HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Diduga Kurir Cabang Muncang Klaim Paket Ditolak Pelanggan Tanpa Konfirmasi, Konsumen Minta Evaluasi Layanan

Lebak – Seorang konsumen di Kecamatan Muncang, Kabupaten Lebak, Banten, mengaku dirugikan setelah paket pesanannya diduga dikembalikan ke penjual dengan keterangan "ditolak pemesan", padahal ia menegaskan tidak pernah menolak paket maupun menerima konfirmasi dari kurir terkait proses pengiriman.

Peristiwa yang terjadi pada 11 Juli 2026 itu menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pelayanan pengiriman di wilayah tersebut. Konsumen berharap pihak manajemen J&T Express segera melakukan evaluasi agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Menurut keterangan konsumen, persoalan baru diketahui setelah pihak penjual, elf.herb, menghubungi dan menyampaikan bahwa paket telah dikembalikan ke gudang karena dalam sistem tercatat ditolak oleh penerima.

Namun, konsumen membantah informasi tersebut.

"Saya tidak menolak, bahkan tidak pernah menerima kabar atau kedatangan paket tersebut. Saya akhirnya harus memesan ulang barangnya," ujar konsumen.

Setelah melakukan pengecekan terhadap status pengiriman, pihak penjual menduga paket batal dikirim tanpa adanya konfirmasi terlebih dahulu kepada pelanggan.

"Kemungkinan besar kurir membatalkan pengiriman tanpa menghubungi pelanggan lebih dulu," ungkap perwakilan toko.

Konsumen mengaku kecewa karena selama ini telah beberapa kali berbelanja di toko tersebut dan berencana menjadi pelanggan tetap. Insiden tersebut dinilai merugikan karena menyebabkan keterlambatan penerimaan barang serta mengganggu kepercayaan antara pembeli dan penjual.

Media kemudian berupaya mengonfirmasi dugaan tersebut kepada kurir berinisial AE yang disebut biasa mengantarkan paket ke alamat konsumen. Menurut keterangan pelapor, kurir tersebut tidak memberikan tanggapan. Pada upaya konfirmasi berikutnya, nomor kontak pelapor disebut telah diblokir oleh yang bersangkutan.

Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Kepala Unit J&T Express Muncang berinisial AP menyatakan akan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Siap Kang, nanti akan saya tegur dan saya edukasi kurirnya. Nanti saya juga akan menginterogasi yang bersangkutan atas nama AE," ujarnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari manajemen J&T Express terkait hasil pemeriksaan atas laporan tersebut.

Media ini tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah serta membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak kurir maupun manajemen J&T Express apabila ingin memberikan penjelasan resmi. Apabila klarifikasi diterima, media akan memuatnya secara proporsional sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

(HKZ)

Tutup Iklan