Kota Bima - Dinamikambojo, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organda Kota Bima menggelar Musyawarah ke V pemilihan ketua Organda Kota Bima periode 2020 - 2025. 


Dari hasil pemilihan Muchsin H. A. Hamed Ali akhirnya terpilih jadi Ketua organda Kota Bima yang merupakan seorang pengusaha PO Bima Permai yang berdomisili di Kelurahan Karara Kota Bima, beliau memimpin organda kota Bima untuk Periode 2020 - 2025. 

Kepala Dinas perhubungan Kota Bima, Ir. H. Zulkifli, M.Ap mewakili ketua DPD Organda Propinsi NTB melantik ketua terpilih Muchsin selaku Ketua Organda Kota Bima. Berharap pada ketua organda terpilih agar segera menyusun struktur organisasi dan dapat melaksanakan tugas dan segera eksis untuk kemajuan organda ini.

Ketua Organda terpilih Muchsin usia dilantik berjanji akan segera Membenahi apa yang menjadi persoalan selama ini, kita akan membuat konsep dan tetap bekerjasama dengan pihak Dishub dan kami tetap melakukan koordinasi karena dishub adalah mitranya organda.

Langkah awal kita juga akan menertiban angkutan darat yang selama ini terlihat amburadul, sehingga kedepan angkutan darat yang ada berjalan dengan baik. untuk transportasi kota, kita juga akan melakukan menertibkan. Tuturnya.(MD.002).

Jakarta, jurnalexpose.com || Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto, secara resmi menyerahkan SK dukungan kepada Hj. Indah Dhamayanti Putri SE - Drs. H. Dahlan M.Noer yang akan maju bertarung di Pilkada Kabupaten Bima sebagai calon Bupati dan Wakil Bupati periode 2021-2026 di Kantor Pusat DPP Golkar di jalan Slipi Jakarta Utara. (Minggu, 12/7/20).

Wakil Sekretaris Organisasi DPD II Golkar Kabupaten Bima Dafullah S.Pd menyatakan, rasa syukur karena dipercaya Partai berlambang pohon beringin tersebut untuk maju sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati. Dan telah menjawab isu-isu yang salama ini di hembuskan oleh orang yang tidak bertangungung jawab bahwa Golkar tidak akan di dapat Oleh Umi Ketua kami.

"Alhamdulilah, Hj. Indah Dhamayanti Puteri SE resmi menerima SK, dan kami sebagai kader sangat bersyukur, dan akan melakukan hal terbaik serta bekerja keras, karena kepercayaan itu mahal harganya," terang Om Daffa


Kata Dafullah, ini adalah sebuah kebanggan bagi kami selaku kader Golkar, karena mampu menjaga kepercayaan dari DPP Golkar dan marwah Partai untuk melanjutkan kepemimpinan IDP- Dahlan dua periode.

"Kami siap memenangkan IDP-Dahlan, dan insya Allah jajaran DPD II sampai tingkat Desa akan menggelar Rapat konsolidasi bagaimana pasangan IDP-Dahlan bisa menang pada Pilkada Desember 2020 ini," pungkasnya.

Daffula juga menyampaikan, Partai Golkar memiliki 9 kursi di DPRD Kabupaten Bima. Untuk maju di Pilkada, pasangan balon IDP-Dahlan yang diusung Golkar berkoalisi dengan Partai PPP, PKB, PBB dan Gerindra

"Golkar 9 tambah 5 PPP, 2 PKB, 1 PBB, 5 Gerindra Jumlah 22 kursi sudah memenuhi syarat untuk mendaftar ke KPU Kabupaten Bima," jelasnya.

Sebelumnya memang telah santer diberitakan bahwa Ketua Umum Partai Golkar akan menyerahkan SK dukungan kepada 10 pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota yang akan bertarung pada Pilkada di Indonesia, termasuk kepada pasangan IDP-Dahlan di Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Ratusan emak-emak Jumbo Desa Kawinda Nae, Kecamatan Tambora, berkomitmen dan siap memenangkan Hj Indah Dhamayanti Putri SE alias IDP, pada Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bima Desember mendatang.Emak Emak Jumbo Tambora Ikrarkan 'Sakali Wali Sakali Rai'


Komitmen itu disampaikan 'Bos Rida' Ketua group Emak- emak Jumbo, usai memasang Baliho sang idola mereka, (Barisan Muda Umi Dinda) BUMI, Sakali Wali Sakali Rai, di Desa Kawinda Nae, (Sabtu 11/7/2020)

Aksi unik para ibu-ibu itu, cukup menyita perhatian warga disekitar. Pasalnya, sore itu mereka kompak bergotong royong membopong baliho berukuran dua kali dua koma lima meter itu, untuk ditancap di depan kediaman rumah pendiri Group Emak-emak Jumbo tersebut.

Bos Rida mengaku, memilih memenangkan IDP dan Dahlan Sakali Wali, karena lebih dekat dengan masyarakat terutama emak-emak. Demikian pula, program yang dijalankan banyak membantu emak-emak kelompok usaha bakulan.

Menurut Bos Rida, sejak dibentuk dua tahun lalu, Kelompok Emak-emak Jumbo itu selalu berpartisipasi dan mengambil bagian  pada acara HUT RI dan kegiatan-kegiatan kemasyarakatan lainya.

Sementara itu, Koordintaor BUMI Kecamatan Tambora, Lalu Khaerul Anam, mengapresiasi semangat dan kokitmen emak-emak Jumbo memenangkan idola mereka.

Selain di Desa Kawinda Nae, kata Lalu Khaerul, akan membentuk jaringan emak-emak di seluruh desa se Kecamatan Tambora.

