HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

KNPI Sulsel dan Bea Cukai Makassar Jajaki Kolaborasi untuk Perkuat Pemberdayaan Pemuda


MakassarDewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulawesi Selatan membuka peluang kerja sama dengan Bea Cukai Makassar untuk memperluas program pemberdayaan dan literasi bagi generasi muda.

Penjajakan tersebut berlangsung melalui kunjungan silaturahmi pengurus KNPI Sulsel ke Kantor Bea Cukai Makassar di Jalan Urip Sumoharjo KM 4, Pampang, Kecamatan Panakkukang, Makassar, Rabu (5/8/2026).

Pertemuan itu menjadi langkah awal kedua lembaga untuk membahas potensi kolaborasi, terutama dalam bidang edukasi kepabeanan, literasi ekspor-impor, perpajakan, serta peningkatan kapasitas pemuda.

Ketua DPD KNPI Sulsel, Hj. Vonny Ameliani Suardi, mengatakan pihaknya ingin membangun kerja sama yang tidak sebatas pada agenda kelembagaan, tetapi dapat diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada pemuda dan masyarakat.

“KNPI Sulsel berharap terjalin kolaborasi dan sinergi yang mampu membangun semangat pemuda untuk terus berkarya dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. Kami ingin menghadirkan program yang benar-benar bermanfaat bagi kemajuan pemuda di Sulawesi Selatan,” ujar Vonny.

Ketua Bidang Pajak dan Kepabeanan KNPI Sulsel, Muhibul Haq, menyampaikan bahwa organisasi kepemudaan dapat mengambil peran dalam membantu memperluas pemahaman generasi muda mengenai kepabeanan dan perpajakan.

Menurutnya, kolaborasi dengan Bea Cukai Makassar dapat dikembangkan melalui kegiatan edukasi, diskusi, maupun program pemberdayaan yang melibatkan pemuda dan berbagai pemangku kepentingan.

“Pertemuan ini diharapkan menjadi awal terbentuknya ruang-ruang kerja sama yang lebih luas,” kata Muhibul.

Ia menilai edukasi kepabeanan penting bagi pemuda karena dapat membuka wawasan mengenai perdagangan lintas negara, prosedur ekspor-impor, sekaligus peluang ekonomi yang dapat dikembangkan generasi muda.

Kunjungan pengurus KNPI Sulsel tersebut mendapat sambutan dari pihak Bea Cukai Makassar. Dalam pertemuan itu hadir Cahya Nugraha, Mahendra Dahoklory, Kepala Seksi Intelijen Bidang Penindakan dan Penyidikan, serta Muhammad Amaluddin, Kepala Seksi Penindakan I Bidang Penindakan dan Penyidikan.

Pihak Bea Cukai Makassar menyambut positif rencana kolaborasi tersebut. Sinergi dengan organisasi kepemudaan dinilai dapat menjadi salah satu sarana untuk memperluas edukasi kepada masyarakat mengenai tugas dan fungsi Bea Cukai.

Kedua pihak selanjutnya berpeluang mengembangkan hasil pertemuan tersebut menjadi program yang lebih konkret dan berkelanjutan.

Bagi KNPI Sulsel, kerja sama lintas lembaga diharapkan dapat memperluas akses pemuda terhadap informasi kepabeanan dan perpajakan, sekaligus meningkatkan kapasitas generasi muda agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional.

Kolaborasi tersebut juga diharapkan dapat menjadi ruang edukasi bagi pemuda untuk memahami regulasi perdagangan, meningkatkan wawasan ekonomi, serta membangun karakter generasi muda yang berintegritas dan produktif.

(HKZ)