HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Bupati Bogor Resmikan Layanan Baru RSUD Bakti Pajajaran, Tingkatkan Mutu dan Akses Kesehatan

Bogor – Bupati Bogor, Rudi Susmanto, meresmikan sejumlah layanan baru di RSUD Bakti Pajajaran, Rabu (4/3/2026). Peluncuran ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat kualitas serta akses pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Peresmian tersebut dihadiri jajaran manajemen rumah sakit, tenaga medis, perawat, serta perwakilan masyarakat. Kegiatan ini sekaligus menandai penguatan kapasitas RSUD Bakti Pajajaran sebagai salah satu rumah sakit rujukan di wilayah Bogor.

Dalam sambutannya, Rudi Susmanto menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas, mudah diakses, dan terjangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Layanan baru ini diharapkan dapat menjawab kebutuhan kesehatan masyarakat yang semakin beragam dan kompleks. Pemerintah daerah akan terus mendorong peningkatan sarana, prasarana, serta kualitas sumber daya manusia di bidang kesehatan,” ujarnya.

Adapun layanan yang diresmikan meliputi peningkatan fasilitas Unit Gawat Darurat (UGD) dengan peralatan lebih modern, penambahan poliklinik spesialis, penyediaan ruang rawat inap kelas premium, serta penguatan layanan penunjang medis seperti laboratorium dan radiologi yang telah dilengkapi teknologi terkini.

Dengan pengembangan tersebut, masyarakat Kabupaten Bogor diharapkan dapat memperoleh layanan medis yang lebih komprehensif tanpa harus dirujuk ke luar daerah.

Sementara itu, Direktur RSUD Bakti Pajajaran, Yukke Meistisia Satoto, menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Bogor terhadap pengembangan rumah sakit yang dipimpinnya.

“Kami berkomitmen meningkatkan mutu pelayanan dan kinerja rumah sakit agar mampu memenuhi harapan masyarakat dan pemerintah daerah. Dukungan semua pihak sangat penting agar RSUD Bakti Pajajaran menjadi rumah sakit unggulan dan terpercaya di wilayah Bogor,” tuturnya.

Langkah ini diharapkan semakin memperkuat sistem pelayanan kesehatan daerah serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap fasilitas kesehatan milik pemerintah.

(Ade)