"Kami siap memenangkan IDP dan kawal proses Pilkada yang aman dan damai," ujar pria yang disapa Pak Lalu ini.

Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE menghimbau kepada pihak BNI 46 untuk menutup operasional sementara pelayanan didalam gedung minimal selama 3 (tiga) hari ke depan. (Jum'at, 10/7/20)

Hal ini dilakukan sehubungan dengan semakin meningkatnya kasus terkonfirmasi positif covid-19 di Kota Bima dan kasus terkonfirmasi tersebut merupakan karyawan/karyawati BNI 46 Cabang Bima.

Selain itu ada beberapa point lainnya yang dihimbau oleh Wali Kota Bima diantaranya
(1) Melakukan penyemprotan disinfektan dan pembersihan di seluruh ruangan kantor;
(2) Menerapkan protokol kesehatan covid-19 secara ketat dan konsisten kepada karyawan/karyawati dan juga para nasabah;
(3) Melakukan penyemprotan secara rutin dan tetap menerapkan protokol covid-19 seperti melakukan pengukuran suhu badan setiap nasabah yang akan dilayani, menggunakan masker, menjaga jarak duduk (sosial distancing) minimal 1,5 meter, maupun pengunaan Alat Pelindung Diri (APD) bagi karyawan/karyawati yang langsung bersentuhan dengan pelayanan nasabah serta memberikan sekat pada lokasi pelayanan;
(4) Melakukan rapid test ulang atas semua karyawan BNI yang satu gedung dengan pasien yang berstatus positif.

Selain itu, Wali Kota Bima juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap waspada dan taat dalam menerapkan protokol kesehatan covid-19 dengan menggunakan masker dan jaga jarak antara satu sama lainnya.

Kabupaten Dompu, jurnalexpose.com|| Alumni SMPN 1 Dompu Angkatan 87 yang di selenggarakan di Pantai Felo Janga Kabupaten Dompu, Sabtu (04/07) berjalan lancar dan sukses yang telah direncanakan sejak tiga bulan yang lalu.

Reuni tersebut selain ajang temu kangen dan tatap muka sekaligus sebagai ajang silaturahim sesama alumni. 

Panitia mengambil start dari tempat Pak Sior Parmadi di Kota Baru Dompu yang di hadiri para peserta alumni 87 baik berasal dari Dompu dan luar pulau Dompu. Dengan tema "Satu Hati Satu Jiwa".

Husni Boftem selaku Ketua panitia kegiatan dalam sambutannya menyampaikan bahwa dirinya tidak merasa sebagai ketua, tetapi hanya ditunjuk untuk mengatur terkait rencana kegiatan reuni ini.
 
Ia juga menyampaikan niat awal reuni Alumni 87 ini, adalah semata-mata untuk bersilaturahmi agar tetap mengingatkan persahabatan yang sudah lama terjalin. 

Adapun Susunan Panitia Reuni SMPN 1 Dompu, Ketua Husni Boftem, Wakil Ketua Sulastriana Har, Sekretaris Hairuddin, Burhan, Bendahara Sri Guna, dan Diana Fauzi.

"Alhamdulillah berkat kerjasama semua teman - teman akhirnya pelaksanaan reuni di laksanakan di pantai Felo Janga, hari ini kita berkumpul dan bertemu bersama teman dalam satu acara reuni, dan kegiatan ini didukung penuh oleh peserta alumni, tidak dari bantuan donatur pihak luar, karena berprinsip gotong royong" Ungkap Husni sapaannya.

Acara di mulai pukul 10.00 start bersama di kediaman salah satu rekan kami Pak Sior Parmadi menuju Pantai Felo Janga tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 diawali berkumpul bersama, mengatur tenda, memasang audio dan lain – lainnya. 

Acara diawali dengan Foto bersama alumni dan selanjutnya diadakan acara pembukaan oleh salah satu peserta reuni. 

Ibu Ani Kurniati, berharap apa yang diberikan alumni dapat bermanfaat dan kedepan jika ada sesion kedua akan lebih baik lagi dalam mengkemas kegiatan reuni dengan tema “Satu Hati Satu Jiwa “
Pada kesempatan tersebut, Ketua Panitia menyampaikan rasa bangganya kepada rekan-rekan alumi 87 yang saat ini sudah menjadi manusia yang dengan segala macam bidang profesi bahkan mungkin bisa digolong atau di kategorikan yang sukses.

Sementara Alumni lain, Afifudin menambahkan, merasa bangga kepada alumni 87 SMP 1 Dompu sekaligus menitip pesan agar reuni ini jangan disamakan dengan reuni dengan mantan dan jangan mengingat masa lalu yang berkaitan dengan mantan, yang lalu biar berlalu, sekarang kita berkumpul bersama untuk selalu mengingat Almamater kita bersama dan mari kita selalu mengadakan acara ini dan selalu berbuat untuk Nusa dan Bangsa ungkap Afifudin.

"Tak terasa 33 tahun sudah saudara semua alumni 87 meninggalkan sekolah yang sampai saat ini masih berdiri kokoh, meski telah banyak perubahan dari segi fisik sekolah, saya bangga pada alumni 87 yang peduli terhadap sekolah tempat menimba ilmu dulunya sehingga mengantarkan rekan-rekan menjadi orang seperti sekarang ini. 

Sementara itu, ia juga mengingatkan jangan karena reuni menjadi cerita yang bersifat negatif, karena banyak hal yang bisa muncul akibat reuni atau kadang biasa di sebut temu kangen, sementara arti sesungguhnya reuni adalah pertemuan kembali teman sekolah dengan segala macam cara untuk rasa kebersamaan sebagaimana, sub tema dari kegiatan reuni alumni 87 kali ini adalah “Satu Hati Satu Jiwa“.

