris sambil menjajakan barang dagangannya masing- masing, seolah-olah tidak terpengaruh oleh ribuan mata yang menyaksikan keunikan pasar tersebut.

Dari wawancara media dengan salah seorang warga setempat (Abd Haris, 52 thn) menceritakan bagaimana asal muasal pasar terapung tersebut. "sejak zaman jauh sebelum negara ini merdeka para moyang kami sudah menjadikan sungai barito ini sebagai sumber nafkah bagi kehidupan kami dan kami sebagai anak cucunya akan tetap menjaga warisan tersebut meskipun kami hanya berdagang hasil kebun maupun dagangan lainnya" demikian kisahnya

Keunikan pasar terapung tersebut mampu melahirkan rasa kagum bagi semua orang termasuk bagi Hj. Ely Alwainy (Ketua TPP PKK Kota Bima) yang menyaksikan dari dekat kegiatan pasar terapung tersebut "luar biasa pemandangan dari keunikan sampan dan para ibu-ibu yang begitu mahir mendayung sampan dengan muatannya yang penuh sesak" celetuhnya (AryA)

Banjarmasin - Jurnal Expose || Peringatan HUT Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke XXVI yang berlangsung selama tiga hari (4 - 6 Juni 2019) akhirnya secara resmi ditutup oleh Kemenko Pembangunan Manusia & Kesejahteraan Rakyat, Puan Maharani yang didampingi oleh rombongan termasuk Menteri Kesehatan, Nila Moeloek.(6/7)

Dalam sambutannya, Puan menjelaskan bahwa  HARGANAS merupakan kegiatan tahunan yang diharapkan dapat merekatkan hubungan kekeluargaan dan gotong royong bagi Keluarga indonesia

"kegiatan tahunan ini diharapkan dapat dijadikan sebagai wahana yang mengikat tali kekeluargaan sehingga budaya gotong royong akan menjadi icon kekuatan keluarga Indonesia" demikian tegasnya.

Pada kesempatan yang sama Puan memuji Pemprov Kalimantan Selatan (Kal-sel) yang dinilainya sangat sukses menyelenggarakan kegiatan yang dimaksud.

"Pemerintah Pusat sangat apresiasi kepada Bapak Gubernur yang telah mampu dan sukses menyelenggarakan hajatan nasional dengan suguhan berupa pementasan budaya serta berbagai macam kuliner lokal" tuturnya dengan bangga

Dalam acara tersebut juga diwarnai dengan pemberian piagam penghargaan kepada tokoh-tokoh masyarakat yang dinilai telah berhasil membantu pemerintah untuk mewujudkan program KKBPK didaerahnya masing-masing. Bahkan pelaksanaan yang sama dijadwalkan akan diadakan di daerah Padang Sumatera Barat (Sumbar). (AryA)

2
Banjarmasin - Jurnal Expose ||
Salah satu kemasan acara HUT Hari Keluarga Nasional (HARGANAS ke XXVI) dipusatkan di Kota Banjarmasin (Kalsel) yakni acara Malam Gala Dinner yang dilaksanakan di Gedung Mahligai Pancasila lingkungan Kantor Gubernur Kalimantan Selatan

H. Sahbirin Noor selaku Gubernur Kalsel yang sangat dikenal dengan kesederhanaannya dengan bangga mempersilahkan kepada para undangan untuk dapat mencicipi aneka ragan kuliner khas Kalsel

"Kami sengaja menyediakan aneka ragam jenis kuliner hasil kreasi masyarakat, silahkan dicicipi dan insyaallah tdk dibayar (gratis)" demikian tuturnya dengan bangga

Selain jejeran kuliner khas yang disodorkan dalam acara tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan piagam penhargaan Wira Karya Kencana (WKK) kepada : Rostinah H. Dahlan S. Pd Ketua TPP PKK Kabupaten Bima, Hj. Amien Rahmany Husni Jibril Ketua TPP PKK Kabupaten Sumbawa, termasuk kepada Ketua Ikatan Kebidanan (IBI) Kota Bima, Nurfauzati A. Md Keb, SKM. yang dinilai mampu dan sukses menggenjot program dari bidangnya masing-masing.  Penyerahan piagam pengahrgaan tersebut diberikan oleh Dr. Erni Guntari (isteri Mendagri) serta Ibu Risma (Walikota Surabaya)

