Revitalisasi SDN Kubang Caringin Disambut Apresiasi, Kepala Sekolah: Ingin Tinggalkan yang Terbaik
Sukabumi — Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 di SDN Kubang Caringin, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi, mendapat apresiasi dari pihak sekolah. Program tersebut dinilai memberikan dampak positif terhadap perbaikan sarana pendidikan sekaligus meningkatkan kenyamanan siswa dan guru dalam menjalankan aktivitas belajar mengajar.
Hal tersebut disampaikan Kepala SDN Kubang Caringin, Teti Nurimbawati, S.Pd., saat ditemui pada Rabu (2/9/2026).
Teti mengatakan, bantuan revitalisasi menjadi hal penting bagi sekolah karena sebelumnya terdapat sejumlah fasilitas yang kondisinya membutuhkan perbaikan. Di antaranya ruang yang mengalami kebocoran serta fasilitas toilet yang mengalami kerusakan.
“Saya sangat berterima kasih sekali dengan adanya bantuan ini. Saya ingin meninggalkan yang terbaik untuk orang Kubang Caringin, seperti sekolah yang bagus dan nyaman,” ujar Teti.
Berdasarkan papan informasi kegiatan yang terpasang di lingkungan sekolah, program revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi ruang kelas dan ruang administrasi dengan nilai bantuan sebesar Rp948.020.634 yang disebut bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Teti mengatakan, berdasarkan pemantauan pihak sekolah, pelaksanaan pekerjaan sejauh ini berjalan sesuai dengan kebutuhan dan rencana yang telah ditetapkan.
“Sampai sekarang pekerjaan tidak ada perubahan, sesuai kebutuhan dan RAB,” katanya.
Ia menambahkan, pelaksanaan kegiatan juga mendapatkan pengawasan dari tim teknis dan konsultan sesuai mekanisme yang diterapkan dalam program revitalisasi.
Dalam pelaksanaannya, menurut Teti, kegiatan tersebut turut melibatkan masyarakat sekitar, termasuk orang tua siswa melalui P2SP.
Keterlibatan masyarakat dinilai penting agar pelaksanaan kegiatan dapat berjalan secara terbuka dan sesuai kebutuhan sekolah.
Teti mengatakan, berbagai kebutuhan dalam pelaksanaan kegiatan dikomunikasikan dengan pihak-pihak terkait sehingga penggunaan bantuan dapat diarahkan sesuai perencanaan.
Dari sisi manfaat, Teti berharap hasil revitalisasi dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.
Ia mengungkapkan, sebelum dilakukan perbaikan, kondisi ruang yang mengalami kebocoran terkadang membuat guru harus membersihkan genangan air ketika kegiatan belajar mengajar berlangsung.
“Sekarang mudah-mudahan anak-anak semuanya belajarnya lebih nyaman. Guru-guru juga nyaman karena sekolah tidak bocor lagi,” tuturnya.
Menurutnya, perbaikan sarana pendidikan bukan hanya berkaitan dengan kondisi fisik bangunan, tetapi juga dapat menunjang proses pembelajaran dan memberikan rasa nyaman kepada siswa maupun tenaga pendidik.
Meski mendapat bantuan revitalisasi, Teti mengatakan masih terdapat sejumlah kebutuhan sekolah yang belum seluruhnya terakomodasi dalam program tersebut.
Beberapa di antaranya fasilitas toilet, furniture, serta pengamanan area sekolah yang berada di sekitar aliran sungai.
Ia berharap kebutuhan tersebut dapat menjadi perhatian dalam program maupun bantuan berikutnya sehingga seluruh fasilitas sekolah dapat menunjang kegiatan pendidikan secara optimal.
Teti turut menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat dan Dinas Pendidikan yang telah menetapkan SDN Kubang Caringin sebagai salah satu penerima manfaat Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026.
“Saya sangat berterima kasih kepada dinas dan pemerintah pusat yang telah memilih SDN Kubang Caringin menjadi salah satu penerima manfaat. Ini amanah yang ingin saya jalankan sebaik-baiknya,” pungkasnya.
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di berbagai daerah.
Dengan adanya program tersebut, sekolah penerima diharapkan memiliki lingkungan pendidikan yang lebih layak sehingga dapat mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan kenyamanan peserta didik maupun tenaga pendidik.
(Heri/Yosep)