Acara dilanjutkan dengan bernyanyi dan sambil sawer-saweran bersama dan mengadakan berbagai lomba bernyanyi antar kelas A-G diwakil oleh satu dari teman masing-masing kelas.
Pukul 16.00 Wita dilakukan acara penutupan dan sekaligus pembagian Doorprize dari masing-masing mata lomba, Doorprize tersebut disamping dari panitia juga diberi oleh rekan kami Umi La’a, Ihkwan, Susilawati yang diserahkan oleh rekan kami Sior Farmadi, Abdul Rajak, Budi, Sadat dan Husni Boftem untuk sekedar mengingat rasa kebersamaan sesama alumni.

Setelah acara selesai, selanjutnya diadakan kegiatan bersih-bersih pantai agar tidak meninggalkan kesan buruk terhadap alumni SMPN 1 Dompu. Sukses Panitia Salam “Satu Hati Satu Jiwa “.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, membantu warga Desa Padolo, Kecamatan Palibelo, yang rumahnya rusak dan dibakar massa, akibat adanya konflik antar warga Desa Padolo Kecamatan Palibelo dan Desa Talabiu Kecamatan Woha, beberapa hari lalu.

Bantuan uang secara pribadi itu, diserahkan langsung oleh Bupati Umi Dinda, kepada 14 KK kategori rusak berat dan 11 KK yang rumahnya kategori rusak sedang, pada Rabu, 24 Juni 2020, pagi, didampingi wakil Bupati Bima Drs. H Dahlan HM Noer dan beberapa pejabat lingkup Pemkab Bima.

Bupati, dihadapan warga menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas ujian yang dihadapi.

Menurutnya, bantuan yang diberikan itu, semoga dapat bermanfaat untuk memulai kehidupan dan memperbaiki rumah tinggal. Bantuan yang diberikan, tidak ada artinya jika dibanding kerugian yang dialami. Tetapi dalam situasi seperti ini, walau kecil kalau ada  kebersamaan diantara kita, akan ada manfaatnya.

‘’Sekali lagi, kami menyampaikan rasa keprihatinan yang mendalam atas ujian yang dialami,’’ujar Bupati. 

Bupati berharap masyarakat yang menjadi korban bisa bersabar atas pelayanan yang diberikan. Terutama terhadap pelayanan dapur umum. Banyak atau sedikit yang disediakan, itulah bentuk perhatian yang bisa diberikan.         
Kemudian kepada TNI dan Polri, 

Bupati Umi Dinda menyampaikan terima kasih telah banyak membantu masyarakat, merecoveri dan memberikan semangat, untuk kembali beraktivitas dan membesarkan hati mereka dengan segala ujian yang diterima. 

(ProKom Setda Bima)

Kabag Prokopim Setda Bima

M Chandra Kusuma, AP

Kota Bima, jurnalexpose.com || Sejak ditetapkannya Covid-19 sebagai bencana nasional, pemerintah Kota Bima telah melakukan berbagai kegiatan pencegahan dan percepatan penanganan corona virus disease 2019 (Covid-19) di Kota Bima. Berbagai kegiatan yang harus dilakukan seperti edukasi dan penanganan secara bertahap dan terarah melalui Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19.

Kabag Humas Setda Kota Bima, HA. Malik, SP, M.AP

Untuk mendukung percepatan penanganan tersebut Pemkot melakukan melakukan rasionalisasi anggaran dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Pengganti Undang Undang (Perppu) Nomor 1 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan untuk Penanganan Pandemi Corona Virus Disease 2019. 

Dengan tujuan bahwa pelayanan masyarakat harus maksimal, oleh karenanya membutuhkan dana yang tidak sedikit dan perubahan anggaran memang perlu dilakukan.

Dari hasil rasionalisasi pemerintah Kota Bima menganggarkan untuk penanganan Covid-19 di Kota Bima dengan total anggaran sebesar Rp. 28.856.575.975,-. melalui Biaya Tak Terduga (BTT) terhitung sejak April 2020 sampai dengan Agustus 2020. 

Adapun rincian penggunaan anggaran tersebut diantaranya untuk item-item sebagai berikut : 

(1) Belanja Alat Komunikasi dengan pagu dana sebesar Rp. 18.200.000,-
(2) Kebutuhan administrasi/ pelaporan dengan pagu dana sebesar Rp. 33.500.000,- ; 
(3) Dokumentasi dan Publikasi dengan pagu dana sebesar Rp. 200.725.000,- ; 
(4) Peningkatan Layanan Kesehatan dengan pagu dana sebesar Rp. 9.872.083.475,- ; 
(5) Belanja Jasa Tenaga Medis dan Operasional Kesehatan dengan pagu dana sebesar Rp. 4.245.120.000,- ; 
(6) Penyemprotan, Sosialisasi dan Pemantauan Lingkungan dengan pagu dana sebesar Rp. 2.770.072.500,- ; 
(7) Tim Gugus Tugas dengan pagu dana sebesar Rp. 1.146.250.000,- ; 
(8) Kebutuhan Pos dengan pagu dana sebesar Rp. 2.612.625.000,- ; 
(9) Jaring Pengaman Sosial dengan pagu dana sebesar Rp. 5.358.000.000,- ; 
(10) Pemulihan Ekonomi dengan pagu dana sebesar Rp. 1.000.000.000,- ; 
(11) Dukungan industri dan UMKM dengan pagu dana sebesar Rp. 1.000.000.000,- ; dan 
(12) Pengamanan dan Patroli dengan pagu dana sebesar Rp. 600.000.000,-.

Kemudian, dalam jaring pengaman sosial ini terdapat item kegiatan yakni penyediaan bahan pangan senilai Rp 200.000,- per Rumah Tangga/KPM selama 3 bulan. 

