HEADLINE
Mode Gelap
Artikel teks besar

Jembatan Pasirjaya–Paledang Resmi Dibuka, Permudah Akses Warga

Bogor, — Jembatan Pasirjaya–Paledang yang menghubungkan Kelurahan Pasirjaya, Kecamatan Bogor Barat, dengan Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026).

Peresmian dilakukan oleh Wali Kota Bogor Dedi Rahim bersama Wakil Wali Kota Bogor Jenal Mutaqin. Kehadiran jembatan ini diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pendidikan dan pelayanan warga di kedua wilayah.

Jembatan tersebut menjadi akses penting bagi pejalan kaki, termasuk para pelajar SMP Negeri 7 Bogor dan siswa sekolah lain di sekitar Jalan Paledang. Dengan adanya penghubung ini, masyarakat diharapkan memiliki jalur alternatif yang lebih praktis untuk menjalankan aktivitas sehari-hari.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menjelaskan bahwa pada tahap awal jembatan hanya diperuntukkan bagi pejalan kaki. Akses tersebut juga dapat membantu warga dalam situasi darurat, termasuk ketika membutuhkan pertolongan medis.

“Untuk saat ini, jembatan sudah bisa digunakan oleh pejalan kaki, terutama untuk kebutuhan darurat warga. Penggunaannya masih dibatasi dan belum diperuntukkan bagi kendaraan bermotor maupun pengangkutan barang,” jelasnya.

Ia menambahkan, pemanfaatan jembatan untuk kendaraan bermotor maupun pengangkutan barang masih bergantung pada kesiapan teknis dan kepastian aspek keselamatan. Karena itu, masyarakat diminta mengikuti ketentuan penggunaan yang berlaku selama pembatasan masih diberlakukan.

Sementara itu, informasi dari pihak ketiga menyebutkan bahwa jembatan tersebut diklaim mampu menahan beban lebih dari 20 ton. Namun, klaim kapasitas tersebut tetap perlu dipastikan melalui pemeriksaan teknis dan keterangan resmi dari pihak berwenang sebelum dijadikan dasar untuk penggunaan dengan beban tertentu.

Dibukanya jembatan Pasirjaya–Paledang diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam memperlancar akses warga dan pelajar. Kejelasan mengenai batas penggunaan, kapasitas beban, serta ketentuan keselamatan juga menjadi hal penting agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya.

(Ddy)