HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Selisih Data Relawan MBG di Leuwidamar Disorot, Perlu Klarifikasi Resmi dari Pengelola

Lebak, Banten, — Perbedaan data jumlah relawan pada program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bangkonol, Desa Leuwidamar, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak, menjadi sorotan dan memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan adanya selisih jumlah relawan antara data di lapangan dan keterangan dari pihak pengelola dapur MBG setempat.

Seorang relawan yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan bahwa jumlah relawan aktif tercatat sekitar 41 orang. Sementara itu, Kepala SPPG berinisial A dalam kesempatan berbeda menyampaikan angka yang berbeda.

Saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, pihak pengelola belum memberikan tanggapan resmi. Namun, ketika ditemui langsung di lokasi beberapa hari kemudian, disebutkan bahwa jumlah relawan mencapai 46 orang.

Selisih data tersebut menjadi perhatian publik dan dinilai perlu mendapatkan penjelasan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Program MBG merupakan program yang menyentuh kepentingan masyarakat secara luas, sehingga aspek transparansi dan akuntabilitas menjadi hal yang sangat penting dalam pelaksanaannya.

Sejumlah pihak berharap adanya klarifikasi resmi dari pengelola agar data yang beredar dapat dipastikan kebenarannya.

Masyarakat juga mendorong agar pihak terkait melakukan evaluasi terhadap pengelolaan data dan pelaksanaan program di lapangan, guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

Langkah ini dinilai penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan program berjalan efektif dan tepat sasaran.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola dapur MBG Bangkonol belum memberikan keterangan resmi terkait perbedaan data tersebut.

Masyarakat berharap klarifikasi dapat segera disampaikan agar situasi tetap kondusif dan tidak berkembang menjadi polemik berkepanjangan.

(HKZ)