Adapun bahan pokok yang diberikan yakni berupa beras 10 kg, telur, minyak goreng dan produk olahan. Adapula bantuan bagu upaya pemulihan ekonomi dan paket bantuan bagi UMKM dan IKM terdampak.

Mekanisme pendataan keluarga penerima JPS  tersebut melalui Dinas Sosial Kota Bima dan basis pendataan RT dan RW, diluar penerima bantuan lain baik dari pusat maupun provinsi NTB. 

Sementara realisasi anggaran covid-19 sampai dengan bulan Mei sebesar Rp. 4.460.555.500,- dengan rincian untuk bulan April sebesar Rp. 517.030.000,- dan bulan Mei Rp. 3.943.525.500,-. ***


Kota Bima, jurnalexpose.com || Puluhan warga Perumahan BTN Sambinae, Kecamatan Mpunda, Kota Bima melakukan protes terhadap pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) terkait tidak mengalirnya air di perumahan setempat udah hampir 4 hari lalu. Selasa (23/6/2020).

Ketua RW 06 BTN Sambinae, mewakili seluruh warga Kahruddin, mengeluhkan adanya air PDAM yang macet Sejak beberapa hari ini. “Sudah empat hari ini kami warga di komplek BTN dan sekitarnya Kesusahan air PDAM, air Macet,” keluhnya

Ia menyesalkan kondisi pelayanan PDAM yang mempersulit warga. Pihaknya tidak tahu, apa penyebab air macet namun kemungkinan saja akibat ada pengantian mesin atau perbaikan pipa. Kondisi ini, keluh dia, sangat menyulitkan warga beraktivitas, terutama untuk urusan rumah tangga.

Apalagi lanjut dia, banyak aktivitas warga yang membutuhkan air. Seperti kegiatan sehari-hari, mulai dari mandi, MCK, wudhu hingga memasak untuk keperluan lainnya.

Ia berharap pasokan air PDAM segera normal kembali, atau minimal dengan adanya kemacetan ini dapat dimbangi dengan pendropan air di tiap warga. Harapnya.

Harapan seluruh warga BTN, agar masalah di pompa kiranya dapat diinformasikan ke kami selaku warga. Intinya dari hasil kesepakatan bersama warga meminta agar air PDAM tetap jalan untuk memenuhi kebutuhan warga. Kami hanya bisa membantu 4 tangki sehari.

Sementara bagian Tehnik perpipaan PDAM, Fikruddin, menjelaskan, Awalnya untuk kebutuhan air untuk warga BTN dilayani 1 pompa dengan kapasitas 5 liter perdetik. 

Air yang diproduksi oleh sumur itu tidak mampu mengimbangi pompa tersebut sehingga sedikit memgganggu aliran yang begitu cepat.

Terkait persoalan tersebut, pihak PDAM meminta waktu selama tiga hari pada warga BTN untuk melakukan perbaikan, dalam hal ini untuk memasang pompa besar. Sekali lagi meminta maaf ketidak nyamanan warga atas tidak adanya kelancaran air tersebut.

'Insya Allah untuk mengantisipasi kemacetan air, kami pihak PDAM akan mengupayakan pengedropan air dengan minimal empat Tangki perharinnya". Janjinya.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Kabag Humas Kota Bima, HA. Malik, SP, M.AP menilai Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar Legislatif (DPRD) Kota Bima yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Bima Samsurih, SH, di Kantor DPRD Kota Bima menyalahi tata tertib dan malah bisa dikatakan illegal karena RDP digelar atas desakan demonstran dan mengundang serta menghadirkan demonstran dalam rapat (RDP) (Senin, 22/06/20).

Kabag Humas Setda Kota Bima, HA. Malik, SP, M.AP

Menurut Malik, RDP (Rapat Dengar Pendapat) merupakan domainnya Komisi Dewan. Di dalam Tata Tertibnya, RDP merupakan rapat antara Banggar, Komisi, Gabungan Komisi, Badan Pembuat Peraturan Daerah (Baperda) atau Panitia Khusus (Pansus) dengan Pemerintah Daerah. Tidak melibatkan masyarakat umum apalagi pendemo.

“dalam sejarah DPR (Legislatif) di seluruh Indonesia, baru Samsurih yang mengundang Eksekutif untuk hadir pada kegiatan RDP yang melibatkan para demonstran, dan RDP tersebut Bisa juga disebut ilegal karena telah keluar dari Tatib Dewan,” tuding Malik di ruang kerjanya, Senin (22/6/2020).

Ditambahkannya, untuk Keterlibatan masyarakat dalam kegiatan Dewan dapat digelar melalui Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU). Dimana RDPU itu merupakan rapat dengan Banggar, Komisi, Gabungan Komisi, Baperda dengan masyarakat baik perseorangan, kelompok maupun organisasi atau badan swasta.

"Sekali lagi, dalam Tatib itu tidak ada RDP yang melibatkan Eksekutif, Legislatif dan masyarakat. Namun selama ini, yang terjadi justeru seperti itu,” tutur Malik. 

Secara terpisah, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Samsurih, SH yang dimintai komentarnya justru membantah semua tudingan dimaksud.

“Sebenarnya RTP tadi tidak ada akal-akalan, bukan titipan dan lainnya sebagaimana yang diduga. Tetapi, semuanya dilakukan sebagaimana biasanya. Dan ini lazim dilakukan selama ini sebagaimana konteks tugas dan fungsi kami di Dewan. Sekali lagi, ini hal yang biasa saja. Dan RDP yang dilakukan tadi, itu tidak melanggar Tatib Dewan, tetapi hal yang lumrah saja,” sahutnya, Senin (22/6/2019).

