DPD Tani Merdeka Indonesia Kukuhkan Kordes se-Kecamatan Dramaga
Pengukuhan tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat struktur organisasi hingga tingkat desa sebagai bagian dari dukungan terhadap ketahanan pangan nasional dan pemberdayaan petani.
Ketua DPD Tani Merdeka Indonesia Kabupaten Bogor, H. Cecep Gogom, S.Ag., M.Pd, menyebut organisasi kini telah terbentuk di 40 kecamatan atau sekitar 80 persen dari total wilayah Kabupaten Bogor.
“Hari ini kami mengukuhkan kordes dari 10 desa di Kecamatan Dramaga. Terima kasih kepada seluruh jajaran yang terus berkomitmen membangun organisasi ini,” ujarnya.
Cecep juga menyampaikan apresiasi kepada Dewan Penasihat TMI Prabowo Subianto, Ketua Pembina Mas Dar, Bang Demi Zakir, serta seluruh pengurus DPN, DPW, DPD, dan DPK.
Cecep menjelaskan arah program kerja Tani Merdeka Indonesia yang menitikberatkan pada hilirisasi serta pemanfaatan potensi lokal setiap desa.
“Kami tengah menginventarisasi potensi pertanian, peternakan, perikanan, hingga pengolahan hasil untuk diadvokasi mulai pusat sampai kordes,” jelasnya.
Ia juga menekankan pentingnya legalitas kelompok tani agar bantuan pemerintah tersalurkan tepat sasaran.
“Semua bantuan berbasis kelompok. Jadi kelompok tani harus memiliki legalitas yang jelas,” tegasnya.
Ketua TMI Kecamatan Dramaga, Sudarno, menyampaikan komitmen pengurus dalam menjalankan amanah organisasi.
“Langkah awal kami adalah berkoordinasi dengan gapoktan, mendengar langsung keluhan dan kebutuhan petani,” ungkapnya.
Sudarno mengatakan pihaknya akan segera melakukan pemetaan data sebagai dasar penyusunan prioritas program.
“TMI merupakan satu kesatuan dari bawah hingga pusat. Dengan pemetaan yang jelas, kinerja organisasi akan lebih terukur,” tambahnya.
Ia berharap TMI Dramaga dapat menjadi jembatan komunikasi antara kelompok tani, pemerintah, dan aparat setempat.
“Semoga keberadaan TMI mampu meningkatkan kesejahteraan petani, sejalan visi pemerintah di bawah Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian Amran Sulaiman,” ucapnya.
(Ade)