Dalam sambutannya Dr Erni Guntari menyampaikan "penghargaan ini sesungguhnya bukanlah alasan untuk cepat merasa puas diri tapi hendaknya dijadikan motivasi untuk terus berbuat serta berkarya nyata membantu masyarakat"  harapnya (AryA)

Banjar Baru (Kalsel) - Jurnal Expose || Pemprov Kalimantan Selatan (Kalsel) yang dipercayakan sebagai pusat kegiatan Perayaan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) benar-benar menjadikan perayaan tersebut sebagai ajang untuk mempromosikan wilayah Kalimantan Selatan, terbukti sepanjang jalan dari arah bandara hingga Kota Banjarmasin penuh dengan iklan serta umbul-umbul di kanan kiri jalan.

Pantauan langsung Jurnal Expose membuktikan bahwa atensi pemprov Kalsel yang dipercaya sebagai tempat untuk melaksanakan perayaan kegiatan yang dimaksud benar-benar dimanfaatkan sedemikian rupa oleh pemprov setempat dengan melaksanakan beberapa kegiatan seremonial antara lain lomba hias becak, pawai pembangunan, lomba kuliner pameran dan gelar dagang dan lain-lain

Antusis masyarakatpun begitu tinggi, hal tersebut dapat dilihat dari keterlibatan mereka dalam kegiatan yang disuguhkan, pada kegiatan pameran dan gelar dagang misalnya, terlihat masyarakat berbondong-bondong menyerbu setiap stand pameran dari berbagai daerah dalam naungan wilayah NKRI. 

Beberapa diantaranya yang berhasil kami wawancarai antara lain stand dari pemprov Papua & stand Pemprov NTB.

"kami sengaja hadir untuk memenuhi undangan pameran ini dengan membawa serta kerajinan lokal masing-masing antara lain kerajinan tangan berupa tenunan khas Bima & Lombok sambil menunjuk berupa kain sarung yang ada" demikian penuturan Bq Nurhayati

Begitu juga pengakuan dari salah seorang penjaga stand Pemprov Papua Barat "kami membawa serta beberapa produksi lokal antara lain minyak oles anu katanya sambil menunjuk sebuah botol kecil tapi berfungsi ganda" cetusnya dengan aksen dan logat Papua yang kental (AryA)

Jakarta - Jurnal Expose || Kiprah Kabupaten Bima dalam dalam menggagas literasi di tingkat kabupaten mendapatkan apresiasi di tingkat pusat.
Untuk mendapatkan gambaran ikhtiar yang sudah dilakukan Pemerintah Kabupaten Bima dalam merintis gerakan literasi di tingkat daerah, Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer diundang sebagai salah seorang narasumber pada pertemuan bertajuk "Pemanfataan Bahasa Ibu: Solusi Lokal Peningkatan Literasi Kelas Awal’. Rabu (20/3/2019) di Gedung Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

Wabup_bima_narasumber_di_inovasi
Wakil Bupati Bima H. Dahlan M. Noer menjadi narasumber di forum INOVASI
Dahlan dalam paparannya mengungkapkan, Kabupaten Bima adalah salah satu daerah di Nusantara yang penggunaan Bahasa Ibu masih sangat dominan, termasuk di kalangan anak-anak sekolah. Kondisi itu menjadi tantangan tersendiri bagi anak-anak tersebut dalam belajar di sekolah karena materi pembelajaran yang dilakukan dalam Bahasa Indonesia.

“Untuk itu, perlu ada pendekatan berbeda dan kreatif dari para guru di ruang-ruang kelas supaya anak-anak bisa terbantu”. Ujar Dahlan pada Forum yang digelar oleh program INOVASI bekerjasama dengan Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian Pendidikan Nasional. Urai Dahlan.

Dihadapan para pejabat dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama, BAPPENAS, mitra pembangunan, LSM dan praktisi pendidikan tersebut, Dahlan juga memaparkan upaya pemerintah Kabupaten Bima dalam meningkatkan kualitas SDM melalui gerakan literasi

wabup_bima_jadi_narasumber_2
Wakil Bupati Bima bersama narsumber lain di pertemuan forum INOVASI
Kelahiran Perbup Nomor 11 tahun 2019 tentang Gerakan Literasi di Kabupaten Bima yang baru saja disahkan, akan menggerakkan semua elemen di Kabupaten Bima untuk bersama-sama mendukung upaya peningkatan keterampilan literasi khususnya pada anak-anak.