Samsurih mengakui, RDP yang sudah dilaksanakan itu memang melibatkan FMPT Kota Bima. Diakuinya, FMPT diundang pada moment RDP tersebut karena mereka datang menyampaikan pendapat, pandangan, harapan dan tuntutan kepada pihaknya.

Sumber : media online "Visioner"

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pai Kreatif (KOMPAK) Bima melakukan aksi di depan Kantor Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, untuk menindak lanjuti hasil audiensi yang di lakukan pada bulan Januari (20/1/20) yang lalu.

Aksi tuntutan yang dilakukan oleh mahasiswa berujung pada penyegelan kantor Desa Pai.

Hal tersebut karena diduga Kepala Desa dan jajarannya Pemerintah Desa tidak memberikan kejelasan terkait tuntutan tersebut.

"Apabila tuntutan dan permintaan kami tidak di indahkan oleh pemerintah Desa Pai, maka kami akan menyegel kantor Desa," teriak Herman selaku Koordinator lapangan (Senin, 22/06/2020).

Setelah mendapat Instruksi yang di nyatakan oleh Korlap, masa aksi langsung menyiapkan alat-alat untuk menyegel kantor Desa.

"Ini kami lakukan, karena Pemerintah Desa selalu beralibi dan tidak berani memberikan apa yang menjadi tuntutan kami," katanya.

Kata dia, ada tiga Dusun yang diduga di Fiktifkan oleh Oknum Kades yakni uang BUMDESnya, karena sudah di amankan oleh kepala Pai, dan masalah lain yang harus segera di indahkan oleh Bapak Hidayat selaku Kepala Desa Pai.

"Kami melakukan ini, karena kami melihat bahwa ada indikasi penyalah gunaan wewenang dan jabatan oleh Pemerintah Desa Pai, karena mereka tak berani memberikan apa yang masyarakat inginkan," terangnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Komunitas Mahasiswa dan Pemuda Pai Kreatif (KOMPAK) Bima melakukan aksi di depan Kantor Desa Pai Kecamatan Wera Kabupaten Bima, untuk menindak lanjuti hasil audiensi yang di lakukan pada bulan Januari (20/1/20) yang lalu.

Aksi tuntutan yang dilakukan oleh mahasiswa berujung pada penyegelan kantor Desa Pai. 

Hal tersebut karena diduga Kepala Desa dan jajarannya Pemerintah Desa tidak memberikan kejelasan terkait tuntutan tersebut.

"Apabila tuntutan dan permintaan kami tidak di indahkan oleh pemerintah Desa Pai, maka kami akan menyegel kantor Desa," teriak Herman selaku Koordinator lapangan (Senin,  22/06/2020).

Setelah mendapat Instruksi yang di nyatakan oleh Korlap, masa aksi langsung menyiapkan alat-alat untuk menyegel kantor Desa.

"Ini kami lakukan, karena Pemerintah Desa selalu beralibi dan tidak berani memberikan apa yang menjadi tuntutan kami," katanya.

Kata dia, ada tiga Dusun yang diduga di Fiktifkan oleh Oknum Kades yakni uang BUMDESnya, karena sudah di amankan oleh kepala Pai, dan masalah lain yang harus segera di indahkan oleh Bapak Hidayat selaku Kepala Desa Pai.

"Kami melakukan ini, karena kami melihat bahwa ada indikasi penyalah gunaan wewenang dan jabatan oleh Pemerintah Desa Pai, karena mereka tak berani memberikan apa yang masyarakat inginkan," terangnya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Setelah tahun lalu berhasil membawa Aplikasi Sentuh Perempuan dengan SIMAWAR menembus TOP 45 Nasional dan mengikuti kompetisi pelayanan publik tingkat dunia, United Nations Public Service Awards (UNPSA) 2020, Kabupaten Bima kembali menempatkan inovasi GEBRAK BIMANTIKA (Gerakan Bersama Rakyat Kabupaten Bima Anti Stunting, Kekurangan Gizi dan Anemia) pada Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian PAN RB RI.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE Jumat (18/6) mengatakan keberhasilan inovasi GEBRAK BIMANTIKA masuk Top 99 Tingkat Nasional merupakan buah dari kerja keras perangkat daerah dan Tim Inovasi Daerah.
Untuk itu, Bupati memberikan apresiasi atas keberhasilan inovasi ini berlomba di tingkat nasional dan berharap dapat kembali meraih Top 45 dan menjadi motivasi bagi seluruh ASN dan jajaran perangkat daerah untuk melahirkan inovasi baru dan memberikan pengabdian terbaik dalam pelayanan publik.

Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Bima Syamsul Bahrain S.Ip, M.Si Jumat (19/6) di ruang kerjanya mengungkapkan pada KIPP tahun ini Kabupaten Bima mengirim tujuh inovasi 7 dan salah satu inovasi yaitu GEBRAK BIMANTIKA berhasil masuk dalam TOP 99 KIPP 2020 setelah sebelumnya mengikuti lomba di tingkat Provinsi NTB.

Dijelaskan Syamsul, KIPP 2020 diikuti 2.250 proposal yang terdiri dari 2.126 proposal Kelompok Umum, 33 proposal Kelompok Replikasi dan 91 proposal Kelompok khusus.
Dalam perjalanannya lanjut Kabag Organisasi ini, Tim evaluasi selanjutnya menyerahkan hasil penilaian proposal kepada Tim Panel Independen yang kemudian memilih TOP 99 inovasi pelayanan publik tahun 2020 dan 15 finalis kelompok khusus KIPP 2020.

