Demo ASN dan PPPK Tidore Kepulauan Memanas, Wali Kota Pilih Pangkas TPP Demi Hindari Perumahan Pegawai
Tidore Kepulauan – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), dan PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Wali Kota pada Senin (6/7/2026). Demonstrasi tersebut dipicu kekhawatiran atas wacana perumahan tenaga kontrak sebagai dampak kondisi keuangan daerah yang tengah mengalami defisit.
Aksi tersebut menjadi bentuk penyampaian aspirasi para pegawai yang menginginkan kepastian status pekerjaan. Mereka menilai rencana perumahan pegawai berpotensi berdampak terhadap kesejahteraan keluarga serta keberlangsungan pelayanan publik.
Berawal dari Apel Akbar
Sebelum aksi berlangsung, Pemerintah Kota Tidore Kepulauan menggelar apel akbar yang diikuti ribuan ASN, PPPK, dan PPPK Paruh Waktu. Dalam kesempatan itu, pemerintah menjelaskan kondisi fiskal daerah serta langkah efisiensi anggaran yang sedang dipersiapkan.
Situasi berubah ketika muncul informasi mengenai kemungkinan tenaga kontrak akan dirumahkan untuk menekan beban anggaran. Informasi tersebut memicu reaksi para peserta hingga berkembang menjadi aksi demonstrasi.
Di tengah aksi, sempat terjadi ketegangan berupa aksi saling dorong dan pembakaran. Massa juga berusaha memasuki area Kantor Wali Kota. Namun, situasi berhasil dikendalikan setelah sejumlah peserta mengimbau massa untuk tetap tenang sehingga kondisi kembali kondusif.