"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk mewujudkan ‘Kabupaten Bima sebagai kabupten Literasi’,” paparnya.

Sebelumnya, Nurdiana, guru kelas 1 dari SDN Sari Kalampa Kabupaten Bima juga tampil berbagi pengalaman tentang model-model pembelajaran berbasis Bahasa ibu yang sudah diterapkannya di kelas. (JE02)

Jakarta - Jurnal Expose || Peraturan Pemerintah (PP) kenaikan atau perubahan gaji PNS tahun 2019 telah terbit dengan ditandatanganinya PP No 15 tahun 2015 pada tanggal 13 Maret 2019 oleh Presiden Jokowi. Dengan pertimbangan meningkatkan daya guna dan hasil guna serta kesejahteraan Pegawai Negeri Sipil, maka perlu menaikkan gaji pokok Pegawai Negeri Sipil.

PP_kenaikan_gaji_pns_2019
PP ini merupakan Perubahan Kedelapan Belas Atas Peraturan Pemerintah Nomor 7 Tahun 1977 tentang Peraturan Gaji Pegawai Negeri Sipil. Ketentuan kenaikan gaji pokok PNS mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2019.

Selanjutnya, tidak lama lagi atau dalam hitungan hari Kementerian Keuangan akan mengeluarkan peraturan atau petunjuk teknis berupa PMK beserta surat edaran (SE) dari Ditjen Perbendaharaan sebagai dasar pembayaran rapel atau kenaikan gaji PNS Tahun 2019.

Daftar-Gaji-PNS-2019
Daftar Kenaikan Gaji PNS 2019

Rata-rata kenaikan sebesar 5%

Gaji terendah PNS (golongan I/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp1.560.800 (sebelumnya Rp1.486.500). Sementara gaji tertinggi PNS (golongan IV/e masa kerja lebih 30 tahun) menjadi Rp5.901.200 (sebelumnya Rp5.620.300).

PNS golongan II (II/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.022.200 (sebelumnya Rp1.926.000), tertinggi (II/d masa kerja 33 tahun) menjadi Rp3.820.000 (sebelumnya Rp3.638.200.

PNS Golongan III (III/a masa kerja 0 tahun), kini gaji terendah menjadi Rp2.579.400 (sebelumnya Rp2.456.700), tertinggi (III/d masa kerja 32 tahun) menjadi Rp4.797.000 (sebelumnya Rp4.568.000).

Sedangkan gaji PNS golongan IV terendah (IV/a masa kerja 0 tahun) menjadi Rp3.044.300 (sebelumnya Rp2.899.500), dan tertinggi (IV/e masa kerja 32 tahun) menjadi Rp5.901.200 (sebelumnya Rp5.620.300). (JE02)

Download PP Gaji PNS 2019 

Sumber : setagu.net

Bima - Jurnal Expose, Aplikasi Pelayanan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan yang berbasis android (SIMAWAR) yang digagas oleh Laily Ramdhani, S.STP yang juga Kabid Perberdayaan Perempuan pada Dinas  Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Bima berhasil meraih peringkat II Top 10 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik NTB (eNTeBeNOVIK) tahun 2018.

Merilis Pengumuman yang disampaikan Kepala Biro Organisasi Sekretariat Daerah Provinsi Nusa Tenggara Barat selaku Ketua Tim Penilai H. Yusron Hadi, ST, MUM, Tim penilai telah melakukan seleksi administrasi dan proposal presentasi dan wawancara terhadap 18 inovasi yang semula berjumlah 58 inovasi.

"Namun 40 inovasi diantaranya tidak bisa mengikuti kompetisi karena belum memenuhi persyaratan penulisan proposal yang telah ditentukan". Jelas Yusron Hadi.

Mengacu pada hasil penilaian, Tim penilai menetapkan 10 besar inovasi NTB, aplikasi O-Samawa Youth Community Start-Up  yang digagas Jhaihan Farah Nabila (Dinas Koperindag Kabupaten  Sumbawa dan Universitas Teknologi Sumbawa)  pada peringkat I dan Aplikasi Pelayanan Perlindungan dan Pemberdayaan Perempuan (P4) melalui SIMAWAR oleh inovator Laily Ramdhani S.STP (DP3AP2KB)  Kabupaten Bima pada Peringkat II.