Inovator GEBRAK BIMANTIKA Tita Masitha M.Si memaparkan, "Masih tingginya angka stunting di Kabupaten Bima mendorong lahirnya upaya dalam bentuk gerakan bersama seluruh pihak untuk mempercepat proses penurunan stunting. Gerakan ini kemudian diberi nama GEBRAK BIMA NTIKA atau Gerakan Bersama Rakyat Anti Stunting, Kekurangan Energi Kronik Dan Anemia.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || "Pokja diharapkan mampu menyusun program strategis yang mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di dalam pengelolaan infrastruktur sanitasi".
Demikian salah satu poin arahan Asisten II Setda Kabupaten Bima yang juga Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Ir. H. Nurdin pada Kick off Meeting (pertemuan persiapan) pelaksanaan Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman (PPSP) di Kabupaten Bima Jumat (19/6) di ruang Rapat Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda.


Pada pertemuan yang dipandu oleh Kabid Perencanaan Pembangunan Sosial dan Budaya Bappeda Raani Wahyuni, ST, MT, M.Sc tersebut, H. Nurdin berharap, Tim Kelompok Kerja (Pokja) yang dibentuk segera menyusun rencana kegiatan tahunan dengan mengacu kepada surat yang diterbitkan oleh Kementerian Dalam Negeri sebagai acuan untuk melakukan review aksi daerah perencanaan program Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (AMPL).
Koordinator PPSP Provinsi NTB Mahman SE mengatakan, dalam upaya percepatan pembangunan sanitasi permukiman, pemerintah telah menyatukan semua Kelompok kerja Pokja yang ada ke dalam satu Pokja yaitu Perumahan, Permukiman, Air minum dan Sanitasi (PPAS).

Menurutnya, keberadaan Pokja di tingkat kabupaten/kota sangat strategis sebagai wadah koordinasi, sinkronisasi dan kolaborasi antar stakeholder dan antar sektor. "Oleh karena itu, diperlukan penguatan kapasitas Pokja dalam mengawal proses pembangunan sanitasi". Jelasnya.
Untuk mendukung upaya tersebut pelaksanaan kick-off sebagai salah satu tahapan pelaksanaan PPSP di Kabupaten Bima ditujukan untuk menyamakan persepsi tentang arah kebijakan pembangunan sanitasi baik di tingkat nasional, provinsi dan kabupaten.

PPSP ini akan mendorong Pokja untuk dapat melaksanakan penyusunan strategi sanitasi sesuai arahan RPJMN 2020-2024, di samping tersosialisasinya target sanitasi layak dan aman yang telah ditetapkan oleh Pokja provinsi.

Aspek lain yang diharapkan pada pertemuan tersebut adalah tersosialisasinya capaian dan target persampahan Kabupaten Bima berdasarkan Kebijakan strategi daerah (JAKSTRADA). Disamping pada saat yang sama Pokja dapat menyusun rencana kerja tahunan sebagai acuan dalam pelaksanaan kegiatan bidang sanitasi.

"Langkah ini juga penting dalam menyelaraskan indikator pembangunan sanitasi, selain data dan target akses sanitasi untuk kurun waktu 2020 hingga 2024 mendatang". Terang mantan Konsultan Ekonomi Lokal GTZ NTB ini.
Kick off diikuti 20 peserta dari instansi terkait yaitu Bappeda, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Fasilitator Provinsi PPSP dan pendamping Pokja AMPL Kabupaten Bima. Pertemuan tersebut menghadirkan tiga narasumber Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Dinas Lingkungan Hidup dan fasilitator provinsi PPSP implementasi SKK Kabupaten Bima.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Imbas dari kasus pembacokan dua warga desa talabiu hingga salah satunya meninggal dunia, berbuntut pada aksi pembakaran rumah milik pelaku pembacokan sampai melebar ke 25 rumah warga yang ikut terbakar termasuk kantor desa Padolo, pada sabtu tanggal (20/06) siang.

Aksi kebakaran tersebut merupakan bentuk luapan emosi dari keluarga korban yang Berawal dari Peristiwa kasus pembacokan dua orang warga Talabiu yang menjadi korban pembacokan atas nama Arif dan sukardin, pada hari Jumat (19/6) malam.

Korban atas nama Arif dinyatakan meninggal Dunia pada Sabtu (20/6) sedangkan Sukardin masih dirawat di RSUD Bima.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, dua terduga pelaku berinisial, Uj, 51 Tahun dan By, 23 Tahun warga Padolo, Kecamatan Palibelo tersebut sudah diamankan Mapolres Bima setelah kejadian pembacokan tersebut. Dan menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Hingga berita ini diturunkan, warga dua desa masih bersiaga. Aparat kepolisian dibantu TNI masih melakukan penjagaan di Desa Padolo untuk mengamankan massa Talabiu yang lagi sangat emosi hendak masuk ke Desa Padolo lantaran mendengar kabar salah satu korban pembacokan telah wafat.

Kota Bima, jurnalexpose.com || Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Bima resmi launching aplikasi SIRAPP dan website rumah Aspirasi Kota Bima (Kamis 11/06/20) di Aula Kantor Walikota Bima.

Launching diresmikan oleh Wali Kota Bima H Muhammad Lutfi SE didampingi oleh Wakil Walikota Bima Feri Sofiyan SH.

Launching yang dilakukan secara virtual ini dihadiri pula oleh Sekretaris Kementrian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, Kepala Dinas PP dan PA Provinsi NTB, Wakil Ketua DPRD Kota Bima Syamsurih SH, Sekda Kota Bima dan beberapa Kepala Perangkat Daerah Kota Bima.

Aplikasi online ini diluncurkan untuk meningkatkan kinerja dan mempermudah proses pelaporan jika terjadi tindakan kekerasan pada perempuan dan anak.

