Ikaluni SMPN 23 Jakarta Resmi Bubarkan Panitia Road to 7th Anniversary, Teguhkan Semangat "Bersepakat, Bermanfaat, dan Bermartabat"
Bandung – Ikatan Alumni (Ikaluni) SMPN 23 Jakarta secara resmi membubarkan Panitia Road to 7th Anniversary dalam rapat evaluasi dan penutupan kepanitiaan yang digelar di kediaman Daniel, kawasan Batununggal, Kota Bandung, Sabtu (30/5/2026).
Rapat yang dihadiri jajaran pengurus dan seluruh panitia tersebut menjadi momentum evaluasi sekaligus penutupan seluruh rangkaian kegiatan peringatan Hari Ulang Tahun ke-7 Ikaluni SMPN 23 Jakarta yang telah berlangsung selama beberapa bulan terakhir.
Ketua Panitia Road to 7th Anniversary, Teddy, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya seluruh agenda yang telah dirancang dan dilaksanakan bersama.
"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan baik, mulai dari donor darah, lomba catur, lomba cerdas cermat, ajang kreativitas alumni, hingga puncaknya Reuni Akbar Jilid 2. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh panitia, pengurus, donatur, dan partisipasi aktif alumni lintas angkatan," ujar Teddy.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik tenaga, pikiran, maupun materi, sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Reuni Akbar Jilid 2, Dian Adrian, menyampaikan laporan pertanggungjawaban kegiatan di hadapan pengurus dan panitia. Dalam laporannya, ia meminta Ketua Umum Ikaluni 23 untuk secara resmi menutup kepanitiaan Road to 7th Anniversary.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh alumni SMPN 23 Jakarta yang telah terlibat dan turut memeriahkan seluruh rangkaian kegiatan. Semoga ke depan kegiatan serupa dapat diselenggarakan lebih meriah, menjangkau lebih banyak alumni, serta memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," kata Dian.
Sementara itu, Ketua Umum Ikaluni 23, Arwanto, memberikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras menyukseskan peringatan hari jadi organisasi alumni tersebut.
"Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, waktu, bahkan materi demi suksesnya kegiatan Road to 7th Anniversary Ikaluni 23. Setiap kegiatan tentu memiliki kekurangan dan kelebihan. Hal itu harus menjadi bahan evaluasi dan motivasi agar ke depan kita mampu menghadirkan program yang lebih baik, lebih bermanfaat, dan lebih meriah," ungkap Arwanto.
Menurutnya, Ikaluni 23 tidak hanya berfokus pada kegiatan reuni dan silaturahmi alumni, tetapi juga berkomitmen menjalankan berbagai program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, seperti donor darah, santunan sosial, dan kegiatan kemanusiaan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, pengurus kembali menegaskan komitmen organisasi untuk terus bergerak berdasarkan slogan Ikaluni 23, yakni "Bersepakat, Bermanfaat, dan Bermartabat."
Slogan tersebut menjadi pedoman bagi seluruh alumni dalam membangun organisasi yang solid, mempererat persaudaraan lintas angkatan, serta menghadirkan berbagai program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat.
Dalam sesi diskusi dan refleksi organisasi, Ketua Harian Badan Pengurus Harian (BPH) Ikaluni 23, Amung, mengisahkan perjalanan awal berdirinya Ikaluni 23 yang lahir dari semangat kebersamaan untuk menyatukan alumni lintas generasi dalam satu wadah yang kuat dan berkelanjutan.
"Ikaluni 23 lahir melalui proses yang panjang dan tidak mudah. Karena itu, kita patut berterima kasih kepada para pendiri yang telah meletakkan fondasi organisasi ini. Ke depan, program sosial harus tetap menjadi prioritas utama, di samping kegiatan yang mempererat hubungan dan kekeluargaan antar alumni," jelas Amung.
Selain program sosial, lanjutnya, Ikaluni 23 juga terus mengembangkan berbagai kegiatan yang memperkuat kebersamaan, seperti kegiatan pecinta alam, berkemah, olahraga, hingga rekreasi keluarga yang melibatkan para alumni beserta keluarganya.
Sebagai tuan rumah, Daniel mengaku bersyukur dan merasa terhormat dapat menerima kehadiran pengurus serta panitia Ikaluni 23 di kediamannya.
"Saya merasa terhormat karena rumah saya dapat menjadi tempat berkumpulnya keluarga besar Ikaluni 23. Tidak mudah mengumpulkan banyak orang dalam satu kesempatan. Semoga ke depan ada kesempatan bagi pengurus untuk berkunjung ke rumah alumni lainnya. Kehadiran tamu membawa keberkahan, dan silaturahmi menjadi sarana untuk mempererat persaudaraan," ujarnya.
Daniel menilai Ikaluni 23 saat ini telah berkembang menjadi lebih dari sekadar organisasi alumni. Menurutnya, Ikaluni 23 telah menjadi keluarga besar yang mampu menjaga kebersamaan, solidaritas, dan kepedulian sosial di antara para anggotanya.
Rapat pembubaran panitia berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan kekeluargaan. Selain menjadi forum evaluasi atas seluruh rangkaian kegiatan Road to 7th Anniversary, pertemuan tersebut juga menjadi ajang mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen organisasi dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi alumni dan masyarakat.
Menutup kegiatan, seluruh peserta rapat menyatakan komitmennya untuk terus menjaga kekompakan, memperkuat kolaborasi, serta mendukung berbagai program organisasi di masa mendatang demi mewujudkan Ikaluni SMPN 23 Jakarta yang semakin solid, peduli, dan bermartabat.
(Ade)