Sementara, peringkat III diraih inovator Sujarwo S.Pt, MAP (Dinas Peternakan dan Kesehatan Kabupaten Sumbawa) dengan  Aplikasi Perizinan Pengeluaran Ternak Keluar Daerah (Si Jinak)

Inovasi lainnya yang menembus 10 besar tingkat Provinsi NTB yaitu E-Monitor Control "Mataroa" berbasis IT oleh inovator Syarifuddin H. Ndae (Bagian Administrasi Pembangunan  Setda Kabupaten Bima) yang berhasil menempati posisi 7.

Ditambahkan Laily, Keberhasilan meraih peringkat II di tingkat Provinsi ini mengantar aplikasi SIMAWAR untuk berlaga pada lomba yang sama tingkat nasional yaitu SINOVIK yg diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB pada bulan Maret 2019.

Para inovator yang berhasil meraih 10 besar akan mendapatkan penghargaan langsung dari gubernur NTB yang akan diserahkan pada puncak HUT NTB tanggal 17 Desember 2018. (JE.Arya)

Jakarta, Jurnal Expose || Pelatih Timnas Indonesia, Bima Sakti, yakin timnas Thailand akan memberi 'bantuan' untuk tim Merah Putih dengan mengalahkan Filipina pada laga lanjutan Grup B Piala AFF 2018 di Stadion Panaad, Bacolod, Rabu (21/11).

Hasil pertandingan Filipina vs Thailand akan menentukan nasib Timnas Indonesia di Piala AFF 2018. Jika Filipina mampu menahan imbang Thailand, maka Indonesia dipastikan tersingkir dari Piala AFF 2018.
Bima Sakti mengatakan skuat Thailand memiliki karakter-katakter yang tidak mau kalah dari siapapun. Adisak Kraisorn dan kawan-kawan juga disebut Bima sebagai pemain yang sangat sportif.

"Saya pikir mereka akan berjuang dan kami berharap meraka bisa memenangi pertandingan [melawan Filipina] sehingga peluang kami masih terbuka di laga hari Minggu [melawan Filipina]," kata Bima Sakti usai mendampingi Timnas Indonesia latihan di Lapangan C Senayan, Selasa (20/11).

Timnas Indonesia mengantongi satu kemenangan dan dua kali kalah dari tiga pertandingan Grup B Piala AFF 2018. Satu-satunya kemenangan didapat ketika menjamu Timor Leste pada laga kedua. Skuat Garuda kalah 0-1 dari Singapura di laga perdana dan kalah 2-4 dari Thailand di Bangkok.

Evaluasi dari dua kekalahan itu sudah dilakukan Bima dan tim pelatih Timnas Indonesia. Bima menganggap banyak sekali masalah konsistensi permainan yang ditunjukkan Hansamu Yama dan kawan-kawan.
"Sebelum preskon [setelah kalah 2-4 dari Thailand] saya ketemu pelatih Thailand [Milovan Rajevac], dia bilang 'Indonesia mainnya luar biasa di babak pertama, tapi kenapa tidak konsisten?' Jadi koreksi tim pelatih semoga lawan Filipina bermain tanpa beban saja, yang penting memenangi pertandingan dan menutup laga di fase grup ini," ucap Bima.

Terkait kondisi tim jelang melawan Filipina, Bima mengatakan hampir seluruh pemain Timnas Indonesia dalam kondisi terbaik. Winger Andik Vermansah yang mengalami cedera saat melawan Thailand dipastikan Bima bisa bermain.
Andik tidak ada masalah. Cuma perlu hati-hati saja kalau ada benturan, semoga bisa cepat pulih. Andritany [Ardhiyasa] di latihan sangat bagus dan dia siap untuk pertandingan besok [lawan Filipina]," ucap Bima.

Pada sesi latihan perdana usai pulang dari Thailand pagi tadi, skuat Timnas Indonesia lebih banyak melakukan pemulihan kondisi. (TTF/har)

Sumber : https://www.cnnindonesia.com
Diberdayakan oleh Blogger.