Adapun alur proses pelaporan melalui aplikasi SIRAPP ini pertama pelapor atau masyarakat harus membuka broser dan membuka halaman website https://sirapp-dp3a.bimakota.go.id

Kemudian pelapor melakukan registrasi untuk pengaduan baru mengisi form pelaporan (admin mengisi laporan pengaduan korban).

Setelah diisi admin memproses pengaduan masyarakat dan disposisi ke pimpinan, pimpinan kemudian memberikan rujukan hasil laporan masyarakat tersebut baru masyarakat melihat hasil laporannya dan mencetak hasil rujukan.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menyerahkan Bantuan  Langsung Tunai (BLT) dari Dana Desa sebesar Rp 600 ribu perbulan, dirangkaikan dengan peluncuran mobil ambulance Desa, di Desa Tambe, Kamis (11/06/20)

Sejumlah Muspika dan perangkat Desa Tambe, ikut menghadiri saat Penyerahan dan peresmian dilakukan.

Bupati Umi Dinda, dihadapan sejumlah undangan menghimbau memasuki New Normal tetap memperhatikan protap penanganan Covid-19, karena dari hari ke hari pasien Covid yang dirawat menunjukan trend menurun.

"Itu atas dukungan kita semua dalam melawan Pandemi yang mematikan ini,"ujar Bupati.

Bupati mengapresiasi langkah Pemdes Tambe, membantu masyarakat terpapar Covid melalui BLT Dana Desa. Sekaligus adanya peluncuran Ambulan Desa.

"Terima kasih dan saya mengapresiasi yang dilakukan Pemerintah Desa Tambe,"lanjut Bupati.

Bupati yang juga Ketua DPD II Golkar Kabupaten Bima ini berharap, fasilitas yang ada dapat dijaga dengan baik. Kemudian bagi penerima manfaat BLT dapat menggunakan bantuan pada hal-hal yang sangat. 

Sumber : ProKom Setda Bima

Kota Bima, jurnalexpose.com || Komisi II DPRD Kota Bima menerima kedatangan warga masyarakat dari perwakilan Asosiasi Pedagang Pasar Amahami di ruang Komisi II Kantor DPRD Kota Bima. Kamis (11/06/2020).

Kedatangan para pedagang tersebut mengadu dan mengeluhkan tentang adanya rencana pemerintah memindahkan lokasi para pedagang di los A pasar Amahami Kota Bima. Menurut penyampaian perwakilan pedagang, bahwa mereka mengeluhkan adanya rencana pemerintah melakukan pembongkaran sepihak tanpa pemberitahuan informasi lebih awal kepada kami selaku pedagang. 

"Kami mendukung pemerintah menata pasar, tetapi kami ingin hal ini dibicarakan dan diinformasikan terlebih dahulu kepada kami para pedagang, "ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, DPRD Kota Bima dalam hal ini Komisi II yang diwakili oleh Hj. Gina Adriani, Sahbuddin, Syukri Dahlan, S,Sos dan iAsnah Madilau, SH berjanji akan segera berkordinasi dengan pihak eksekutif, dalam hal ini dinas Koperindag dan kepala UPT pasar yang menangani hal ini

"Kami berharap pemindahan tersebut ditunda sampai adanya lokasi baru yang disiapkan untuk para pedagang," katanya.

Kata mereka, DPRD Kota Bima mendukung upaya pemerintah menertibkan pasar tersebut, tetapi dengan cara-cara yang sama-sama menguntungkan baik itu pemerintah maupun para pedagang. katanya.

Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Drs. H Dahlan HM Noer,  meletakkan batu pertama pembangunan Musholla Al-Ilmi, SMPN 03, Desa Simpasai Kecamatan Monta, (Rabu 10/6/2020).

Bupati dan Wabub hadir, atas undangan pihak sekolah. Usai meletakkan batu pertama, Bupati langsung bertatap muka dengan jajaran dewan guru, Komite Sekolah para Ketua RT, RW dan para Kadus se Desa Simpasai.

Bupati Umi Dinda, mengatakan setelah selesai dibangun walaupun ukurannya kecil, Musholla tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Terutama untuk pembinaan mental dan akhlak para siswa.

"Juga bagi para dewan guru dalam membimbing anak-anak,"ujar Bupati.

Selain menyerahkan bantuan uang secara pribadi untuk pembangunan Musholla Al-Ilmi, Bupati juga menyerahkan  bantuan Panci, Toa, Dandang bagi 11 RT yang ada di Desa Simpasai.

Bantu Masjid Rp 50 Juta Secara Pribadi

Usai menghadiri undangan jajaran Dewan Guru di SMPN 03 Woha, Bupati Umi Dinda langsung menuju Desa Dadibou Kecamatan Woha.

Di Desa yang bertetanggaan dengan Kantor Bupati Bima itu, Bupati pertama wanita di NTB tersebut menunaikan janjinya yakni menyerahkan bantuan uang Rp 50 juta, secara pribadi pada Masjid At Taqwa, diterima oleh Kades Dadibou, kemudian Kades baru terpilih itu menyerahkannya pada panitia Pembangunan.

Di hadapan ratusan jama'ah masjid yang lama menunggu itu, Bupati mengakui kehadirannya untuk menunaikan janji yang diikrarkan saat ramadhan kemarin.

"Jadi pada malam hari ini, saya  membawa bantuan pribadi yang pernah saya janjikan sebesar Rp 50 juta, semoga bermanfaat," ujar Bupati.

Menurut Bupati, membangun Masjid harus ada keikhlasan hati kita bersama walaupun sedikit.

"Insya Allah akan ada berkahnya. Sekali lagi bantuan ini kami berikan dengan penuh keikhlasan," lanjut Umi Dinda.

Bantuan pribadi ini, kata Umi Dinda, pahalanya disedekahkan buat suami tercinta H Ferry Zulkarnaen, ST dan ayahanda Drs H Syamsurizal H Zaenal.

Kemudian pada Kades yang baru dilantik, agar dapat  menunjukkan kinerja, mewujudkan pembangunan masjid ini menjadi lebih Indah.

Bupati berharap, masyarakat dapat membantu panitia, sehingga bisa menyelesaikan pembangunan masjid dengan cepat dan baik.

"Insya Allah bila pembangunan belum selesai, tetapi masih membutuhkan biaya, kita akan upayakan bersama. Panitia semua harus amanah menyelesaikan apa yang menjadi niat orang banyak ini,"imbuh Bupati Umi Dinda.


Kabupaten Bima, jurnalexpose.com || Seluruh Kasubag Program dan Pelaporan, yang ada di seluruh OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Bima, mengikuti kegiatan Ekspose Kinerja Unit Kerja Daerah atau Perangkat Daerah, di Ruang Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Godo- Woha, (Rabu, 10/6/2020)

Ikut hadir dalam acara ekspose tersebut, Asisten III Setda Bima Drs. H Arifudin HMY dan Kabag Organisasi Setda Bima Syamsul Bahraen, M.Si.

Semua peserta yang hadir tetap memberlakukan SOP Kesehatan yakni, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Cuci Tangan Pakai Sabun.

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE mengatakan, kegiatan tersebut sangat penting sebagai awal mempromosikan program dan capaian kinerja Pemerintah Kabupaten Bima terhadap masyarakat. 

"Ini pertama dilakukan dengan durasi  yang singkat akan mampu merekam secara Audio visual dengan bahasa yang jelas," ujar Bupati dalam pengantarnya usai membuka kegiatan.

Di era Digital ini, lanjut Umi Dinda,  Audio visual menjadi penting sebagai ajang untuk promosi. Agar orang bisa menilai yang sudah dikerjakan.

"Sebagai Pemerintah kita tunjukan prestasi. Untuk semua OPD tunjukan kinerja atau kiat yang diciptakan,"ungkap Bupati.

Umi Dinda berpesan, terkait dengan program kerja OPD, agar hal-hal yang belum dilakukan bisa dikemas dengan baik dan diterima masyarakat. 

Apa yang kita laksanakan merupakan pelajaran pertama dan menjadi fokus utama. Sehingga kedepannya kegiatan tersebut akan dilombakan di setiap tahunnya.

"Semua Video akan diseleksi dan dinilai oleh tim sebelum dipublikasikan," katanya.


Yang dilakukan, lanjut Ketua DPD II Partai Golkar Kab Bima ini, merupakan rangkuman program kerja Dinas yang dibuktikan melalui video tentang prestasi-prestasi yang telah dikerjakan. Kadang, orang ingin mengetahui Bima seperti apa.

Menurut Bupati, video ini sebagai petunjuk atau dokumen untuk orang-orang  yang membutuhkan informasi terkait dengan Pemkab Bima.

Sementara itu Kabag Organisasi Syamsul Bahraen, mengaku tujuan pembuatan video capaian kinerja OPD itu, untuk menjawab pertanyaan masyarakat, apa saja yang telah dikerjakan oleh setiap Dinas. 

Video itu, lanjut Kabag Bahraen, menjadi sebuah penjelasan yang bersifat nyata dengan gambar. 

Sedangkan tim penilai yaitu bupati, wabup, sekda, dan tim inovasi dibawah koordinasi asisten III. 

Kegiatan akan dimulai pada 8 Juni. Video dikirim pada 9-30 Juni, dinilai pada 1 Juli dan pemberian penghargaan pada 5 Juli 2020. Content video ada kesesuain dengan program pembangunan maksimal  60 persen

Pada kesempatan itu, Bupati dan peserta pertemuan, nonton bareng empat video yang diikutkan dalam lomba Video Inovasi memasuki New Normal, yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri RI.

Sumber : ProKom Setda Bima

Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, menerima bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dari PT PLN Persero UP3 Bima, di Pandopo Bupati, Selasa, 9 Juni 2020 pagi.

Ratusan APD itu diserahkan langsung oleh Manager, Maman Sulaiman, sebagai wujud kepedulian PT PLN Persero terhadap tenaga medis yang telah banyak berjuang, mengorbankan jiwa dan raga meraka dalam menangani pasien Covid-19 di daerah ini.

Bupati Umi Dinda, menyampaikan terima kasih atas kepedulian PT PLN Persero UP3 Bima, terhadap tenaga para medis. Bupati mengakui dari data yang diterima, pasien Covid-19 yang ditangani khusus di Kabupaten Bima, berangsur-angsur menunjukan trend menurun.

Itu semua, lanjut Bupati, karena adanya perhatian dan keseriusan kita bersama–sama, melawan dan memutus mata rantai Pandemi yang membahayakan tersebut.

Sementara itu, Manager Maman mengakui, bantuan yang diberikan adalah sebagai bentuk kepedulian PT PLN Persero UP3 Bima, untuk tenaga medis.

‘’Karena kita melihat banyak tenaga medis, kadang terinfeksi virus. Sehingga bantuan ini sebagai bentuk kepedulian PLN Bima,’’ujar Maman, sembari menambahkan beberapa hari kedepan, pihaknya akan turun ke masyarakat untuk melakukan pembagian masker.

Ratusan APD yang diserahkan dalam bentuk PLN Peduli tersebut berupa Masker N95 30 Pcs, Hazmat 30 Pcs, Face Shield 30 Pcs dan Sarung Tangan Medis 50 pcs.

Sumber : ProKom Setda Bima
Diberdayakan oleh Blogger.